Kartu Bansos Hilang atau Rusak? Begini Cara Mengurusnya Agar Tetap Dapat Bantuan
Kartu bantuan sosial (bansos) merupakan alat penting bagi masyarakat penerima manfaat untuk mengakses bantuan dari pemerintah, baik dalam bentuk uang tunai maupun bantuan pangan non-tunai. Namun, bagaimana jika kartu bansos hilang atau mengalami kerusakan? Jangan khawatir! Anda tetap bisa mendapatkan bantuan asalkan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Berikut adalah panduan lengkap untuk mengurus kartu bansos yang hilang atau rusak agar tetap dapat menerima manfaatnya.
1. Apakah Bisa Menerima Bansos Tanpa Kartu?
Jika kartu bansos Anda hilang atau rusak, Anda tetap bisa menerima bantuan dengan beberapa alternatif berikut:
Menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK)
Penerima manfaat dapat menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK) yang sesuai dengan data penerima bansos di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).Menggunakan Aplikasi Cek Bansos
Anda bisa mengakses aplikasi Cek Bansos yang dikelola oleh Kementerian Sosial untuk melihat status kepesertaan dan memastikan tetap terdaftar sebagai penerima manfaat.Meminta Surat Keterangan dari Dinas Sosial atau Bank Penyalur
Jika kehilangan kartu bansos, Anda bisa mengurus Surat Keterangan Penerima Bansos dari Dinas Sosial setempat atau bank penyalur bansos, seperti Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, dan BTN).
Dengan cara-cara di atas, Anda masih dapat mengambil bantuan sosial meskipun kartu bansos hilang atau rusak. Namun, untuk jangka panjang, sebaiknya segera mengurus penggantian kartu agar tidak mengalami kendala di kemudian hari.
2. Cara Mengurus Kartu Bansos yang Hilang atau Rusak
Jika kartu bansos Anda hilang atau rusak, berikut langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mendapatkan kartu baru:
A. Mengurus Kartu Bansos Secara Online
Anda bisa melakukan pengurusan kartu bansos yang hilang secara online melalui aplikasi Cek Bansos atau Mobile JKN, dengan langkah-langkah berikut:
Unduh dan buka aplikasi Cek Bansos atau Mobile JKN di smartphone Anda.
Login menggunakan NIK atau nomor kartu bansos yang sebelumnya sudah terdaftar.
Pilih menu “Layanan Kepesertaan” untuk melihat status kepesertaan dan pengajuan penggantian kartu.
Ajukan permohonan cetak ulang kartu jika fitur ini tersedia di aplikasi. Jika tidak, Anda tetap harus mengurusnya secara langsung di kantor kelurahan atau bank penyalur.
B. Mengurus Kartu Bansos Secara Offline (Datang ke Kantor Kelurahan atau Bank Penyalur)
Jika Anda tidak bisa mengakses layanan online, Anda bisa mengurus kartu bansos yang hilang atau rusak dengan datang langsung ke kantor kelurahan, dinas sosial, atau bank penyalur dengan membawa dokumen berikut:
KTP asli dan fotokopi
Kartu Keluarga (KK)
Surat kehilangan dari kepolisian (jika kartu hilang, disarankan tetapi tidak wajib)
Kartu bansos yang rusak (jika kartu masih ada tetapi dalam kondisi tidak layak pakai)
Langkah-langkah pengurusannya:
Datang ke kantor kelurahan atau dinas sosial dengan membawa dokumen yang diperlukan.
Mengisi formulir permohonan cetak ulang kartu bansos yang disediakan oleh petugas.
Petugas akan melakukan verifikasi dan validasi data penerima manfaat.
Setelah verifikasi selesai, Anda akan diberikan kartu bansos pengganti atau surat keterangan penerima bansos sementara.
Jika pencetakan kartu dilakukan oleh bank penyalur, Anda perlu mendatangi kantor cabang bank sesuai instruksi dari dinas sosial.
3. Berapa Lama Proses Penggantian Kartu Bansos?
Proses penggantian kartu bansos bisa memakan waktu sekitar 7–14 hari kerja, tergantung pada kebijakan masing-masing daerah dan bank penyalur. Untuk mempercepat proses, pastikan semua dokumen yang diperlukan sudah lengkap saat mengajukan permohonan.
Jika Anda membutuhkan kartu dalam waktu cepat, Anda bisa meminta Surat Keterangan Penerima Bansos dari dinas sosial atau bank penyalur untuk sementara waktu hingga kartu baru diterbitkan.
4. Biaya Penggantian Kartu Bansos
Penggantian kartu bansos yang hilang atau rusak tidak dikenakan biaya alias gratis. Namun, jika Anda mencetak sendiri kartu digital dari aplikasi Mobile JKN atau Cek Bansos, Anda mungkin perlu mengeluarkan biaya cetak di tempat fotokopi atau percetakan terdekat.
5. Tips agar Kartu Bansos Tidak Hilang atau Rusak Lagi
Agar tidak mengalami kendala di kemudian hari, berikut beberapa tips untuk menjaga kartu bansos Anda:
- Gunakan kartu digital di aplikasi Mobile JKN atau Cek Bansos agar tidak perlu membawa kartu fisik setiap saat.
- Simpan kartu bansos di tempat yang aman, seperti dompet atau folder khusus, agar tidak mudah hilang atau tercecer.
- Laminating kartu bansos agar tidak mudah rusak akibat lipatan atau air.
- Catat nomor kartu bansos dan NIK di ponsel atau buku catatan sebagai cadangan jika kartu hilang.
- Jika kartu mulai buram atau rusak, segera cetak ulang sebelum benar-benar tidak bisa digunakan.
Kesimpulan
Kehilangan atau kerusakan kartu bansos bukanlah akhir dari segalanya. Anda tetap bisa menerima bantuan dengan menggunakan NIK, aplikasi Cek Bansos, atau surat keterangan dari dinas sosial. Jika ingin mendapatkan kartu fisik baru, Anda bisa mengajukan permohonan penggantian secara online melalui aplikasi Mobile JKN atau secara offline dengan mendatangi kantor kelurahan, dinas sosial, atau bank penyalur.
Pemerintah telah memastikan bahwa penerima manfaat tetap bisa mengakses bantuan sosial meskipun kartu bansos hilang atau rusak. Oleh karena itu, pastikan untuk selalu menjaga kartu bansos dengan baik agar tidak mengalami kendala dalam pencairan bantuan di masa depan.

















