MEDAN – Mania PSMS Medan kembali kecewa pada pekan ini. Setelah kemarin laga PSMS kontra Aceh Babel United sempat ditunda dan diganti menjadi Sabtu (12/10/2019, kali ini laga tersebut kembali ditunda.
Lagi-lagi faktor tak mendapat izin keramaian dari pihak kepolisian lantaran menjelang pelantikan Presiden Indonesia dalam waktu dekat ini. Sehingga di Sumatera Utara tak mendapat izin menggelar pertandingan.
Padahal, pihak Manajemen PSMS sudah berusaha mengalihkan pertandingan digelar di luar Kota Medan yakni Stadion Baharuddin Siregar, Lubukpakam. Kemudian pihak Polres Deliserdang juga sudah memberikan izin keramaian dari jauh hari.
Namun, tiba-tiba jelang pertandingan izin ditarik kembali pada Jumat (11/10/2019) malam. Hal itu dikatakan Sekretaris Umum PSMS Julius Raja ketika dihubungi.
“Pertandingan fix batal lagi, polisi tak beri izin. Intinya dari pihak Polda tetap tidak memberikan izin sampai dengan selesainya pelantikan Presiden. Jadi surat yang sudah diberikan izin ditarik kembali,” kata Julius menjawab wartawan, Jumat (11/10/2019).
“Saya mau buat laporan malam ini ke PSSI secara lisan sudah saya sampaikan ke Dirck soplanit direktur LIB dan masih kordinasi lagi,” tambahnya.
Julius Raja pun pusing dengan kondisi seperti ini. Padahal ia sudah berusaha mengalihkan pertandingan ke tempat lain di luar Kota Medan. Namun tetap tak diberi izin.
Padahal di kota lain diberikan izin oleh pihak keamanan. Hanya saja kata Julius ,di Sumut tingkat keamanannya lebih rawan ketimbang daerah lain. Sehingga pihak kepolisian tak mau ada kegiatan sampai berakhirnya pelantikan Presiden.
“Saya sudah katakan bahwa kenapa hanya di Sumut seperti ini dan daerah lain kok bisa? Jawaban mereka bahwa setiap daerah tingkat kerawanannya berbeda-beda. Ya mau bagaimana lagi kalau sudah begini,” ungkapnya.
“Babak belur lah kalau sudah begini. Rugi lagi dan berantakan. Saya juga sudah mohon tanpa penonton tidak diberikan izin. Sudah jatuh tertimpa tangga lah ini istilahnya,” pungkasnya.
















