Kenapa Sebagian Warga Tidak Dapat Bansos? Ini 8 Kemungkinan Penyebabnya
Bantuan sosial (bansos) merupakan salah satu bentuk dukungan dari pemerintah kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan ekonomi. Program ini ditujukan khusus untuk mereka yang termasuk dalam kelompok rentan, seperti keluarga berpenghasilan rendah, lansia, atau mereka yang terdampak krisis seperti pandemi dan bencana alam.
Namun, tidak sedikit warga yang merasa pantas mendapatkan bantuan, tapi justru tidak tercantum sebagai penerima. Mengapa hal ini bisa terjadi? Berikut ini beberapa alasan umum yang bisa menjelaskan kenapa seseorang tidak mendapatkan bansos:
Tidak Terdaftar atau Data Tidak Sinkron
Bantuan sosial hanya diberikan kepada warga yang datanya tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Jika Anda belum terdaftar di DTKS atau terdapat kesalahan dalam data Anda misalnya NIK yang salah, nama yang tidak sesuai KTP, atau alamat yang tidak lengkap maka sistem otomatis tidak akan memasukkan Anda dalam daftar penerima.
Pastikan Anda terdaftar di DTKS melalui RT/RW atau kelurahan, dan perbarui data jika ada perubahan seperti pindah alamat atau perubahan status pekerjaan.
Tidak Memenuhi Kriteria Penerima
Setiap jenis bantuan memiliki syarat tertentu yang harus dipenuhi. Misalnya, Program Keluarga Harapan (PKH) hanya diberikan kepada keluarga yang memiliki anak usia sekolah, lansia, ibu hamil, atau penyandang disabilitas. Jika Anda tidak masuk dalam kelompok sasaran program tersebut, maka Anda tidak akan tercantum sebagai penerima meskipun merasa membutuhkan.
Dokumen Tidak Lengkap
Beberapa program bansos mensyaratkan dokumen identitas yang valid, seperti KTP, KK, dan NIK yang aktif dan terdaftar di Dukcapil. Jika Anda tidak memiliki dokumen tersebut atau dokumennya bermasalah, pengajuan bantuan bisa otomatis ditolak. Jadi, Segera urus dokumen yang belum lengkap di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.
Sudah Terdaftar di Program Bantuan Lain
Pemerintah berusaha mencegah pemberian bantuan ganda. Maka apabila Anda sudah menerima bantuan dari program lain (seperti BLT, BPNT, atau bantuan desa), Anda bisa saja tidak dimasukkan dalam program bansos lain untuk menghindari double penerima.
Gangguan Teknis dalam Penyaluran
Kadang, bansos tidak sampai ke tangan penerima karena beberapa kendala teknis. Misalnya:
- Nomor rekening salah
- Nama tidak sesuai dengan data bank
- Masalah teknis di sistem penyalur
Jika ini terjadi, warga yang seharusnya mendapat bantuan bisa tertunda atau bahkan batal menerima.
Lokasi Sulit Dijangkau
Daerah-daerah yang terpencil atau memiliki infrastruktur terbatas sering kali tidak terdata secara optimal. Keterbatasan akses internet, minimnya petugas lapangan, atau jarak yang jauh bisa menghambat distribusi bantuan ke wilayah tersebut.
Data Disalahgunakan
Dalam beberapa kasus, ada oknum yang menyalahgunakan data orang lain untuk mendapatkan bansos. Ketika terjadi seperti ini, warga yang seharusnya berhak justru tidak terdaftar. Pemerintah secara berkala melakukan verifikasi untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Jika Anda merasa dirugikan, laporkan ke Dinas Sosial setempat.
Tidak Mengikuti Prosedur atau Lupa Verifikasi Ulang
Beberapa program bantuan memerlukan pendaftaran ulang atau proses verifikasi secara berkala. Jika warga tidak mengikuti proses ini atau terlambat mendaftar, maka namanya akan dianggap tidak aktif dan tidak dimasukkan ke daftar penerima.

















