Medan Digifest 2025 Dorong Transaksi Digital Lewat QRIS, Untungkan UMKM dan Wisatawan Asing
Medan – Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara terus mendorong perluasan penggunaan transaksi digital melalui QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) di tengah masyarakat.
Salah satu upaya nyatanya dilakukan lewat penyelenggaraan Medan Digifest 2025, sebuah festival digital yang juga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, terutama bagi pelaku UMKM.
Kepala Perwakilan BI Sumatera Utara, Rudy Brando Hutabarat, menyampaikan bahwa Medan Digifest 2025 menjadi momentum penting untuk membiasakan masyarakat menggunakan transaksi non-tunai yang aman, cepat, mudah, dan andal.
“Seluruh bank di Sumut sudah terhubung dengan sistem pembayaran digital QRIS. Hal ini memudahkan masyarakat dalam bertransaksi, sekaligus menguntungkan pelaku usaha kecil,” ujar Rudy di Medan, Sabtu (17/8).
QRIS Untungkan UMKM dan Wisatawan Asing
Selain memamerkan inovasi teknologi pembayaran, Medan Digifest 2025 juga menghadirkan berbagai acara menarik seperti bazar kuliner, produk UMKM, lomba kreatif, dan hiburan rakyat.
Aktivitas ini diharapkan mampu meningkatkan volume penggunaan QRIS di tengah masyarakat.
Rudy menambahkan, manfaat QRIS tak hanya dirasakan masyarakat lokal, tetapi juga wisatawan asing yang berkunjung ke Sumatera Utara.
Dengan QRIS, wisatawan tidak perlu lagi menukar mata uang saat berbelanja di Indonesia.
Sebaliknya, warga Sumatera Utara juga bisa melakukan transaksi lintas negara menggunakan QRIS di negara-negara yang telah terintegrasi, seperti Singapura, Thailand, Malaysia, dan Jepang, dengan batas maksimal transaksi mencapai Rp10 juta.
“Kemudahan ini membuka peluang pertumbuhan ekonomi daerah dan memperkuat ekosistem digital, khususnya bagi para pelaku UMKM lokal,” ungkap Rudy.
BI Sumut Raih Penghargaan MURI atas Transaksi Internasional
Dalam rangkaian kegiatan mendukung transaksi digital, BI Sumut juga meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) pada ajang 3rd International Indonesia Pencak Silat Open Championship 2025 yang digelar di Medan, 4–10 Agustus 2025 lalu.
Sebanyak 2.053 transaksi keuangan lintas negara berhasil tercatat, dari total 3.265 peserta yang datang dari 20 negara.

















