Kenali Ciri Khas Kota Binjai Kota Rambutan
Kota Binjai di Sumatera Utara dikenal luas sebagai Kota Rambutan. Julukan ini bukan tanpa alasan, karena produksi rambutan di daerah ini sangat tinggi dan kualitasnya terkenal manis serta legit. Selain itu, Kota Binjai juga memiliki kekayaan budaya yang menarik, seperti cagar budaya Masjid Raya, Stasiun Kereta Api, dan Kuil Shri Mariamma.
Kota Binjai adalah sebuah kota yang terletak di Provinsi Sumatera Utara. Secara historis, kota ini berada di persimpangan dua kerajaan Melayu yang berpengaruh pada masanya, yaitu Kesultanan Deli dan Kerajaan Langkat. Letaknya yang strategis menjadikan Binjai sebagai salah satu pusat aktivitas niaga dan budaya sejak zaman dahulu.
Asal Usul Nama Binjai
Nama “Binjai” diyakini berasal dari pohon Binjai (Mangifera caesia), sejenis pohon buah sekeluarga mangga yang banyak tumbuh di sekitar Sungai Bingai. Ada pula versi lain yang menyebutkan bahwa kata “Binjai” berasal dari bahasa Karo, yaitu “Binjei”, yang berarti “tempat singgah” atau “menginap di sini”. Kedua versi ini mencerminkan akar budaya lokal yang kuat dan hubungan erat antara masyarakat dengan alam sekitarnya.
Sejarah Singkat Kota Binjai
Pada masa lalu, Binjai menjadi titik temu strategis antara para pedagang dari dataran tinggi Karo dan wilayah pesisir Langkat untuk melakukan barter komoditas. Tahun 1822 menandai era penting ketika Binjai menjadi pelabuhan ekspor lada yang aktif.
Peristiwa bersejarah lainnya terjadi pada 17 Mei 1872, saat terjadi perlawanan rakyat Binjai terhadap penjajah Belanda. Tanggal tersebut kemudian diabadikan sebagai Hari Jadi Kota Binjai, menegaskan identitas dan semangat perjuangan masyarakatnya.
Letak Geografis Kota Binjai
Secara geografis, Kota Binjai diapit oleh dua sungai utama: Sungai Mencirim di sebelah timur dan Sungai Bingai di sebelah barat. Letaknya yang berada di jalur penghubung antara Kota Medan dan Provinsi Aceh menjadikan Binjai sebagai kota transit yang penting di wilayah Sumatera Utara.
Julukan Kota Rambutan
Binjai dikenal luas sebagai “Kota Rambutan” berkat tingginya produksi rambutan berkualitas di daerah ini. Buah rambutan dari Binjai terkenal dengan rasa yang manis dan legit, serta bentuknya yang menarik dan segar. Julukan ini tidak hanya mencerminkan potensi agrikultur, tetapi juga menjadi ikon kebanggaan kota yang membedakannya dari daerah lain.
















