Senin, 2 Februari 2026
Medan Aktual
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
No Result
View All Result
Medan Aktual
No Result
View All Result
Home Artikel

Jabatan Tinggi Tidak Menjamin Mulia Jika Tanpa Akhlak

Riyan by Riyan
22 Desember 2025
in Artikel, Informasi, Islami
0
Jabatan Tinggi Tidak Menjamin Mulia Jika Tanpa Akhlak

Jabatan Tinggi Tidak Menjamin Mulia Jika Tanpa Akhlak

189
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jabatan Tinggi Tidak Menjamin Mulia Jika Tanpa Akhlak

Banyak orang mengukur kemuliaan seseorang dari jabatan yang ia sandang. Semakin tinggi posisi, semakin besar pula anggapan bahwa ia layak dihormati. Namun pandangan ini tidak selalu sejalan dengan nilai Islam. Jabatan tinggi tidak otomatis melahirkan kemuliaan jika tidak disertai akhlak yang baik.

Islam menempatkan akhlak sebagai fondasi utama, sementara jabatan hanyalah peran yang bersifat sementara. Dalam kehidupan sosial, kita sering menyaksikan orang yang memiliki kekuasaan besar tetapi gagal menjaga sikap dan perilaku.

Kekuasaan yang tidak dibingkai akhlak justru melahirkan kesewenang-wenangan. Islam hadir untuk meluruskan cara pandang ini, bahwa kemuliaan sejati tidak lahir dari struktur kekuasaan, melainkan dari kualitas iman dan akhlak.



Akhlak sebagai Ukuran Kemuliaan

Islam secara tegas menempatkan akhlak di posisi yang sangat tinggi. Rasulullah dikenal bukan karena jabatan formal, melainkan karena keluhuran budi pekertinya. Akhlak menjadi cermin kepribadian seseorang, termasuk ketika ia memegang jabatan penting.

Jabatan dapat membuka peluang berbuat baik, tetapi tanpa akhlak, peluang itu berubah menjadi sumber kerusakan. Seseorang yang berakhlak baik akan tetap rendah hati meski berada di puncak kekuasaan. Ia memahami bahwa jabatan tidak membuatnya lebih tinggi dari orang lain di hadapan Allah.

Kesadaran ini mendorongnya untuk bersikap adil, menghargai sesama, dan menahan diri dari penyalahgunaan wewenang.



Kekuasaan Tanpa Akhlak Melahirkan Masalah

Jabatan tinggi sering membawa akses luas terhadap sumber daya dan pengaruh. Tanpa akhlak, kekuasaan menjadi alat untuk memenuhi ambisi pribadi.

Keputusan diambil tanpa mempertimbangkan keadilan, kritik dianggap ancaman, dan kepentingan rakyat terpinggirkan. Situasi seperti ini tidak jarang menimbulkan ketidakpercayaan dan keresahan di tengah masyarakat. Islam mengingatkan bahwa setiap kekuasaan akan dimintai pertanggungjawaban.

Pemimpin yang tidak menjaga akhlak akan menghadapi konsekuensi, baik di dunia maupun di akhirat. Karena itu, jabatan tidak boleh berdiri sendiri tanpa pengawasan moral. Akhlak berfungsi sebagai pengendali agar kekuasaan tetap berada di jalur yang benar.



Jabatan sebagai Ujian Karakter

Jabatan sejatinya menguji karakter seseorang. Ketika seseorang memperoleh kekuasaan, sifat aslinya sering kali muncul ke permukaan. Orang yang sabar akan semakin bijak, sementara orang yang serakah akan semakin rakus. Islam memandang jabatan sebagai ladang ujian, bukan panggung untuk menunjukkan kehebatan diri.

Pemegang jabatan yang berakhlak akan menggunakan kewenangannya untuk melayani, bukan dilayani. Ia menyadari bahwa masyarakat tidak membutuhkan pemimpin yang arogan, tetapi figur yang mau mendengar dan bertindak adil. Sikap ini lahir bukan dari aturan tertulis, melainkan dari akhlak yang tertanam kuat.



Akhlak Menjaga Kepercayaan Publik

Kepercayaan masyarakat tidak tumbuh hanya dari janji dan pencitraan. Kepercayaan lahir dari konsistensi antara ucapan dan tindakan.

Pemimpin yang menjaga akhlak akan lebih mudah memperoleh kepercayaan karena masyarakat melihat keteladanan nyata. Sebaliknya, jabatan tinggi tanpa akhlak akan cepat kehilangan legitimasi moral.

Islam mendorong pemegang kekuasaan untuk menjaga lisan, perilaku, dan niat. Ketika akhlak menjadi landasan, kebijakan akan terasa lebih manusiawi dan berpihak pada kemaslahatan. Akhlak juga membantu pemimpin menghadapi kritik dengan lapang dada, bukan dengan kemarahan.

Kesederhanaan di Tengah Kedudukan

Salah satu tanda akhlak yang baik adalah kesederhanaan. Jabatan tinggi sering menggoda seseorang untuk hidup berlebihan, namun Islam mengajarkan keseimbangan. Pemimpin yang berakhlak tidak memamerkan kekuasaan dan tidak menjadikan jabatannya sebagai alat untuk meninggikan diri.

Kesederhanaan menciptakan jarak yang lebih dekat antara pemimpin dan masyarakat. Sikap ini membuat pemimpin lebih peka terhadap realitas di lapangan. Dengan akhlak yang baik, jabatan justru menjadi sarana mendekatkan diri kepada umat, bukan tembok pemisah.



Membangun Kepemimpinan Berbasis Akhlak

Islam tidak menolak jabatan dan kekuasaan, tetapi menuntut keduanya berjalan seiring dengan akhlak. Kepemimpinan yang sehat lahir dari kombinasi kemampuan, tanggung jawab, dan budi pekerti. Tanpa akhlak, kemampuan hanya akan melahirkan kecerdikan yang merugikan.

Masyarakat juga memiliki peran penting dalam menilai pemimpin, bukan hanya dari prestasi administratif, tetapi dari sikap dan integritas. Ketika akhlak menjadi standar, jabatan tidak lagi menjadi tolok ukur kemuliaan semata.

Kesimpulan

Jabatan tinggi tidak menjamin kemuliaan jika tidak disertai akhlak. Islam menegaskan bahwa kemuliaan sejati terletak pada iman dan perilaku, bukan pada kedudukan. Jabatan hanyalah titipan yang akan berakhir, sementara akhlak akan terus melekat sebagai nilai yang dipertanggungjawabkan.

Karena itu, menjaga akhlak di tengah kekuasaan menjadi kunci agar jabatan benar-benar membawa manfaat, bukan mudarat.



Tags: akhlak dalam Islametika kepemimpinan islamjabatan dan akhlakjabatan tinggi dan moralkemuliaan menurut islamkepemimpinan islamipemimpin tanpa akhlak

Related Posts

Sering Disebut Hedon? Ini Makna dan Bahayanya
Artikel

Self Reward Tak Harus Mahal, Ini Cara Menghargai Diri Tanpa Bikin Kantong Jebol

2 Februari 2026
Sekolah Rakyat Deli Serdang Jadi Percontohan, Sasar Anak dari Keluarga Paling Rentan
Berita

Mensos Dorong Kemandirian KPM, Bansos Tak Boleh Jadi Ketergantungan

1 Februari 2026
Tinjau SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Dorong Pendidikan Inklusif Tanpa Diskriminasi
Berita

Tinjau SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Dorong Pendidikan Inklusif Tanpa Diskriminasi

1 Februari 2026
Kemensos Salurkan Santunan Korban Banjir, Gus Ipul Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Berita

Kemensos Salurkan Santunan Korban Banjir, Gus Ipul Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

1 Februari 2026
ChatGPT Kini Bisa Prediksi Usia demi Lindungi Anak
Artikel

Google Dorong Transformasi Search dengan Gemini 3, Tantang Dominasi ChatGPT

30 Januari 2026
Jangan Tertipu! Dishub Medan Bongkar Ciri Karcis dan Bet Asli Jukir Resmi
Berita

Dishub Medan Jelaskan Cara Membedakan Karcis Parkir Asli dan Palsu

30 Januari 2026
Next Post
Menuntut Ilmu Jihad Tanpa Senjata Menurut Islam

Menuntut Ilmu Jihad Tanpa Senjata Menurut Islam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Cara Daftar Kartu Keluarga Sejahtera (KKS): Panduan Mendapatkan Bansos

Cara Daftar Kartu Keluarga Sejahtera (KKS): Panduan Mendapatkan Bansos

9 Juli 2025
BSU 2025 Kembali Disalurkan Pemerintah, Begini Prosedur dan Syarat Lengkapnya

BSU 2025 Kembali Disalurkan Pemerintah, Begini Prosedur dan Syarat Lengkapnya

21 Juli 2025
Cara Cek Penerima PIP 2025 Lewat HP: Mudah dan Cepat! Simak Panduan Lengkapnya di Sini

Cara Cek Penerima PIP 2025 Lewat HP: Mudah dan Cepat! Simak Panduan Lengkapnya di Sini

10 Juli 2025
Cara Cek Penerima Bantuan PIP, PKH, dan KIS

Cara Cek Penerima Bantuan PIP, PKH, dan KIS

9 Juli 2025
Cara Cepat Cek Bantuan PIP Lewat HP: NISN, Tanggal Lahir, dan Nama Siswa

Cara Cepat Cek Bantuan PIP Lewat HP: NISN, Tanggal Lahir, dan Nama Siswa

30 Juli 2025

EDITOR'S PICK

BSU Cair Terakhir 12 Agustus 2025, Segera Cek dan Ambil Sebelum HangusBSU Cair Terakhir 12 Agustus 2025, Segera Cek dan Ambil Sebelum Hangus

BSU Cair Terakhir 12 Agustus 2025, Segera Cek dan Ambil Sebelum Hangus

11 Agustus 2025

Dodi Shah, Anak Orang Berpengaruh Sumut Jadi Tersangka

30 Januari 2019
Trik Menentukan Judul PKM Karsa Cipta yang Disukai Reviewer

Trik Menentukan Judul PKM Karsa Cipta yang Disukai Reviewer

7 Januari 2026
KIP Kuliah 2025 Bukan Hanya Soal Nilai Rapor, Ini Komponen Penilaian Lainnya

KIP Kuliah 2025 Bukan Hanya Soal Nilai Rapor, Ini Komponen Penilaian Lainnya

3 Agustus 2025

Redaksi Medanaktual.com
Jl. Gunung Mahameru No 3 Lantai 2
Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur
Medan, Sumatera Utara, Indonesia

Email : medanaktual.com@gmail.com

© 2025 Medanaktual.com

  • Berita
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.