Kenali Gejala Rhinitis: Jenis dan Pemicunya
Rhinitis menjadi salah satu gangguan pernapasan yang sering muncul tanpa disadari. Kondisi ini dapat menyerang siapa saja, bahkan ketika tubuh terasa sehat. Karena keluhannya mirip pilek biasa, banyak orang mengabaikannya. Padahal, rhinitis bisa mengganggu aktivitas harian jika tidak ditangani dengan tepat. Untuk itu, penting mengenali gejalanya sejak awal.
Bagaimana Rhinitis Terjadi?
Rhinitis muncul saat lapisan dalam hidung mengalami peradangan atau penebalan. Saat peradangan muncul, hidung terasa tersumbat dan produksi lendir meningkat, sehingga bernapas lewat hidung terasa sulit. Gangguan ini dapat muncul kapan saja dan dipicu oleh banyak faktor. Meski sering bersifat akut, rhinitis tetap membutuhkan penanganan tepat agar tidak berulang.
Gejala Rhinitis yang Perlu Diperhatikan
Gejala rhinitis dapat memengaruhi hidung, mata, hingga tenggorokan. Beberapa gejala yang umum terjadi antara lain:
- Hidung mampet
- Bersin berulang
- Rasa gatal pada mata atau hidung
- Lendir berlebih
- Lendir mengalir ke tenggorokan (postnasal drip)
- Batuk atau sakit tenggorokan
- Mata berair
- Sakit kepala atau nyeri wajah
- Menurunnya kemampuan mencium
Beberapa orang hanya mengalami gejala ringan, tetapi ada juga yang merasakan keluhan cukup berat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.
Jenis Rhinitis yang Perlu Anda Ketahui
Rhinitis tidak hanya memiliki satu jenis. Berdasarkan pemicunya, kondisi ini terbagi menjadi dua kelompok besar.
1. Rhinitis Non-Alergi
Rhinitis non-alergi sering muncul tiba-tiba dan tidak disertai reaksi khas alergi. Iritasi atau infeksi bisa menjadi faktor utama yang memengaruhi rhinitis non-alergi. Pemicu yang sering muncul meliputi:
- Infeksi virus atau bakteri
- Polusi udara, cuaca dingin, atau asap
- Stres
- Perubahan hormon
- Makanan pedas dan alkohol
- Obat-obatan tertentu
- Penggunaan dekongestan berlebihan
2. Rhinitis Alergi
Berbeda dengan jenis non-alergi, rhinitis alergi muncul akibat reaksi berlebihan sistem kekebalan tubuh terhadap alergen. Risikonya meningkat pada keluarga dengan riwayat alergi atau lingkungan rumah yang penuh alergen, seperti asap rokok dan hewan peliharaan. Beberapa pemicu yang paling umum meliputi:
- Serbuk sari
- Tungau debu
- Bulu hewan
- Jamur dan spora
- Paparan zat tertentu di tempat kerja
Kesimpulan
Rhinitis bukan hanya sekadar pilek biasa. Kondisi ini dapat muncul karena alergi maupun iritasi, dan gejalanya sering mengganggu aktivitas. Dengan mengetahui jenis dan pemicunya, Anda bisa lebih cepat mengambil langkah penanganan yang tepat dan mencegah keluhan berulang. Jika gejala tidak membaik, pemeriksaan medis menjadi langkah terbaik untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang sesuai.
















