Medan Panas Berlebihan Akhir Mei Sampai Awal Juni Ini Penjelasan BMKG
Beberapa hari terakhir ini, warga Medan merasakan suhu udara yang sangat panas hingga mencapai 37,8°C. Kondisi ini membuat banyak orang bertanya-tanya, apa sebenarnya penyebab cuaca panas berlebihan di Medan pada akhir Mei hingga awal Juni 2025? Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan lengkap mengenai fenomena ini.
Penyebab Medan Panas Berlebihan Akhir Mei Sampai Awal Juni 2025
Berkurangnya Tutupan Awan
Menurut BMKG Wilayah I, suhu panas ekstrem yang terjadi di Medan disebabkan oleh berkurangnya tutupan awan. Hal ini membuat sinar matahari langsung menyinari permukaan bumi tanpa hambatan, sehingga suhu udara meningkat drastis.
Masa Peralihan Musim dan Awal Kemarau
Fenomena ini juga berkaitan dengan masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau. Pada periode ini, sebagian wilayah Indonesia, termasuk Sumatera Utara, mulai mengalami musim kemarau yang belum merata. Kondisi cerah berawan di pagi hingga siang hari dan potensi hujan pada sore hingga malam hari menjadi ciri khas masa pancaroba.
Faktor Atmosfer dan Radiasi Matahari
Selain itu, posisi semu matahari yang melintasi wilayah ekuatorial dan bergerak ke utara menyebabkan penyinaran matahari optimal di wilayah Indonesia. Kombinasi cuaca cerah, kelembapan rendah, dan angin lemah memperparah pemanasan permukaan bumi, terutama pada siang hari.
Dampak dan Imbauan BMKG untuk Masyarakat
Potensi Hujan dan Cuaca Ekstrem
Meski suhu siang hari sangat panas, BMKG mengingatkan adanya potensi pertumbuhan awan konvektif yang dapat menyebabkan hujan lebat disertai petir pada sore hingga malam hari di beberapa wilayah Sumatera Utara.
Pentingnya Menjaga Kesehatan
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga hidrasi dengan cukup minum air putih. Selain itu, penggunaan sunscreen sangat dianjurkan karena indeks ultraviolet (UV) yang cukup tinggi selama periode ini.
Prediksi Cuaca Juni 2025 di Medan
BMKG memprediksi bahwa kondisi cuaca panas ini akan mulai mereda menjelang akhir Juni 2025. Hal ini seiring dengan pergerakan semu matahari yang mencapai titik balik utara.
Cuaca panas ekstrem yang melanda Medan pada akhir Mei hingga awal Juni 2025 disebabkan oleh gerak semu matahari dan berkurangnya tutupan awan. BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengambil langkah-langkah pencegahan untuk menjaga kesehatan















