Lebih Unggul dari DTKS, Apa Saja Kelebihan DTSE?
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) resmi memperkenalkan DTSE (Data Terpadu Sosial Ekonomi) sebagai sistem pendataan terbaru yang akan menggantikan peran DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) secara bertahap.
Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari upaya meningkatkan akurasi data, memperluas cakupan informasi, dan memastikan bantuan sosial tepat sasaran.
Dilansir dari sumber Detikcom Rabu (6/8/2025) dan dari Kemensos-RI , DTSE hadir dengan pendekatan yang lebih komprehensif.
Sistem ini tidak hanya fokus pada status kesejahteraan seperti di DTKS, tetapi juga memotret kondisi ekonomi dan sosial masyarakat secara menyeluruh.
Latar Belakang Perubahan dari DTKS ke DTSE
Selama bertahun-tahun, DTKS menjadi acuan utama dalam penyaluran berbagai bantuan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), hingga bantuan subsidi energi.
Namun, evaluasi pemerintah menunjukkan masih adanya masalah seperti data yang tidak mutakhir, adanya penerima ganda, hingga warga yang layak mendapat bantuan tetapi belum terdata.
Melalui DTSE, pemerintah berharap dapat mengatasi masalah tersebut dengan memanfaatkan teknologi digital, sistem verifikasi berlapis, dan integrasi data lintas kementerian/lembaga.
Apa Itu DTSE?
DTSE adalah basis data nasional yang menggabungkan informasi sosial dan ekonomi setiap rumah tangga di Indonesia. Data yang dihimpun tidak hanya mencakup status kesejahteraan, tetapi juga berbagai indikator tambahan, seperti:
- Tingkat pendapatan dan pengeluaran rumah tangga
- Kepemilikan aset, kendaraan, dan lahan
- Kondisi tempat tinggal dan fasilitas dasar yang dimiliki
- Akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan
- Faktor kerentanan sosial, seperti disabilitas atau keluarga tanpa penghasilan tetap
Dengan cakupan ini, DTSE diharapkan mampu memberikan gambaran yang lebih akurat dan terkini tentang kondisi masyarakat Indonesia.
Keunggulan DTSE Dibanding DTKS
- Data Lebih Lengkap dan Terintegrasi
Jika DTKS hanya mencatat status kesejahteraan, DTSE memadukan data sosial dan ekonomi dalam satu sistem terpusat. Integrasi ini mempermudah pemerintah dalam mengambil kebijakan berbasis data (data-driven policy). - Meminimalisir Data Ganda dan Tidak Valid
DTSE menerapkan pembaruan data secara berkala melalui kolaborasi pemerintah daerah, RT/RW, dan teknologi real-time update, sehingga meminimalkan tumpang tindih dan kesalahan data. - Pemanfaatan Lebih Luas
Data DTSE tidak hanya digunakan untuk penyaluran bansos, tetapi juga sebagai acuan kebijakan di sektor pendidikan, kesehatan, perumahan, hingga program pemberdayaan ekonomi. - Pembaruan Data Lebih Cepat dan Akurat
Pemerintah daerah diberi kewenangan memperbarui data sesuai perkembangan di lapangan, sehingga masyarakat yang baru memenuhi kriteria segera masuk dalam daftar penerima bantuan. - Mendukung Analisis Kemiskinan Multidimensi
Dengan indikator yang lebih beragam, DTSE dapat mengidentifikasi kemiskinan dari berbagai aspek, bukan hanya pendapatan.
Manfaat DTSE untuk Masyarakat
- Keberadaan DTSE diharapkan membawa manfaat langsung, antara lain:
- Bantuan sosial lebih tepat sasaran, sehingga meminimalkan risiko salah sasaran.
- Percepatan penyaluran bantuan, karena data sudah terintegrasi dan siap digunakan.
- Peningkatan transparansi, yang memungkinkan pengawasan publik terhadap pendataan.
- Pengembangan kebijakan yang lebih adil, berdasarkan kondisi nyata masyarakat di lapangan.
Pemerintah optimistis, penerapan DTSE akan menjadi terobosan besar dalam reformasi sistem perlindungan sosial di Indonesia.
Kesimpulan
Perubahan dari DTKS ke DTSE bukan sekadar pembaruan sistem, tetapi merupakan langkah strategis untuk membangun basis data sosial-ekonomi yang lebih modern, akurat, dan bermanfaat lintas sektor.
Dengan data yang lebih lengkap dan cepat diperbarui, bantuan dapat disalurkan lebih efektif, sekaligus menjadi fondasi perencanaan pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Sumber: https://news.detik.com/berita/d-8047601/apa-bedanya-dtks-dan-dtsen-simak-juga-cara-daftarnya

















