Panduan Lengkap Pengajuan KUR BRI untuk UMKM Tahun 2025
Program Pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali menjadi sorotan pada tahun 2025.
Program ini hadir untuk membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendapatkan akses modal usaha dengan bunga rendah dan proses yang lebih mudah.
Pemerintah menargetkan penyaluran dana KUR BRI 2025 mencapai Rp300 triliun, sebagai wujud komitmen dalam memperkuat sektor produktif dan perekonomian nasional.
Hingga akhir Maret 2025, BRI telah menyalurkan Rp42,23 triliun atau sekitar 24% dari total kuota KUR BRI senilai Rp175 triliun. Kuota pinjaman masih tersedia hingga November 2025, dengan alokasi yang disesuaikan di setiap cabang berdasarkan kualitas kredit dan rasio NPL (Non-Performing Loan).
Jenis dan Plafon KUR BRI 2025
BRI menawarkan empat jenis KUR dengan batas pinjaman dan ketentuan berbeda sesuai kebutuhan usaha, yaitu:
- KUR Super Mikro – untuk pelaku usaha pemula, plafon hingga Rp10 juta per debitur.
- KUR Mikro – plafon di atas Rp10 juta hingga Rp100 juta, tanpa agunan tambahan.
- KUR Kecil – untuk pelaku usaha yang membutuhkan modal lebih besar, dengan plafon Rp100 juta–Rp500 juta.
- KUR TKI – bagi calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang akan bekerja di luar negeri, dengan plafon maksimal Rp25 juta untuk biaya pemberangkatan dan pelatihan.
Suku bunga KUR BRI 2025 ditetapkan rendah sesuai kebijakan pemerintah, yakni 3% per tahun untuk plafon hingga Rp10 juta dan 6% per tahun untuk pinjaman di atas Rp10 juta.
Syarat Pengajuan KUR BRI 2025
Agar pengajuan KUR BRI dapat disetujui, calon debitur harus memenuhi syarat berikut:
- Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
- Memiliki usaha produktif yang telah berjalan minimal 6 bulan.
- Tidak sedang menerima kredit produktif dari lembaga keuangan lain.
- Memiliki riwayat kredit bersih (SLIK OJK) tanpa tunggakan.
- Dalam satu Kartu Keluarga (KK) hanya boleh ada satu penerima KUR aktif.
Dokumen wajib yang harus disiapkan: KTP, KK, Surat Keterangan Usaha (SKU), dan NPWP (untuk pinjaman di atas Rp50 juta).
Cara Pengajuan KUR BRI 2025
Terdapat dua metode pengajuan KUR BRI, yaitu:
Online melalui situs resmi kur.bri.co.id
- Isi formulir pengajuan, lakukan simulasi pinjaman, dan unggah dokumen.
- Sistem akan memberikan notifikasi status pengajuan dan estimasi cicilan.
Offline di kantor cabang BRI terdekat
- Bawa semua dokumen, isi formulir pendaftaran, dan ikuti proses verifikasi serta survei lapangan oleh petugas BRI.
- Calon debitur akan menandatangani akad pinjaman dan dana segera cair.
Simulasi Cicilan KUR BRI 2025
BRI menyediakan fitur simulasi agar calon nasabah dapat memperkirakan cicilan sesuai jumlah pinjaman.
Contoh simulasi:
- Pinjaman Rp10 juta dengan bunga 6% per tahun dan tenor 12 bulan → cicilan sekitar Rp883.000/bulan.
- Pinjaman Rp25 juta dengan tenor 36 bulan → cicilan berkisar Rp760.000–Rp780.000/bulan.
- Pinjaman Rp100 juta dengan tenor 12 bulan → cicilan sekitar Rp8,83 juta/bulan.
Nominal cicilan bisa sedikit berbeda tergantung biaya administrasi dan hasil analisis kredit oleh BRI.
Pelaksanaan KUR BRI 2025 mengikuti Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2025 yang mengatur ketentuan umum, lembaga penyalur, dan standar KUR super mikro.
















