Kota Medan Raih Juara Umum STQH XIX Sumut, Siap Tampil di Tingkat Nasional
Kota Medan kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Sumatera Utara. Dalam ajang Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) ke-19 yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Jalan Diponegoro, Kota Medan resmi dinobatkan sebagai juara umum.
Piala bergengsi diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Sumut, Surya, kepada Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Medan, M. Sofyan.
Apresiasi dan Harapan dari Pemko Medan
Mewakili Pemerintah Kota Medan, M. Sofyan menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kerja keras kafilah Medan yang berhasil tampil gemilang di ajang bergengsi ini.
“Atas nama Pemko Medan, saya mengucapkan selamat kepada seluruh kafilah yang telah mengharumkan nama kota. Prestasi ini adalah buah dari pembinaan yang konsisten serta dukungan penuh dari Wali Kota Medan,” ujarnya.
Meski berhasil menjadi yang terbaik, Sofyan menekankan bahwa para peserta tidak boleh cepat puas.
“Teruslah berlatih dan mempersiapkan diri untuk STQH tingkat nasional mendatang,” tambahnya memberi motivasi.
Dukungan dan Arahan dari Pemprov Sumut
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sumut Surya menegaskan pentingnya peran Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) di seluruh daerah agar terus melakukan pembinaan terhadap para qari/qariah serta hafiz/hafizah.
“Mengelola dan membina LPTQ adalah amanah mulia. Ini membutuhkan kerja keras, kesungguhan, dan keikhlasan. Harapannya, Sumatera Utara bisa tampil membanggakan di STQH tingkat nasional yang akan digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara,” tutur Surya.
Antusiasme Tinggi Peserta STQH XIX Sumut
Ajang STQH XIX tingkat Provinsi Sumut kali ini diikuti oleh 445 peserta dari seluruh kabupaten dan kota. Mereka berkompetisi dalam 4 cabang lomba dan 22 golongan, yang mencakup tilawah, hafalan, tafsir, serta hadits.Kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang seleksi, tetapi juga ajang memperkuat ukhuwah islamiyah dan mengasah potensi generasi muda dalam bidang Al-Qur’an dan Hadits.
Kemenangan Kota Medan menjadi modal penting untuk melangkah ke tingkat nasional. Seluruh kafilah yang terpilih akan mendapatkan pembinaan lebih lanjut agar siap bersaing secara optimal mewakili Sumatera Utara di Kendari.
















