KIP Kuliah untuk Jurusan Kedokteran, Apakah Bisa? Ini Penjelasannya
Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah menjadi salah satu bentuk bantuan pendidikan dari pemerintah yang sangat membantu mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Namun, banyak yang bertanya-tanya, apakah KIP Kuliah dapat digunakan untuk kuliah di jurusan kedokteran, mengingat tingginya biaya studi pada program tersebut.
KIP Kuliah: Dukungan Pemerintah untuk Akses Pendidikan Tinggi
KIP Kuliah merupakan bantuan biaya pendidikan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk lulusan SMA/sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Program ini mencakup pembebasan biaya kuliah dan bantuan biaya hidup selama masa studi.
Khusus pada tahun 2025, pemerintah kembali membuka pendaftaran KIP Kuliah dengan fokus kepada mahasiswa dari keluarga miskin atau rentan miskin yang berprestasi, termasuk mereka yang memilih jurusan dengan kebutuhan biaya tinggi, seperti kedokteran.
Jurusan Kedokteran Masuk dalam Prioritas
Berdasarkan informasi dari Kemendikbudristek, jurusan kedokteran tetap masuk dalam cakupan KIP Kuliah dengan beberapa catatan penting. Mahasiswa jurusan ini tetap dapat menerima KIP Kuliah selama:
Lolos seleksi jalur SNBP, SNBT, atau Mandiri di perguruan tinggi negeri atau swasta dengan akreditasi baik.
Mendapatkan surat keterangan resmi sebagai penerima KIP Kuliah dari kampus.
Memenuhi syarat latar belakang ekonomi, dibuktikan dengan data dari DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) atau surat keterangan tidak mampu dari desa/kelurahan.
Namun, ada catatan khusus untuk jurusan kedokteran: beberapa perguruan tinggi negeri (PTN) menetapkan biaya tambahan di luar tanggungan KIP Kuliah, seperti biaya praktik atau perlengkapan laboratorium.
Maka dari itu, calon mahasiswa diminta aktif menanyakan detail biaya ke kampus tujuan.
Besaran Bantuan dan Durasi Studi
Penerima KIP Kuliah di jurusan kedokteran akan memperoleh:
- Biaya pendidikan penuh (dibayarkan langsung ke perguruan tinggi).
- Bantuan biaya hidup, yang besarannya berkisar antara Rp800.000 – Rp1.400.000 per bulan, tergantung wilayah dan kebutuhan studi.
- Dukungan hingga masa studi selesai sesuai standar durasi jurusan, termasuk jika masa studi kedokteran lebih panjang dari jurusan lain.
Tips Bagi Calon Mahasiswa Kedokteran Pendaftar KIP Kuliah
Bagi Anda yang berminat mengambil jurusan kedokteran dengan KIP Kuliah, berikut beberapa tips:
- Pastikan data Anda sudah terdaftar di DTKS atau memiliki surat keterangan tidak mampu.
- Pilih PTN atau PTS dengan akreditasi unggul dan program studi kedokteran yang menerima KIP Kuliah.
- Segera daftar KIP Kuliah melalui laman resmi https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id.
- Pantau informasi dari masing-masing kampus terkait tambahan biaya atau kebijakan internal penerima KIP.
Kesimpulan
Kabar baik bagi calon mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, karena jurusan kedokteran tetap dapat dibiayai oleh KIP Kuliah 2025.
Meski membutuhkan biaya besar, program ini menjadi harapan untuk mewujudkan cita-cita menjadi tenaga medis profesional tanpa terhambat kendala finansial.
Pastikan Anda mengikuti prosedur dengan benar dan melengkapi dokumen yang dibutuhkan agar peluang diterima semakin besar.
















