Langkah-Langkah Praktis Agar Dana BPJS Ketenagakerjaan Segera Cair
Bagi pekerja yang telah berhenti bekerja atau memenuhi syarat pencairan, mendapatkan dana BPJS Ketenagakerjaan menjadi hal yang sangat dinantikan. Namun, tidak sedikit yang mengalami kendala dalam proses pengajuan, seperti data tidak valid, dokumen kurang lengkap, atau kesalahan dalam sistem online.
Agar dana BPJS Ketenagakerjaan dapat dicairkan dengan cepat tanpa hambatan, penting untuk memahami prosedur yang benar dan menghindari kesalahan umum yang sering terjadi. Berikut adalah langkah-langkah praktis yang bisa Anda lakukan agar pencairan dana berjalan lancar dan segera masuk ke rekening Anda.
- Pastikan Data Sudah Sesuai
- Periksa kesesuaian NIK, nama, dan tanggal lahir di KTP, KK, dan BPJS Ketenagakerjaan.
- Jika ada perbedaan data, segera lakukan perbaikan melalui Disdukcapil atau BPJS Ketenagakerjaan.
- Lengkapi Semua Dokumen dengan Benar
- Siapkan dokumen yang dibutuhkan, antara lain:
- KTP dan KK (fotokopi dan asli).
- Paklaring (surat pengalaman kerja).
- Buku tabungan sesuai nama peserta.
- NPWP (jika saldo di atas Rp50 juta).
- Pastikan dokumen dalam format JPG atau PDF dengan ukuran sesuai ketentuan.
- Siapkan dokumen yang dibutuhkan, antara lain:
- Ajukan Pencairan dengan Metode yang Tepat
- Pencairan bisa dilakukan melalui Lapak Asik online atau langsung ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan.
- Jika memilih online, pastikan koneksi internet stabil agar pengunggahan dokumen tidak gagal.
- Gunakan Rekening yang Aktif dan Sesuai Nama
- Rekening bank harus atas nama peserta yang bersangkutan.
- Gunakan rekening dari bank yang bekerja sama dengan BPJS untuk mempercepat proses pencairan.
- Cek Status Pengajuan Secara Berkala
- Pantau status pencairan melalui website resmi BPJS Ketenagakerjaan atau aplikasi JMO (Jamsostek Mobile).
- Jika ada kendala, segera hubungi call center BPJS Ketenagakerjaan di 175 atau datangi kantor cabang terdekat.
















