Jenis Gas Elpiji di Indonesia Beserta Harganya Terbaru 2025
Gas elpiji merupakan kebutuhan primer bagi banyak rumah tangga dan pelaku usaha di Indonesia. Memahami jenis dan harga terbaru gas elpiji sangat penting untuk mengelola pengeluaran sehari-hari dengan lebih baik.
Sejarah Gas Elpiji di Indonesia
Pada tahun 1968, Pertamina memperkenalkan elpiji sebagai bagian dari pemanfaatan produk sampingan dari pengolahan minyak di kilang-kilang.
Langkah ini diambil sebagai upaya untuk menggantikan penggunaan minyak tanah dengan elpiji bersubsidi, sekaligus menawarkan bahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan. Sejak saat itu, elpiji terus berkembang dan menjadi elemen penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.
Jenis-Jenis Gas Elpiji di Indonesia
Secara umum, tabung gas elpiji yang tersedia di pasar dibedakan berdasarkan ukuran dan merek. Berikut adalah beberapa jenis gas elpiji yang populer di Indonesia:
Gas Elpiji 3 Kg
Gas elpiji 3 kg adalah jenis yang paling banyak digunakan oleh masyarakat. Selain untuk memasak sehari-hari, gas ini juga sering dimanfaatkan untuk berbagai keperluan usaha. Dikenal sebagai “gas melon” karena tabungnya yang berwarna hijau, LPG 3 kg merupakan gas cair hasil campuran hidrokarbon seperti propana dan butana.
Gas ini dikemas dalam tabung bertekanan untuk memudahkan penyimpanan dan distribusi. Sebagai produk bersubsidi, LPG 3 kg ditujukan bagi masyarakat kurang mampu dan usaha mikro. Namun, sering Kali gas ini digunakan di luar target yang ditentukan, sehingga pemerintah terus berupaya menata distribusi agar lebih tepat sasaran.
Gas Elpiji 12 Kg
Peredaran gas LPG dengan tabung berukuran 12 kg berwarna biru telah dihentikan sejak November 2020, berdasarkan kebijakan dari PT Pertamina (Persero) mengenai penerapan Single Brand untuk LPG 12 kg.
Kebijakan ini diambil karena Pertamina sebelumnya memiliki dua merek LPG 12 kg, yaitu Elpiji (tabung biru) dan Bright Gas (tabung pink). Fokus kini diletakkan pada satu merek saja, sementara LPG 12 kg banyak digunakan oleh usaha kecil, termasuk usaha rumahan dan UMKM.
Bright Gas
Bright Gas adalah salah satu produk LPG unggulan dari Pertamina yang menawarkan berbagai keunggulan dibandingkan produk elpiji lainnya. Tabung Bright Gas dilengkapi dengan sistem katup pengaman ganda (Double Spindle Valve System), yang menjamin keamanannya dari risiko kebocoran.
Jika salah satu katup rusak, gas tetap tertahan oleh katup pengaman kedua. Bright Gas tersedia dalam beberapa varian, termasuk ukuran 5,5 kg yang praktis dan mudah dibawa, serta ukuran 12 kg untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan usaha. Produk ini merupakan LPG non-subsidi dengan total berat sekitar 15,1 kg.
LPG 50 Kg
LPG 50 kg merupakan salah satu varian yang diproduksi oleh Pertamina, banyak digunakan dalam sektor industri dan komersial. Jenis LPG ini merupakan sumber energi yang ramah lingkungan dengan tingkat pemanasan yang sangat tinggi, sehingga lebih efisien dalam aplikasi produksi.
Karena bebas dari sulfur, LPG 50 kg tidak menyebabkan korosi pada peralatan dan instalasi gas. Biaya pemasangan infrastruktur untuk LPG ini juga lebih terjangkau dibandingkan sumber energi lainnya. LPG 50 kg telah tersedia di seluruh Indonesia dan dapat diperoleh melalui agen LPG resmi di berbagai daerah.
Gas LPG Ease
Gas LPG Ease tersedia dalam dua varian ukuran, yaitu 9 kg dan 14 kg. Tabung ini hadir dengan desain premium berwarna emas, yang jelas membedakannya dari produk LPG lainnya. Dari segi komposisi, LPG Ease memiliki kesamaan dengan jenis LPG lainnya, terdiri dari propana (C3) dan butana (C4).
Namun, keunggulan utama dari LPG Ease terletak pada fitur Double Spindle yang memberikan keamanan tambahan, serta mengurangi risiko kebocoran gas.
Daftar Harga Gas Elpiji 3 kg Terbaru 2025
Berikut adalah informasi terkini mengenai harga gas elpiji pada Februari 2025,:
Gas elpiji 3 kg
Rp18. 000, tetapi di tingkat pengecer bisa mencapai Rp22. 000. Pemerintah telah menetapkan kebijakan untuk melarang penjualan LPG 3 kg oleh pengecer, sehingga masyarakat disarankan untuk membeli langsung dari pangkalan resmi guna mendapatkan harga sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah daerah.
Bright Gas 5,5 kg
Rp94. 000, seperti yang berlaku di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Namun, ada juga informasi yang menyebutkan harga mencapai Rp110. 000. Pada November 2023, Pertamina menurunkan harga Bright Gas 5,5 kg menjadi Rp90. 000 per tabung.
Gas elpiji 12 kg
Rp194. 000. Pada November 2023, Pertamina juga menyesuaikan harga Bright Gas 12 kg dan Elpiji 12 kg menjadi Rp192. 000 per tabung.
















