Kenali Gaya Belajar Kinestetik, Ciri-ciri dan Contohnya
Setiap orang memiliki cara tersendiri dalam memahami pelajaran. Ada yang lebih mudah menangkap informasi lewat gambar, ada pula yang lebih fokus saat mendengarkan penjelasan. Namun, sebagian lainnya justru belajar paling efektif ketika mereka bergerak dan mempraktikkan sesuatu secara langsung. Pola belajar ini dikenal sebagai gaya belajar kinestetik. Gaya belajar ini sering ditemui pada anak-anak yang aktif dan senang melakukan aktivitas fisik. Agar proses belajar semakin optimal, penting bagi orang tua maupun pendidik untuk mengenali bagaimana cara kerja gaya belajar ini.
Apa Itu Gaya Belajar Kinestetik?
Gaya belajar kinestetik adalah cara belajar yang mengandalkan aktivitas fisik, sentuhan, serta pengalaman langsung. Seseorang dengan gaya belajar ini lebih cepat memahami materi ketika ia dapat mencoba, meraba, atau melakukan kegiatan yang melibatkan gerakan tubuh. Mereka cenderung kesulitan belajar hanya dengan duduk diam dalam waktu lama, sehingga pembelajaran yang terlalu teoretis sering membuat mereka kurang fokus.
Menurut penelitian pendidikan, anak dengan gaya belajar kinestetik biasanya merasa lebih nyaman belajar di luar ruangan atau melalui aktivitas praktik dibandingkan berada di ruang kelas dalam waktu lama. Dengan pendekatan yang tepat, mereka justru mampu menunjukkan kemampuan yang sangat baik.
Ciri-ciri Gaya Belajar Kinestetik
Berikut beberapa tanda yang biasanya dimiliki oleh individu dengan gaya belajar kinestetik:
- Cepat Jenuh Saat Duduk Diam
Pembelajaran pasif membuat mereka mudah bosan. Mereka lebih terlibat ketika ada aktivitas langsung atau tugas dengan praktik. - Senang Melakukan Eksperimen
Anak kinestetik umumnya antusias dengan percobaan, proyek praktik, atau aktivitas yang membuat mereka terlibat secara langsung. - Menyukai Aktivitas yang Menggerakkan Tubuh
Mereka menikmati kegiatan yang membuat mereka bergerak, seperti olahraga, permainan fisik, atau aktivitas yang tidak mengharuskan duduk lama. - Memahami Informasi Melalui Gerakan
Konsep baru lebih mudah dipahami saat mereka bisa mencoba sendiri, bukan hanya mendengarkan penjelasan - Koordinasi Motorik yang Baik
Banyak dari mereka menunjukkan kemampuan fisik atau motorik yang kuat, misalnya dalam olahraga atau seni tari. - Mengandalkan Sentuhan
Mereka cenderung belajar dengan menyentuh, memegang, atau memindahkan benda untuk memahami sesuatu. - Keterampilan Tangan yang Menonjol
Mereka mahir dalam kegiatan yang membutuhkan kelincahan tangan, seperti merakit, membuat kerajinan, atau bongkar pasang benda. - Ekspresif Menggunakan Bahasa Tubuh
Gerakan tubuh sering mereka gunakan untuk menunjukkan perasaan atau menjelaskan sesuatu. - Enerjik dan Aktif
Anak dengan gaya belajar ini biasanya penuh energi dan sulit diam dalam satu posisi terlalu lama. - Lebih Mudah Belajar dari Praktik
Konsep abstrak akan lebih mudah dipahami ketika ada aktivitas nyata yang bisa dicoba langsung.
Contoh Aktivitas Gaya Belajar Kinestetik
Berikut beberapa kegiatan yang cocok untuk mendukung proses belajar anak kinestetik:
- Belajar di Luar Ruangan
Mengajak anak belajar di taman, lapangan, atau museum dapat membantu mereka lebih fokus karena ada banyak aktivitas fisik yang bisa dilakukan. - Melakukan Eksperimen
Percobaan sains atau proyek sederhana membuat mereka lebih mudah memahami materi karena melibatkan praktik langsung. - Permainan yang Melibatkan Gerakan
Game edukatif yang membutuhkan gerakan tubuh sangat cocok untuk meningkatkan konsentrasi dan kemampuan berpikir. - Olahraga atau Aktivitas Fisik
Kegiatan seperti senam, lari, atau permainan bola tidak hanya menyenangkan tetapi juga membantu mereka memahami instruksi dan konsep. - Kegiatan Seni
Tari, drama, atau membuat kerajinan tangan menjadi media belajar yang efektif untuk anak dengan gaya belajar kinestetik.
Kesimpulan
Gaya belajar kinestetik memberikan ruang bagi anak untuk memahami pelajaran melalui aktivitas fisik dan praktik langsung. Ketika pendidik dan orang tua mampu menyesuaikan metode belajar dengan kebutuhan mereka, proses belajar akan terasa lebih menyenangkan dan hasilnya pun lebih maksimal. Dengan mengenali ciri-ciri dan contohnya, Anda dapat membantu anak kinestetik berkembang sesuai potensinya

















