Langkah-Langkah Menentukan Metode Penelitian Sesuai Topik Skripsi
Menentukan metode penelitian sering menjadi langkah yang membuat mahasiswa kebingungan ketika menyusun skripsi. Banyak mahasiswa sudah punya topik, tetapi belum memahami langkah teknis memilih pendekatan yang tepat, sehingga proses penelitian terasa tidak terarah.
Padahal, metode penelitian adalah fondasi yang memengaruhi seluruh proses penulisan skripsi, mulai dari teknik pengumpulan data hingga cara menganalisis hasil penelitian. Ketika metode ditentukan secara tepat dan sesuai dengan karakter topik, skripsi menjadi lebih mudah disusun dan alurnya lebih logis.
Sementara metode yang dipilih tanpa dasar yang kuat sering membuat penelitian terhenti di tengah jalan, karena data tidak cocok, analisis tidak berjalan, atau rumusan masalah tidak terjawab.
Oleh karena itu, pemilihan metode harus dilakukan secara sadar, terstruktur, dan berdasarkan pada pemahaman yang benar terhadap topik yang diteliti.
Pahami Judul Penelitian yang Dibuat
Langkah pertama sebelum menentukan metode penelitian adalah memahami judul yang ditetapkan. Banyak mahasiswa hanya membuat judul karena terdengar menarik, tetapi belum mengetahui ruang lingkup dan fokusnya.
Padahal, pemahaman mendalam terhadap judul sangat diperlukan untuk menentukan pendekatan yang paling tepat. Mulailah dengan meninjau kembali unsur-unsur utama dari judul penelitian, seperti objek penelitian, variabel, lokasi, atau fenomena yang ingin dikaji.
Dari sini, mahasiswa dapat melihat apakah judul tersebut memerlukan pengukuran numerik, eksplorasi mendalam terhadap fenomena sosial, atau analisis dokumen yang bersifat deskriptif.
Selain itu, mahasiswa perlu memastikan bahwa judul cukup spesifik dan tidak terlalu luas. Judul yang terlalu melebar akan menyulitkan dalam menentukan metode, karena cakupan penelitian menjadi tidak jelas. Sebaliknya, judul yang fokus memudahkan mahasiswa menemukan pendekatan yang selaras dengan apa yang ingin dicapai.
Memahami judul sejak awal akan membantu mahasiswa menentukan arah penelitian dengan tepat dan meminimalkan revisi judul di tengah proses pengerjaan skripsi.
Pahami Tujuan dan Rumusan Masalah
Setelah memahami judul, langkah berikutnya adalah merumuskan tujuan penelitian dan rumusan masalah secara jelas. Dua komponen ini sangat penting karena metode penelitian dipilih berdasarkan kebutuhan untuk menjawab pertanyaan penelitian yang dirumuskan.
Tujuan penelitian menjelaskan apa yang ingin dicapai dari penelitian, sedangkan rumusan masalah menunjukkan pertanyaan yang harus dijawab.
Di sinilah karakter penelitian mulai terlihat: apakah penelitian fokus untuk menggambarkan fenomena, menjelaskan hubungan antarvariabel, membuktikan hipotesis, atau memahami makna di balik sebuah peristiwa.
Jika rumusan masalah menunjukkan kebutuhan untuk mengukur hubungan atau pengaruh antarvariabel, maka pendekatan kuantitatif biasanya lebih sesuai. Sebaliknya, jika penelitian bertujuan memahami perspektif, pengalaman, atau makna dari sudut pandang partisipan, maka penelitian kualitatif lebih tepat digunakan.
Rumusan masalah yang baik harus spesifik, lugas, dan tidak menimbulkan ambiguitas. Dengan begitu, metode penelitian dapat dipilih secara tepat berdasarkan kebutuhan analisis.
Identifikasi Jenis Data yang Digunakan
Jenis data yang diperlukan juga menjadi penentu metode penelitian. Setiap jenis metode membutuhkan karakter data yang berbeda. Data kuantitatif biasanya berupa angka, skor, atau hasil pengukuran yang dapat dianalisis menggunakan statistik. Data ini diperoleh melalui survei, eksperimen, kuesioner, atau pengukuran langsung.
Sebaliknya, data kualitatif berbentuk narasi, wawancara, observasi, dokumen, atau temuan mendalam dari proses eksploratif.
Data ini tidak dianalisis dengan angka, tetapi dipahami melalui interpretasi, kategorisasi, atau pengkodean tematik. Untuk menentukan metode penelitian yang tepat, mahasiswa dapat mengajukan beberapa pertanyaan berikut:
- Apakah penelitian membutuhkan data numerik atau deskriptif?
- Apakah data diperoleh dari responden banyak atau hanya beberapa partisipan kunci?
- Apakah penelitian fokus pada hubungan antarvariabel atau pemahaman fenomena?
- Apakah data yang diperlukan lebih cocok dengan survei, wawancara, observasi, atau dokumentasi?
Dengan memahami jenis data, mahasiswa dapat memilih metode yang paling efektif untuk mendapatkan temuan yang valid.
Tentukan Metode Penelitian yang Digunakan (Kuantitatif atau Kualitatif)
Setelah memahami judul, rumusan masalah, dan jenis data, barulah metode penelitian dapat dipilih. Dua pendekatan utama yang paling umum digunakan dalam penelitian skripsi adalah kuantitatif dan kualitatif.
Metode Kuantitatif digunakan ketika penelitian bertujuan mengukur, menghitung, atau menguji hubungan antarvariabel.
Metode ini cocok untuk penelitian yang melibatkan populasi besar, membutuhkan generalisasi, atau menggunakan analisis statistik. Contohnya penelitian tentang pengaruh, hubungan, perbedaan, atau efektivitas suatu program.
Metode Kualitatif digunakan ketika penelitian bertujuan mengeksplorasi fenomena secara mendalam, memahami pengalaman seseorang, menganalisis makna, atau menggali informasi yang sulit diukur secara angka. Metode ini cocok untuk penelitian sosial, budaya, pendidikan, maupun studi kasus.
Dalam beberapa kondisi, mahasiswa juga dapat menggunakan metode campuran (mixed methods), yaitu kombinasi kuantitatif dan kualitatif. Namun metode ini biasanya membutuhkan waktu lebih lama dan pembimbing yang benar-benar memahami pendekatan campuran.
Pemilihan metode harus selaras dengan tujuan penelitian, tidak sekadar berdasarkan keinginan pribadi atau rekomendasi teman.
Kesimpulan
Menentukan metode penelitian merupakan langkah fundamental dalam penyusunan skripsi. Mahasiswa perlu memahami judul penelitian, merumuskan tujuan dan masalah secara jelas, mengidentifikasi jenis data yang diperlukan, lalu memilih metode yang paling sesuai dengan kebutuhan analisis.
Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, skripsi akan lebih terarah dan proses pengerjaan menjadi lebih efisien. Metode penelitian yang tepat membantu mahasiswa menjawab rumusan masalah secara komprehensif sekaligus menghasilkan temuan yang kuat secara ilmiah.
















