Kabar Baik! Pemegang KKS Akan Terima Tambahan Bantuan Tunai Tahun Ini
Pemerintah kembali menghadirkan kabar gembira untuk para pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Di kuartal keempat 2025, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang memiliki KKS akan mendapat tambahan bantuan tunai sebagai bagian dari paket stimulus ekonomi.
Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah meringankan beban masyarakat yang tergolong rentan.
Alasan Pemerintah Tambah Bantuan Tunai
Pemerintah menambah anggaran sekitar Rp 30 triliun untuk memperkuat program bansos.
Tambahan ini ditargetkan kepada KPM reguler (yang sudah terdaftar) serta KPM baru yang jadi bagian dari ekspansi penerima manfaat.
Menteri Sosial Gus Ipul menjelaskan bahwa penambahan ini untuk membantu 35,4 juta KPM agar daya beli masyarakat di desil 1–4 tetap terjaga.
Rincian Tambahan Dana untuk Pemegang KKS
KPM yang sudah menerima tunai reguler sebelumnya (sekitar Rp 600 ribu per kuartal) bakal mendapatkan tambahan sebesar Rp 900 ribu untuk kuartal terakhir tahun ini.
Dengan demikian, total penerimaan tunai akan mencapai Rp 1,5 juta pada akhir tahun.
Sementara itu, KPM baru yang masuk sebagai penerima tambahan akan memperoleh tambahan Rp 900 ribu, tanpa jumlah reguler sama seperti penerima lama.
Cara Pencairan Tambahan Bantuan
Pencairan tambahan tunai bagi pemegang KKS akan dilakukan melalui jalur yang sudah familiar:
rekening bank Himbara atau PT Pos Indonesia, sesuai bank penyalur masing-masing KPM.
Dana tunai ini dikreditkan langsung ke saldo KKS, sehingga penerima bisa mengeceknya melalui ATM atau mesin e-Warong yang terhubung ke sistem KKS.
Syarat Agar Bisa Mendapat Tambahan
Agar KPM bisa mendapatkan tambahan ini, data mereka harus valid dalam sistem DTSEN (Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional).
Pemerintah menekankan agar penerima rutin mengecek status data di akun KKS atau lewat pendamping sosial.
KPM juga disarankan memastikan alamat di KTP, data keluarga, dan status rekening bank sudah benar untuk menghindari kegagalan pencairan.
Pemerintah mengimbau warga pemegang KKS untuk segera mengecek saldo dan riwayat transaksi pada kartu mereka.
Ini penting agar tidak ketinggalan penerimaan tambahan.
Selain itu, petugas sosial di tiap wilayah juga diinstruksikan membantu KPM yang masih bingung cara mengecek atau belum menerima dana tambahan.
Bagi KPM yang belum terdaftar atau merasa datanya belum lengkap, disarankan untuk mengajukan usulan ulang agar bisa masuk skema bantuan tambahan ini.
Kesimpulan
Tambahan bantuan tunai untuk pemegang KKS di akhir 2025 merupakan bagian dari paket stimulus ekonomi pemerintah.
Dengan penambahan ini, banyak keluarga penerima manfaat akan merasakan lebih banyak bantuan di kuartal keempat.
Pastikan Anda melakukan pengecekan data dan saldo KKS secara rutin agar tidak ketinggalan pencairan.















