Senin, 2 Februari 2026
Medan Aktual
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
No Result
View All Result
Medan Aktual
No Result
View All Result
Home Artikel

Ketahui Berbagai Jenis Majas dalam Bahasa Indonesia dan Contoh Penggunaannya

Maksum Rangkuti by Maksum Rangkuti
30 November 2025
in Artikel, Info
0
Ketahui Berbagai Jenis Majas dalam Bahasa Indonesia dan Contoh Penggunaannya

Ketahui Berbagai Jenis Majas dalam Bahasa Indonesia dan Contoh Penggunaannya

189
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ketahui Berbagai Jenis Majas dalam Bahasa Indonesia dan Contoh Penggunaannya

Penggunaan majas menjadi bagian penting dalam bahasa Indonesia karena dapat membuat kalimat lebih hidup dan memiliki makna yang lebih kuat. Majas sering muncul dalam karya tulis, percakapan, hingga pidato untuk memberi penekanan tertentu pada sebuah pesan. Dengan mengenali berbagai jenis majas, Anda bisa memahami maksud sebuah kalimat dengan lebih mudah. Selain itu, Anda juga bisa menggunakannya untuk membuat tulisan terasa lebih menarik dan jelas.

Berikut beberapa jenis majas yang sering digunakan beserta contoh penggunaanya agar lebih mudah dipahami.




  • Metafora

    Majas metafora membandingkan dua hal secara langsung tanpa memakai kata pembanding. Majas ini muncul ketika penulis ingin memperjelas sifat atau keadaan suatu objek dengan cara menggantinya menggunakan istilah lain.
    Contoh: “Ia menjadi cahaya dalam keluarganya.”

  • Pleonasme

    Pleonasme muncul ketika ada kata yang sebenarnya tidak perlu, tetapi tetap digunakan. Majas ini sering dipakai untuk menegaskan maksud kalimat agar pembaca lebih memahami pesannya.
    Contoh: “Kami turun ke bawah.”




  • Ironi

    Ironi digunakan untuk menyampaikan kata yang berlawanan dengan kenyataan. Biasanya, majas ini tampak seperti pujian tetapi sebenarnya menyindir.
    Contoh: “Kerjamu rapi sekali, sampai kertasnya penuh coretan.”

  • Personifikasi

    Majas personifikasi memberikan sifat manusia kepada benda atau unsur alam. Penggunaan majas ini membuat gambaran dalam kalimat terasa lebih hidup.
    Contoh: “Pohon itu menari saat angin bertiup.”

  • Antitesis

    Antitesis memadukan dua kata yang berlawanan dalam satu kalimat. Tujuannya untuk menegaskan perbedaan yang ingin disampaikan oleh penulis.
    Contoh: “Dia memiliki banyak teman, tetapi sering merasa sendiri.”




  • Repetisi

    Repetisi adalah majas yang mengulang kata atau frasa tertentu. Penggunaan pengulangan ini dilakukan untuk memberi penekanan pada pesan utama.
    Contoh: “Aku ingin kamu mengerti, mengerti, dan benar-benar mengerti.”

  • Sinisme

    Majas sinisme menyampaikan sindiran dengan nada yang lebih tegas dan cenderung merendahkan. Meski begitu, majas ini tetap digunakan untuk mengekspresikan rasa kecewa.
    Contoh: “Kamu memang hebat, selalu membuat semua rencana kacau.”

  • Simile

    Simile membandingkan dua hal dengan kata seperti, bagaikan, atau laksana. Majas ini banyak digunakan karena mudah dipahami.
    Contoh: “Ia bergerak cepat seperti angin.”




  • Klimaks

    Klimaks menyusun kata dari tingkatan biasa ke tingkatan yang lebih tinggi. Majas ini membantu pembaca memahami urutan peningkatan suatu keadaan.
    Contoh: “Ia belajar, berusaha, lalu akhirnya berhasil.”

  • Metonimia

    Metonimia menggunakan nama lain yang terkait dengan sesuatu yang dimaksud. Biasanya berupa merek atau bagian dari suatu benda.
    Contoh: “Ayah membeli Aqua di warung.” (yang dimaksud adalah air mineral)

  • Paradoks

    Paradoks terlihat bertentangan, tetapi sebenarnya memiliki makna yang logis. Majas ini muncul untuk menunjukkan realitas yang tidak selalu sama dengan penampilan luar.
    Contoh: “Ia dikelilingi banyak orang, tetapi tetap merasa sendirian.”




  • Sarkasme

    Sarkasme adalah majas yang menyampaikan sindiran kasar. Majas ini dipakai untuk menunjukkan ketidaksukaan secara langsung.
    Contoh: “Kamu benar-benar luar biasa, selalu membuat masalah.”

  • Oksimoron

    Oksimoron menggabungkan dua istilah yang saling bertentangan dalam satu frasa. Penggunaan majas ini bertujuan menegaskan kondisi yang rumit atau tidak biasa.
    Contoh: “Kebahagiaan yang menyakitkan.”

Tags: contoh majasjenis majasmajasmajas bahasa Indonesiapenggunaan majas

Related Posts

Sering Disebut Hedon? Ini Makna dan Bahayanya
Artikel

Self Reward Tak Harus Mahal, Ini Cara Menghargai Diri Tanpa Bikin Kantong Jebol

2 Februari 2026
Tak Ada Pendaftaran dan Titipan, Seleksi Siswa Sekolah Rakyat Berbasis Penjangkauan
Berita

Sekolah Rakyat Fokus Life Skills, Lulusan Diakui Negara dan Bisa Lanjut ke SMA Umum

1 Februari 2026
Sekolah Rakyat Deli Serdang Jadi Percontohan, Sasar Anak dari Keluarga Paling Rentan
Berita

Mensos Dorong Kemandirian KPM, Bansos Tak Boleh Jadi Ketergantungan

1 Februari 2026
Tinjau SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Dorong Pendidikan Inklusif Tanpa Diskriminasi
Berita

Tinjau SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Dorong Pendidikan Inklusif Tanpa Diskriminasi

1 Februari 2026
Kemensos Salurkan Santunan Korban Banjir, Gus Ipul Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Berita

Kemensos Salurkan Santunan Korban Banjir, Gus Ipul Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

1 Februari 2026
ChatGPT Kini Bisa Prediksi Usia demi Lindungi Anak
Artikel

Google Dorong Transformasi Search dengan Gemini 3, Tantang Dominasi ChatGPT

30 Januari 2026
Next Post
Macam-Macam Modal Usaha yang Wajib Dipahami Sebelum Memulai Bisnis

Macam-Macam Modal Usaha yang Wajib Dipahami Sebelum Memulai Bisnis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Cara Daftar Kartu Keluarga Sejahtera (KKS): Panduan Mendapatkan Bansos

Cara Daftar Kartu Keluarga Sejahtera (KKS): Panduan Mendapatkan Bansos

9 Juli 2025
BSU 2025 Kembali Disalurkan Pemerintah, Begini Prosedur dan Syarat Lengkapnya

BSU 2025 Kembali Disalurkan Pemerintah, Begini Prosedur dan Syarat Lengkapnya

21 Juli 2025
Cara Cek Penerima PIP 2025 Lewat HP: Mudah dan Cepat! Simak Panduan Lengkapnya di Sini

Cara Cek Penerima PIP 2025 Lewat HP: Mudah dan Cepat! Simak Panduan Lengkapnya di Sini

10 Juli 2025
Cara Cek Penerima Bantuan PIP, PKH, dan KIS

Cara Cek Penerima Bantuan PIP, PKH, dan KIS

9 Juli 2025
Cara Cepat Cek Bantuan PIP Lewat HP: NISN, Tanggal Lahir, dan Nama Siswa

Cara Cepat Cek Bantuan PIP Lewat HP: NISN, Tanggal Lahir, dan Nama Siswa

30 Juli 2025

EDITOR'S PICK

Bansos untuk Pemegang KKS di Medan Mulai Cair, Begini Cara Cek Nya

Bansos untuk Pemegang KKS di Medan Mulai Cair, Begini Cara Cek Nya

31 Oktober 2025
Daftar Gaji Pensiunan PNS 2025 Sesuai PP Nomor 8 Tahun 2024

Daftar Gaji Pensiunan PNS 2025 Sesuai PP Nomor 8 Tahun 2024

17 Oktober 2025
Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Maret 2025: Jadwal, Syarat, dan Mekanisme Pencairan

Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Maret 2025: Jadwal, Syarat, dan Mekanisme Pencairan

9 Maret 2025

Luhut Cari Tahu Mengapa Harga Garam Rp 300 per Kg

11 Juli 2019

Redaksi Medanaktual.com
Jl. Gunung Mahameru No 3 Lantai 2
Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur
Medan, Sumatera Utara, Indonesia

Email : medanaktual.com@gmail.com

© 2025 Medanaktual.com

  • Berita
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.