Jadwal Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 2, serta Kategori KPM yang Berpotensi Tidak Menerima Bantuan
Pencairan bansos PKH dan BPNT tahap 2 2025 diperkirakan akan dipercepat menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Pemerintah sering memajukan jadwal pencairan bansos pada hari besar keagamaan, dan hal ini diharapkan juga terjadi pada tahap 2 PKH dan BPNT tahun ini, yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan.
Namun, hingga kini, pengumuman resmi mengenai percepatan jadwal pencairan bansos masih ditunggu.
Selain itu, terdapat informasi mengenai kategori KPM (Keluarga Penerima Manfaat) yang berpotensi tidak menerima pencairan pada tahap kedua.
Beberapa faktor dapat menyebabkan KPM dicoret dari daftar penerima bansos, antara lain:
1. Tidak Memiliki Komponen PKH
KPM yang sudah tidak memiliki komponen yang memenuhi syarat, seperti anak sekolah yang sudah lulus, mungkin tidak akan menerima bantuan.
Contohnya, KPM dengan anak SMA yang sudah lulus tidak lagi memenuhi syarat untuk bantuan PKH pada tahap 2 karena data mereka telah diperbarui.
2. Mengundurkan Diri atau Graduasi Sejahtera
KPM yang secara sukarela mengundurkan diri atau graduasi sejahtera, karena kondisi ekonomi mereka dianggap sudah mampu, berisiko tidak menerima pencairan.
KPM yang sudah dinilai sejahtera akan dicoret dari daftar penerima pada tahap 2.
3. Data Anomali
KPM yang memiliki data tidak valid atau anomali, baik dalam rekening bank maupun Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), bisa mengalami hambatan dalam pencairan.
Data yang tidak sesuai atau terdeteksi anomali akan memperlambat proses pencairan bansos.
4. Tidak Lolos Verifikasi Kelayakan
KPM yang tidak lolos verifikasi kelayakan penerima bantuan sosial juga berisiko tidak mendapatkan pencairan.
Verifikasi kelayakan dilakukan secara berkala oleh pendamping atau pusat.
Jika KPM dianggap sudah mampu secara ekonomi, bantuan mereka kemungkinan tidak akan cair pada tahap 2.
Pentingnya Memastikan Data Valid
KPM PKH dan BPNT diimbau untuk memastikan bahwa data mereka valid dan tidak termasuk dalam kategori yang terhambat pencairannya pada tahap kedua.
Memastikan kelengkapan dan keakuratan data sangat penting agar bantuan sosial dapat diterima tepat waktu dan sesuai kebutuhan.
Dengan memastikan semua persyaratan dan data terpenuhi, KPM dapat menghindari kendala dalam pencairan bantuan pada tahap 2 yang mendekati hari raya.
















