Kemensos Menegaskan Bansos Akan Hilang Gara-gara Judi Online
Kemensos menegaskan dalam upaya memastikan bantuan sosial tepat sasaran dan digunakan sesuai peruntukannya. Sebanyak 39 warga di wilayah Tangerang resmi dicoret dari daftar penerima bantuan sosial setelah teridentifikasi terlibat aktivitas judi online.
Keputusan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak mentoleransi penyalahgunaan bansos, terutama untuk kegiatan yang melanggar hukum dan merugikan masyarakat.
Kemensos menegaskan bahwa bansos diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar dan meningkatkan kesejahteraan keluarga rentan, bukan untuk membiayai perilaku konsumtif apalagi praktik ilegal.
Penindakan ini juga menjadi bagian dari upaya pembenahan data penerima bantuan sekaligus peringatan bagi masyarakat agar menggunakan bantuan negara secara bertanggung jawab dan sesuai tujuan program.
Baca Juga : Mensos: 77 Ribu Keluarga Miskin Berhasil Mandiri di Tahun Pertama Pemerintahan Prabowo–Gibran
Pemerintah Tegas dalam Penyaluran Bansos Kemensos
Kemensos kembali menegaskan komitmennya dalam memastikan bantuan sosial tepat sasaran. Baru-baru ini, sebanyak 39 warga di Tangerang dicoret dari daftar penerima bantuan sosial (bansos) setelah terbukti terlibat aktivitas judi online atau “judol”. Langkah ini menjadi peringatan bahwa bansos diberikan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga rentan, bukan untuk membiayai kegiatan ilegal atau konsumtif.
Penyalahgunaan Bansos Tidak Ditoleransi Kemensos
Kemensos menegaskan bahwa bantuan sosial merupakan hak masyarakat yang benar-benar membutuhkan, seperti untuk memenuhi kebutuhan pokok, pendidikan, dan kesehatan. Penyalahgunaan, termasuk untuk berjudi, dianggap merugikan negara dan masyarakat lain yang membutuhkan. “Kami tidak akan menoleransi penyalahgunaan bansos. Ini bagian dari upaya memastikan bantuan tepat sasaran,” ujar Mensos.
Validasi Data dan Pembersihan Penerima Bansos
Kasus ini muncul setelah Kemensos menegaskan melakukan pemutakhiran dan validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Proses ini dilakukan untuk memastikan setiap penerima bansos benar-benar memenuhi kriteria, serta mencegah penyaluran kepada pihak yang tidak layak. Dengan langkah ini, pemerintah berharap bantuan sosial dapat lebih efektif dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat miskin.
Pesan untuk Masyarakat Dari Kemensos
Kemensos juga mengimbau dan menegaskan masyarakat untuk menggunakan bantuan sosial sesuai tujuan. Penyalahgunaan bansos, apalagi untuk praktik ilegal, dapat berujung pada pencabutan hak, sanksi hukum, dan kerugian sosial. Pemerintah berharap tindakan tegas ini menjadi pelajaran bagi masyarakat agar memanfaatkan bansos secara bijak dan bertanggung jawab.
Upaya Berkelanjutan Kemensos
Langkah pencoretan penerima bansos yang menyalahgunakan dana ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan Kemensos untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi program bantuan sosial. Pemerintah berkomitmen memastikan dana bansos sampai ke tangan mereka yang benar-benar membutuhkan, sekaligus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan bantuan sebagai sarana peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi.
Kesimpulan
Pencoretan 39 warga Tangerang dari daftar bansos menunjukkan komitmen Kemensos menegakkan aturan dan memastikan bantuan sosial tepat sasaran

















