Lonjakan Kasus ISPA di Medan Oktober 2025, Ini 7 Langkah Perlindungan Oleh Dinas Kesehatan
Lonjakan Kasus ISPA di Medan Oktober 2025 menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan masyarakat. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Medan, terjadi peningkatan jumlah penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) selama dua bulan terakhir. Pada Agustus 2025 tercatat 25.715 kasus, sementara pada September 2025 jumlahnya melonjak menjadi 30.952 kasus. Lonjakan Kasus ISPA di Medan Oktober menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat.
Fenomena ini menunjukkan adanya Lonjakan Kasus ISPA di Medan Oktober 2025 yang perlu diantisipasi bersama. Virus penyebab ISPA dapat menular dengan cepat melalui udara dan kontak langsung, memicu Lonjakan Kasus ISPA di Medan Oktober.
Apa Itu ISPA
ISPA atau Infeksi Saluran Pernapasan Akut adalah infeksi yang menyerang saluran pernapasan bagian atas maupun bawah. Penyakit ini bisa disebabkan oleh virus seperti influenza, RSV, atau coronavirus, serta bakteri seperti Streptococcus pneumoniae dan Haemophilus influenzae.
Lonjakan Kasus ISPA di Medan Oktober 2025
Dinas Kesehatan Kota Medan telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 000/16572 pada 20 Oktober 2025. Surat ini ditujukan kepada seluruh Direktur Rumah Sakit, Kepala Puskesmas, dan Pimpinan Klinik se-Kota Medan. Tujuannya adalah agar seluruh fasilitas kesehatan siap menghadapi kemungkinan peningkatan pasien ISPA karena Lonjakan Kasus ISPA di Medan Oktober.
Dalam edaran tersebut, Dinkes mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap Lonjakan Kasus ISPA di Medan Oktober 2025 dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala seperti batuk, pilek, demam, nyeri tenggorokan, dan sesak napas.
Selain itu, Dinkes juga meminta tenaga medis untuk menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai standar agar terhindar dari penularan di tempat kerja.
Pencegahan ISPA
Untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga, Dinas Kesehatan Kota Medan menyarankan masyarakat untuk:
Meningkatkan kesadaran diri dalam mengikuti protokol kesehatan dengan mengingatkan untuk selalu mengenakan masker, mencuci tangan setelah atau sebelum kontak fisik, serta menjaga jarak dari individu yang sakit.
Hindari menyentuh wajah dengan tangan yang kotor, khususnya pada area mata dan mulut untuk mencegah masuknya bakteri atau virus ke dalam tubuh.
Berhenti merokok dan menjauhi asap rokok, terutama di tempat tertutup.
Gunakan sapu tangan atau tisu sebagai penutup mulut saat bersin atau batuk.
Tingkatkan konsumsi makanan bergizi dan cukup istirahat untuk memperkuat sistem imun.
Bagi petugas kesehatan yang bekerja di fasilitas kesehatan, diharapkan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.
Lonjakan Kasus ISPA di Medan Oktober 2025 bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga tanggung jawab sosial bersama. Dengan menerapkan 7 langkah perlindungan yang dianjurkan oleh Dinas Kesehatan Kota Medan, masyarakat dapat meminimalkan risiko penularan.
Oleh karena itu, mari bersama-sama menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar. Jangan tunggu sampai gejala memburuk. Segera lakukan pemeriksaan jika merasa tidak enak badan. Dengan kesadaran kolektif, Lonjakan Kasus ISPA di Medan Oktober 2025 bisa ditekan dan kota Medan kembali sehat.
















