KUR BRI untuk UMKM: Peluang Modal Usaha dengan Proses Mudah
Bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), akses terhadap modal usaha menjadi salah satu tantangan utama dalam mengembangkan bisnis. Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi serta membantu UMKM memperoleh pendanaan yang lebih terjangkau, pemerintah bekerja sama dengan perbankan, termasuk Bank Rakyat Indonesia (BRI), menghadirkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR).
KUR BRI menawarkan pinjaman modal dengan suku bunga rendah, proses pengajuan yang mudah, serta persyaratan yang tidak memberatkan. Dengan adanya program ini, UMKM dapat memperoleh dana segar untuk mengembangkan bisnis, meningkatkan produksi, serta memperluas pasar tanpa perlu khawatir akan beban bunga yang tinggi.
Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang jenis-jenis KUR BRI, syarat pengajuan, dokumen yang dibutuhkan, serta cara mengajukan pinjaman agar UMKM dapat memanfaatkan fasilitas ini secara optimal.
1. Jenis-Jenis KUR BRI yang Tersedia untuk UMKM
KUR BRI tersedia dalam beberapa kategori yang disesuaikan dengan kebutuhan usaha serta kapasitas finansial debitur. Berikut adalah tiga jenis utama KUR BRI:
A. KUR Mikro BRI
- Pinjaman maksimal Rp50 juta per debitur.
- Tanpa agunan tambahan, cukup menggunakan usaha yang dijalankan sebagai jaminan.
- Suku bunga ringan 6% per tahun.
- Usaha minimal 6 bulan berjalan.
B. KUR Kecil BRI
- Pinjaman antara Rp50 juta hingga Rp500 juta.
- Memerlukan agunan tambahan sesuai dengan kebijakan bank.
- Suku bunga 6% per tahun dengan tenor lebih panjang.
- Usaha harus sudah berjalan minimal 6 bulan dengan legalitas yang jelas.
C. KUR TKI (Tenaga Kerja Indonesia)
- Pinjaman hingga Rp25 juta bagi calon tenaga kerja Indonesia yang ingin bekerja di luar negeri.
- Suku bunga ringan dan tenor menyesuaikan masa kerja.
- Membantu calon TKI dalam pembiayaan sebelum keberangkatan.
Dengan berbagai pilihan KUR, UMKM dapat memilih skema pinjaman yang sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka.
2. Syarat Pengajuan KUR BRI
Agar dapat mengakses fasilitas pinjaman ini, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon peminjam. Berikut adalah syarat utama yang harus dipenuhi:
A. Syarat Umum
- Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
- Memiliki usaha produktif yang telah berjalan minimal 6 bulan.
- Belum pernah menerima pinjaman modal kerja atau investasi dari bank lain, kecuali kredit konsumtif seperti KPR atau KKB.
- Tidak sedang menerima KUR dari bank lain.
- Memiliki rekam jejak keuangan yang baik, tidak masuk daftar hitam Bank Indonesia.
B. Syarat Khusus KUR TKI
- Memiliki surat perjanjian kerja dengan agen resmi.
- Surat rekomendasi dari Dinas Tenaga Kerja.
- Dokumen keberangkatan ke luar negeri.
Pastikan semua persyaratan terpenuhi agar pengajuan pinjaman dapat diproses dengan cepat.
3. Dokumen yang Harus Disiapkan
Untuk mempermudah proses pengajuan, calon debitur perlu menyiapkan beberapa dokumen penting. Berikut daftar dokumen yang wajib dilampirkan:
A. Dokumen Identitas
- Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemohon dan pasangan (jika sudah menikah).
- Kartu Keluarga (KK) sebagai bukti status keluarga.
- Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk pinjaman di atas Rp50 juta.
B. Dokumen Usaha
- Surat Keterangan Usaha (SKU) dari kelurahan atau instansi terkait.
- Bukti transaksi usaha, seperti rekening koran atau faktur penjualan.
- Izin usaha atau surat keterangan dari marketplace bagi usaha berbasis online.
C. Dokumen Tambahan untuk KUR TKI
- Surat perjanjian kerja dengan agen resmi.
- Tiket atau dokumen keberangkatan ke luar negeri.
Dokumen yang lengkap akan mempercepat proses verifikasi dan pencairan dana.
4. Cara Mengajukan KUR BRI
Terdapat dua metode pengajuan KUR BRI yang dapat dipilih, yaitu secara langsung melalui kantor cabang BRI atau melalui platform online.
A. Pengajuan Langsung ke Kantor Cabang BRI
- Datang ke kantor cabang BRI terdekat dengan membawa dokumen persyaratan.
- Mengisi formulir pengajuan KUR yang disediakan.
- Menyerahkan dokumen untuk verifikasi oleh petugas bank.
- Jika disetujui, bank akan menghubungi untuk proses pencairan dana.
B. Pengajuan Online Melalui Website Resmi BRI
Kini BRI juga menyediakan fasilitas pengajuan KUR secara online melalui situs resmi https://kur.bri.co.id/. Berikut langkah-langkahnya:
- Kunjungi website kur.bri.co.id dan pilih menu Ajukan KUR.
- Login menggunakan akun atau buat akun baru.
- Isi formulir dengan data diri dan informasi usaha.
- Unggah dokumen yang dibutuhkan.
- Tunggu proses verifikasi dan konfirmasi dari pihak BRI.
Dengan layanan online ini, proses pengajuan menjadi lebih mudah dan praktis.
5. Tips Agar Pengajuan KUR BRI Disetujui
Agar pengajuan KUR lebih berpeluang disetujui, perhatikan beberapa hal berikut:
- Pastikan usaha sudah berjalan minimal 6 bulan dan memiliki bukti transaksi yang jelas.
- Siapkan dokumen lengkap sebelum mengajukan permohonan.
- Jaga riwayat kredit yang baik, hindari tunggakan atau pinjaman bermasalah.
- Ajukan pinjaman sesuai kebutuhan, jangan berlebihan agar lebih mudah disetujui.
- Pelajari skema cicilan dan tenor pinjaman sebelum menandatangani perjanjian kredit.
Dengan menerapkan tips di atas, proses pengajuan akan lebih lancar dan peluang mendapatkan persetujuan lebih tinggi.
Kesimpulan
Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI adalah solusi pembiayaan bagi UMKM yang membutuhkan tambahan modal usaha dengan bunga rendah dan persyaratan mudah. Dengan berbagai pilihan KUR seperti KUR Mikro, KUR Kecil, dan KUR TKI, pelaku usaha dapat memilih skema pinjaman yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.
Proses pengajuan KUR BRI dapat dilakukan secara langsung ke kantor cabang BRI atau melalui pengajuan online di situs resmi BRI. Dengan memenuhi syarat dan melengkapi dokumen yang diperlukan, peluang untuk mendapatkan modal usaha menjadi lebih besar.
Jika Anda seorang pelaku UMKM yang ingin mengembangkan bisnis, KUR BRI adalah pilihan tepat untuk memperoleh modal usaha dengan proses yang cepat dan mudah.

















