Mau Dapat Bansos? Siapa Saja Bisa Daftar, Begini Cara Resminya
Mau Dapat Bansos? Siapa Saja Bisa Daftar, Begini Cara Resminya. Pemerintah saat ini mulai melakukan uji coba pendaftaran bantuan sosial dengan menggunakan sistem digital yang terbuka. Masyarakat dapat mendaftar secara mandiri atau mengusulkan kepada tetangga yang dianggap memenuhi syarat untuk menerima bantuan sosial dari pemerintah.
Uji coba awal sistem bantuan sosial digital tersebut dilakukan melalui Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) oleh Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP) di Desa Gombengsari, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, yang dimulai pada 2 Oktober 2025.
Uji coba ini diawasi langsung oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan; Menteri Sosial Saifullah Yusuf; Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti; serta para wakil menteri dari Bappenas, Dalam Negeri, dan PANRB, termasuk Wakil Kepala BSSN serta Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan bahwa melalui Portal Perlinsos, masyarakat bisa mengajukan permohonan sendiri atau mengusulkan nama tetangga yang dianggap layak menerima bantuan sosial. Data yang masuk akan diproses secara otomatis oleh sistem untuk mengurangi unsur subjektif.
“Pemilihan dan penentuan itu dilakukan oleh sistem, yang mana hal ini bertujuan untuk menghindari subjektivitas dan bias. Jadi tinggal melakukan pendaftaran saja,” ujar menteri yang biasa dipanggil Gus Ipul itu dalam siaran pers, dikutip Jumat (3/9/2025).
Ia juga menambahkan bahwa bagi masyarakat yang tidak memiliki smartphone, tidak perlu khawatir. Mereka dapat meminta bantuan dari pendamping PKH, petugas desa, perangkat RT/RW, atau tokoh masyarakat untuk melakukan pendaftaran data melalui aplikasi.
“Cukup diambil foto wajahnya oleh pendamping. Jadi dengan sistem ini akan mempermudah bapak dan ibu semua,” jelas Gus Ipul.
Platform digital ini menghubungkan berbagai data pemerintah, termasuk dari Dukcapil, BKN, BPJS Kesehatan, BPN, hingga SAMSAT. Dengan adanya sistem ini, data masyarakat yang telah mendaftar akan diverifikasi secara otomatis, sehingga bantuan sosial dapat lebih tepat sasaran.
“Ketika kepala desa memasukkan nama-nama yang berhak menerima bantuan sosial, yang akan menyeleksi adalah sistem. Sistem ini terhubung dengan semua data yang dimiliki oleh pemerintah,” jelas Gus Ipul.
Proses pendaftaran usul-sanggah sangatlah sederhana. Masyarakat hanya perlu melakukan verifikasi identitas menggunakan teknologi pengenalan wajah dan biometrik.
Setelah itu, mereka tinggal menunggu hasil verifikasi dari sistem untuk menentukan kelayakan sebagai penerima bantuan sosial. Seluruh proses ini dilakukan langsung dari masyarakat ke pemerintah tanpa perantara, hanya menggunakan perangkat telepon pintar.
Selanjutnya, akan ada panel ahli yang terdiri dari perwakilan Kementerian Sosial, BPS, dan kementerian atau lembaga lainnya yang terlibat untuk menentukan kelayakan kelompok penerima manfaat.
Banyuwangi dipilih sebagai lokasi untuk uji coba karena keragaman kondisi geografisnya, meliputi pesisir, pegunungan, kawasan padat penduduk, sampai daerah dengan sinyal yang sulit. Hal ini dilakukan untuk menguji ketahanan aplikasi sebelum diterapkan secara luas di seluruh negeri.
“Kita cari lokasi dengan sinyal yang kurang baik, juga mungkin ada yang belum memiliki HP. Dia memang sengaja dipilih di daerah ini untuk menguji coba di medan yang lebih menantang,” kata Gus Ipul.
Ia menambahkan bahwa program digitalisasi bantuan sosial ini merupakan instruksi dari Presiden untuk memastikan bahwa bantuan sosial dapat tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Dengan Perlinsos, data dari berbagai program seperti PKH, BPNT, dan bantuan daerah akan terintegrasi, sehingga mempermudah pengawasan dan evaluasi.
Ada sejumlah warga yang menerima satu paket bantuan. Beberapa di antara mereka mendapatkan dua paket, sementara yang lain tiga paket. Saat ini belum ada kepastian, tetapi dengan sistem yang diterapkan oleh Pak Luhut (Perlinsos), nantinya akan diketahui, setiap keluarga akan menerima bantuan dari pemerintah melalui program-program yang tersedia,” kata Gus Ipul.
Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/news/20251003090811-4-672504/semua-bisa-daftar-sebagai-penerima-bansos-begini-caranya
















