Panduan Lengkap Cek Bansos PKH Tahap 1 Periode Januari-Maret 2025
Pemerintah kembali melanjutkan program bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) untuk tahun 2025. Program ini dirancang untuk membantu masyarakat miskin dan rentan di Indonesia, khususnya keluarga yang memiliki anggota rentan seperti ibu hamil, anak usia sekolah, lanjut usia (lansia), dan penyandang disabilitas.
Sebagai bagian dari anggaran perlindungan sosial, pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp504,7 triliun dari APBN 2025. Anggaran ini akan digunakan untuk berbagai program sosial, termasuk PKH, guna mendukung kesejahteraan masyarakat.
Tujuan dan Sasaran Program PKH
PKH dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga miskin melalui bantuan langsung tunai yang diberikan secara rutin. Sasaran utama program ini adalah keluarga yang memiliki anggota rentan seperti:
- Ibu hamil yang membutuhkan asupan gizi dan perawatan medis.
- Anak usia dini untuk mendukung tumbuh kembang optimal.
- Anak sekolah dari jenjang SD hingga SMA agar tetap bersekolah.
- Lanjut usia (70 tahun ke atas) untuk kebutuhan dasar sehari-hari.
- Penyandang disabilitas berat yang memerlukan dukungan tambahan.
Pencairan dana PKH dilakukan setiap tiga bulan sekali, dengan tahap pertama mencakup periode Januari-Maret 2025.
Cara Cek Penerima Bansos PKH Tahap 1 2025
Pemerintah menyediakan dua metode untuk memeriksa status penerimaan bantuan PKH, yaitu melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos dan website cekbansos.kemensos.go.id. Berikut langkah-langkahnya:
1. Cek Lewat Aplikasi Cek Bansos
Pengguna dapat memanfaatkan aplikasi resmi yang tersedia di Google Play Store. Berikut caranya:
- Unduh aplikasi Cek Bansos Kemensos dari Play Store.
- Buat akun dengan mengisi data pribadi, termasuk:
- Nomor Induk Kependudukan (NIK)
- Nama lengkap sesuai KTP
- Alamat lengkap
- Nomor Kartu Keluarga (KK)
- Nomor ponsel dan email.
- Unggah dokumen pendukung, seperti foto KTP dan swafoto.
- Aktivasi akun melalui email yang telah didaftarkan.
- Setelah login, cek status penerimaan Bansos di menu “Profil”.
2. Cek Lewat Website Resmi
Bagi yang tidak memiliki akses ke aplikasi, proses pengecekan juga bisa dilakukan melalui laman cekbansos.kemensos.go.id. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka laman cekbansos.kemensos.go.id.
- Isi data wilayah sesuai KTP, yaitu:
- Provinsi
- Kabupaten/Kota
- Kecamatan
- Desa/Kelurahan.
- Masukkan nama lengkap Penerima Manfaat (PM) sesuai KTP.
- Ketikkan kode verifikasi (4 huruf yang ditampilkan di layar).
- Klik tombol “Cari Data”.
- Sistem akan menampilkan informasi status penerimaan Bansos.
Besaran Bantuan PKH 2025
Berikut adalah rincian bantuan sosial PKH berdasarkan kategori penerima manfaat:
- Ibu Hamil: Rp750.000 setiap 3 bulan (Rp3.000.000/tahun).
- Anak Usia Dini (0-6 tahun): Rp750.000 setiap 3 bulan (Rp3.000.000/tahun).
- Anak Sekolah SD: Rp225.000 setiap 3 bulan (Rp900.000/tahun).
- Anak Sekolah SMP: Rp375.000 setiap 3 bulan (Rp1.500.000/tahun).
- Anak Sekolah SMA: Rp500.000 setiap 3 bulan (Rp2.000.000/tahun).
- Lanjut Usia (70 tahun ke atas): Rp600.000 setiap 3 bulan (Rp2.400.000/tahun).
- Penyandang Disabilitas Berat: Rp600.000 setiap 3 bulan (Rp2.400.000/tahun).
Jadwal Penyaluran Bansos PKH 2025
Bansos PKH disalurkan setiap tiga bulan sekali, sesuai jadwal berikut:
- Tahap 1: Januari, Februari, Maret.
- Tahap 2: April, Mei, Juni.
- Tahap 3: Juli, Agustus, September.
- Tahap 4: Oktober, November, Desember.
Imbauan bagi Penerima Bansos PKH
Pemerintah, melalui Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul), mengimbau masyarakat untuk aktif memantau penyaluran dana bansos ini. Selain itu, penerima manfaat diharapkan melaporkan jika ada kendala atau ketidaksesuaian dalam penyaluran bantuan. Pengawasan dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos atau website resmi Kemensos.
Dengan memanfaatkan program ini secara bijak, diharapkan kualitas hidup masyarakat miskin dapat meningkat. Pastikan untuk mengikuti prosedur yang telah ditetapkan agar bantuan dapat diterima tepat waktu sesuai jadwal.
















