Senin, 2 Februari 2026
Medan Aktual
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
No Result
View All Result
Medan Aktual
No Result
View All Result
Home Business

Memahami Kriteria Asuransi Syariah Sebelum Memilih

Riyan by Riyan
18 Januari 2026
in Business, Ekonomi, Informasi, Islami
0
Memahami Kriteria Asuransi Syariah Sebelum Memilih

Memahami Kriteria Asuransi Syariah Sebelum Memilih

189
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Asuransi syariah hadir sebagai alternatif perlindungan keuangan yang selaras dengan nilai-nilai Islam. Konsep ini berkembang sebagai jawaban atas kebutuhan umat Muslim akan sistem perlindungan risiko yang tidak mengandung unsur riba, gharar, dan maisir.

Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap keuangan halal, produk asuransi syariah semakin beragam dan mudah diakses. Namun, banyak calon peserta asuransi yang masih bingung dalam membedakan asuransi syariah dengan asuransi konvensional.

Tidak sedikit pula yang memilih produk asuransi hanya karena faktor premi murah atau promosi, tanpa memahami apakah produk tersebut benar-benar memenuhi kriteria syariah. Oleh karena itu, pemahaman mendalam mengenai kriteria asuransi syariah menjadi hal yang sangat penting sebelum menentukan pilihan.



Konsep Dasar Asuransi Syariah

Asuransi syariah dibangun atas prinsip tolong-menolong atau ta’awun antarpeserta. Setiap peserta menyisihkan sebagian dana sebagai kontribusi yang digunakan untuk membantu peserta lain yang mengalami musibah.

Dalam sistem ini, perusahaan asuransi berperan sebagai pengelola dana, bukan sebagai pihak yang menanggung risiko.

Berbeda dengan asuransi konvensional yang bersifat jual beli risiko, asuransi syariah menekankan pada kebersamaan dan keadilan. Dana peserta dipisahkan dengan jelas antara dana tabarru’ dan dana pengelolaan, sehingga tidak terjadi pencampuran yang dapat menimbulkan ketidakjelasan.

Pemahaman terhadap konsep dasar ini penting agar calon peserta tidak keliru dalam menilai praktik asuransi syariah.



Kriteria Akad yang Digunakan

Salah satu kriteria utama asuransi syariah terletak pada akad yang digunakan. Akad yang lazim diterapkan antara lain akad tabarru’, akad wakalah bil ujrah, dan akad mudharabah. Akad tabarru’ menjadi dasar kontribusi peserta sebagai bentuk hibah untuk membantu sesama.

Calon peserta perlu memastikan bahwa akad yang diterapkan dijelaskan secara transparan sejak awal. Ketidakjelasan akad dapat menimbulkan keraguan terhadap kesesuaian syariah suatu produk asuransi.

Akad yang sah secara syariah harus disepakati secara sukarela dan dipahami oleh semua pihak yang terlibat. Dengan memahami akad, peserta dapat mengetahui hak dan kewajiban mereka secara jelas.



Pengelolaan Dana yang Transparan

Kriteria penting lainnya adalah sistem pengelolaan dana. Dalam asuransi syariah, dana peserta harus dikelola secara transparan dan profesional. Perusahaan wajib menjelaskan bagaimana dana tabarru’ digunakan, bagaimana dana investasi dikelola, serta bagaimana pembagian surplus underwriting dilakukan.

Transparansi ini bertujuan untuk menghindari unsur gharar atau ketidakjelasan. Peserta berhak mengetahui kondisi dana yang mereka titipkan dan memperoleh laporan pengelolaan dana secara berkala.

Pengelolaan dana yang terbuka akan meningkatkan kepercayaan peserta dan mencerminkan nilai amanah yang menjadi prinsip utama dalam muamalah Islam.



Bebas dari Unsur Riba, Gharar, dan Maisir

Asuransi syariah harus sepenuhnya bebas dari riba, gharar, dan maisir. Riba dihindari dengan tidak adanya bunga dalam pengelolaan dana. Gharar dicegah melalui kejelasan akad dan manfaat yang diperoleh peserta. Sementara itu, maisir atau unsur spekulasi dihindari dengan sistem saling menanggung risiko, bukan perjudian.

Calon peserta perlu memastikan bahwa investasi dana asuransi ditempatkan pada instrumen yang halal dan sesuai dengan prinsip syariah. Penempatan dana pada sektor non-halal dapat merusak tujuan utama asuransi syariah. Kriteria ini menjadi pembeda utama antara asuransi syariah dan sistem asuransi lainnya.



Keberadaan Dewan Pengawas Syariah

Keberadaan Dewan Pengawas Syariah (DPS) merupakan indikator penting dalam menilai keabsahan asuransi syariah. DPS bertugas mengawasi seluruh kegiatan operasional perusahaan agar sesuai dengan fatwa dan prinsip syariah.

Calon peserta disarankan untuk mengecek apakah perusahaan asuransi memiliki DPS yang aktif dan kompeten. Pengawasan yang baik akan meminimalkan penyimpangan dalam praktik pengelolaan dana dan akad.

Dengan adanya DPS, peserta memperoleh jaminan bahwa produk yang diikuti telah melalui pengawasan syariah yang ketat.



Kesesuaian Produk dengan Kebutuhan Peserta

Asuransi syariah yang baik tidak hanya memenuhi aspek hukum syariah, tetapi juga relevan dengan kebutuhan peserta. Produk asuransi harus menawarkan manfaat yang jelas, baik untuk perlindungan kesehatan, jiwa, pendidikan, maupun aset.

Calon peserta perlu menilai apakah manfaat yang ditawarkan sebanding dengan kontribusi yang dibayarkan. Pemilihan produk yang sesuai akan membantu peserta merasakan manfaat optimal tanpa beban yang berlebihan. Kesesuaian ini mencerminkan prinsip keadilan dan kemaslahatan dalam Islam.



Kesimpulan

Memahami kriteria asuransi syariah sebelum memilih merupakan langkah penting untuk memastikan perlindungan keuangan yang halal dan beretika. Asuransi syariah bukan sekadar label, melainkan sistem yang dibangun atas prinsip tolong-menolong, transparansi, dan keadilan.

Dengan memperhatikan akad yang digunakan, pengelolaan dana, bebas dari unsur riba, keberadaan Dewan Pengawas Syariah, serta kesesuaian produk dengan kebutuhan, calon peserta dapat memilih asuransi syariah yang tepat.

Pemilihan yang cermat tidak hanya memberikan rasa aman secara finansial, tetapi juga ketenangan batin karena sesuai dengan nilai-nilai Islam.




Sumber bacaan : Sula, Muhammad Syakir, Asuransi Syariah: Konsep dan Sistem Operasional, Jakarta: Gema Insani.

Tags: akad asuransi syariahasuransi syariahkeuangan syariahkriteria asuransi halalperlindungan keuangan islam

Related Posts

Sekolah Rakyat Deli Serdang Jadi Percontohan, Sasar Anak dari Keluarga Paling Rentan
Berita

Mensos Dorong Kemandirian KPM, Bansos Tak Boleh Jadi Ketergantungan

1 Februari 2026
Tinjau SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Dorong Pendidikan Inklusif Tanpa Diskriminasi
Berita

Tinjau SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Dorong Pendidikan Inklusif Tanpa Diskriminasi

1 Februari 2026
Kemensos Salurkan Santunan Korban Banjir, Gus Ipul Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Berita

Kemensos Salurkan Santunan Korban Banjir, Gus Ipul Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

1 Februari 2026
Jangan Tertipu! Dishub Medan Bongkar Ciri Karcis dan Bet Asli Jukir Resmi
Berita

Dishub Medan Jelaskan Cara Membedakan Karcis Parkir Asli dan Palsu

30 Januari 2026
Motor Raib Menjelang Subuh, Aksi Dua Maling Terekam CCTV di Medan Area
Berita

Motor Raib Menjelang Subuh, Aksi Dua Maling Terekam CCTV di Medan Area

29 Januari 2026
Dishub Medan Tegaskan Penindakan Jukir Liar Mengacu Perda Nomor 9 Tahun 2016
Berita

Dishub Medan Tegaskan Penindakan Jukir Liar Mengacu Perda Nomor 9 Tahun 2016

29 Januari 2026
Next Post
Rahasia Proposal Abdidaya Ormawa yang Berpeluang Besar Didanai Tahun 2026

Rahasia Proposal Abdidaya Ormawa yang Berpeluang Besar Didanai Tahun 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Cara Daftar Kartu Keluarga Sejahtera (KKS): Panduan Mendapatkan Bansos

Cara Daftar Kartu Keluarga Sejahtera (KKS): Panduan Mendapatkan Bansos

9 Juli 2025
BSU 2025 Kembali Disalurkan Pemerintah, Begini Prosedur dan Syarat Lengkapnya

BSU 2025 Kembali Disalurkan Pemerintah, Begini Prosedur dan Syarat Lengkapnya

21 Juli 2025
Cara Cek Penerima PIP 2025 Lewat HP: Mudah dan Cepat! Simak Panduan Lengkapnya di Sini

Cara Cek Penerima PIP 2025 Lewat HP: Mudah dan Cepat! Simak Panduan Lengkapnya di Sini

10 Juli 2025
Cara Cek Penerima Bantuan PIP, PKH, dan KIS

Cara Cek Penerima Bantuan PIP, PKH, dan KIS

9 Juli 2025
Cara Cepat Cek Bantuan PIP Lewat HP: NISN, Tanggal Lahir, dan Nama Siswa

Cara Cepat Cek Bantuan PIP Lewat HP: NISN, Tanggal Lahir, dan Nama Siswa

30 Juli 2025

EDITOR'S PICK

kapal-terbalik-di-danau-toba

Kapal Terbalik Di Danau Toba Bawa 80 Penumpang

19 Juni 2018
Bawa 2 Ons Sabu, Kuli Bangunan Ini Diamankan Satres Narkoba Polres Tanjung Balai

Bawa 2 Ons Sabu, Kuli Bangunan Ini Diamankan Satres Narkoba Polres Tanjung Balai

27 Juli 2019
Faktor yang Menentukan Besaran Margin di Bank Syariah

Faktor yang Menentukan Besaran Margin di Bank Syariah

7 Desember 2025
Cara Cek Bantuan Insentif Guru Non ASN Terbaru, Melalui Link Resmi Info GTK 2025

Cara Cek Bantuan Insentif Guru Non ASN Terbaru, Melalui Link Resmi Info GTK 2025

5 Agustus 2025

Redaksi Medanaktual.com
Jl. Gunung Mahameru No 3 Lantai 2
Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur
Medan, Sumatera Utara, Indonesia

Email : medanaktual.com@gmail.com

© 2025 Medanaktual.com

  • Berita
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.