Kenaikan Gaji ASN Dimulai Oktober, Tapi Cairnya Nanti
Kebijakan baru gaji PNS mulai berlaku efektif pada Oktober 2025, tapi pembayaran gaji dengan tarif baru baru akan dilakukan pada November 2025 secara rapel artinya kamu akan menerima tambahan untuk bulan Oktober dan November sekaligus.
Pemerintah merilis regulasi baru yang mengatur perubahan gaji pokok ASN aktif, dengan tujuan agar penyesuaian bisa berjalan adil dan terstruktur.
Persentase Kenaikan Berdasar Golongan
Naik gaji PNS tahun ini tidak seragam, karena penyesuaiannya disesuaikan berdasarkan golongan dan tanggung jawab. Berikut pembagian kenaikannya:
- Golongan I dan II: naik ~ 8%
- Golongan III: naik ~ 10%
- Golongan IV: kenaikan tertinggi ~ 12%
Jadi kalau kamu berada di golongan atas atau memiliki tanggung jawab lebih besar, potensi kenaikannya juga lebih besar.
Siapa yang Termasuk dan Siapa yang Belum
Kabar Kenaikan gaji PNS ini berlaku untuk semua ASN aktif, termasuk PNS, tenaga pendidik, tenaga kesehatan, dan penyuluh, selama mereka masih dalam status kerja aktif.
Namun, para pensiunan belum termasuk dalam kebijakan ini.
Baca Juga : Kenaikan Gaji PNS: Hitungannya Gimana?
Mereka masih menerima gaji pensiun berdasarkan peraturan pensiun lama. Aturan baru ini khusus mengatur kenaikan untuk mereka yang masih bertugas.
Meskipun demikian, kenaikan gaji ASN aktif ini punya efek tidak langsung pada pensiun. Karena nilai pensiun dihitung berdasarkan gaji pokok terakhir, maka kemudian hari pensiun bisa turut diuntungkan jika sistem pensiun diperbarui.
Uang Negara dan Stabilisasi Anggaran
Tentunya kabar gaji PNS naik ini punya konsekuensi besar terhadap keuangan negara. Pemerintah menyatakan bahwa skema ini sudah melalui kajian matang agar tidak mengganggu stabilitas fiskal atau menyebabkan tekanan anggaran yang berlebihan.
Kenaikan ini juga bagian dari upaya untuk menjaga daya beli ASN di tengah lonjakan harga kebutuhan pokok, sekaligus memberi penghargaan atas dedikasi mereka dalam pelayanan publik.















