Panduan Lengkap Mencari Literatur Ilmiah Menggunakan Publish or Perish
Dalam dunia akademik, literatur ilmiah menjadi fondasi utama untuk menyusun proposal, skripsi, tesis, maupun penelitian ilmiah lainnya. Namun, banyak mahasiswa maupun peneliti pemula mengaku kesulitan menemukan referensi berkualitas yang relevan dan mutakhir.
Salah satu solusi yang banyak digunakan akademisi internasional adalah Publish or Perish (PoP)—sebuah perangkat lunak yang mampu menelusuri publikasi ilmiah dari berbagai sumber seperti Google Scholar, Crossref, Scopus (melalui API tertentu), hingga Microsoft Academic (sebelum ditutup).
Publish or Perish membantu pengguna menganalisis penulis, jurnal, tren penelitian, serta mengumpulkan kutipan ilmiah dalam hitungan detik. Artikel ini akan membimbing kamu memahami cara kerja PoP, langkah pencarian literatur, hingga bagaimana memanfaatkannya untuk mempercepat penyusunan karya ilmiah secara profesional.
Mengenal Publish or Perish dan Keunggulannya
Publish or Perish adalah aplikasi gratis yang dikembangkan Anne-Wil Harzing untuk membantu peneliti menganalisis dampak akademik suatu publikasi.
Berbeda dari mesin pencari biasa, PoP menyajikan data berupa jumlah sitasi, indeks h, indeks g, produktivitas penulis, hingga urutan publikasi yang paling relevan. Keunggulan aplikasi ini antara lain:
- mampu menampilkan publikasi dari berbagai database,
- menyediakan analisis sitasi yang lengkap,
- menampilkan hasil pencarian dalam format tabel,
- dan memudahkan ekspor referensi ke berbagai aplikasi manajemen sitasi seperti Zotero, Mendeley, dan EndNote.
Dengan kemampuan ini, Publish or Perish memungkinkan mahasiswa menemukan literatur yang tepat tanpa harus membuka banyak website secara manual.
Memasang dan Memahami Antarmuka Publish or Perish
Langkah pertama adalah mengunduh perangkat lunak PoP dari situs resminya. Instalasinya sederhana dan tidak membutuhkan konfigurasi rumit.
Setelah aplikasi terbuka, kamu akan melihat tampilan utama yang terdiri dari panel pencarian di bagian kiri, serta hasil pencarian dan analisis di bagian kanan. Panel pencarian menyediakan berbagai pilihan sumber seperti:
- Google Scholar,
- Crossref,
- PubMed,
- IEEE Xplore (melalui API tertentu),
- dan pilihan basis data lain tergantung versi yang digunakan.
Setiap sumber memiliki karakteristik unik. Misalnya, Google Scholar sangat kaya referensi tetapi kurang terkurasi, sedangkan Crossref lebih rapi namun tidak selalu menyediakan PDF. Memahami antarmuka ini penting agar proses pencarian berlangsung cepat dan efisien.
Melakukan Pencarian Literatur dengan Kata Kunci yang Tepat
Kualitas hasil pencarian sangat bergantung pada kata kunci yang kamu gunakan. Publish or Perish memungkinkan pencarian berdasarkan:
- judul artikel,
- nama penulis,
- nama jurnal,
- topik penelitian,
- atau kombinasi beberapa kata kunci sekaligus.
Gunakan kata kunci yang spesifik agar hasil lebih fokus. Misalnya, daripada mencari “education”, gunakan “digital learning effectiveness in higher education”. Jika kamu meneliti UMKM, gunakan kata kunci seperti “microfinance support for small businesses” daripada hanya “microfinance”. Tambahkan operator pencarian seperti:
- tanda kutip (“…”) untuk frasa spesifik,
- tanda minus (-) untuk mengecualikan istilah,
- atau tahun publikasi untuk memperbarui rentang pencarian.
Dengan strategi kata kunci yang tepat, hasil pencarian akan jauh lebih relevan dan memudahkan penyusunan kajian pustaka.
Menganalisis Hasil Pencarian dan Memilih Literatur yang Berkualitas
Setelah pencarian dilakukan, PoP menampilkan daftar referensi beserta data bibliometrik. Pada bagian ini, kamu harus fokus menganalisis kualitas literatur. Beberapa indikator yang perlu diperhatikan antara lain:
- jumlah sitasi setiap artikel,
- tahun publikasi,
- nama jurnal tempat artikel diterbitkan,
- relevansi judul dengan topik penelitianmu,
- dan konsistensi temuan penelitian tersebut.
Artikel dengan sitasi tinggi biasanya memberikan landasan teori yang kuat. Namun, artikel baru dengan relevansi tinggi juga perlu diperhitungkan untuk memperbarui tinjauan pustaka.
PoP menampilkan indeks h dan indeks g yang menunjukkan produktivitas serta dampak penulis. Jika kamu menemukan penulis dengan reputasi tinggi, ada baiknya membaca lebih banyak publikasi mereka sebagai rujukan teoretis.
Menyimpan, Mengekspor, dan Mengelola Referensi
Pada aplikasi ini penyimpanan yang dilakukan ada beberapa macam, agar nantinya penyimpanan ini dapat digunakan atau di koneksikan dengan manager refrensi (mendeley, zetero) adapun jenis penyimpanan atau jenis filenya sebagai berikut :
- BibTeX,
- RIS,
- EndNote XML,
- CSV,
- dan format teks biasa.
Setelah memilih referensi yang kamu butuhkan, klik ekspor dan simpan ke komputer. Referensi ini dapat langsung dimasukkan ke aplikasi manajemen sitasi seperti Mendeley atau Zotero agar proses penulisan daftar pustaka menjadi jauh lebih mudah.
Mengelola referensi secara rapi akan mempercepat pengerjaan Bab II karena semua literatur telah tersusun dalam folder dan siap dikutip kapan saja.
Kesimpulan
Publish or Perish adalah alat yang sangat berguna bagi mahasiswa dan peneliti pemula untuk menemukan, mengelola, dan menganalisis literatur ilmiah.
Dengan memahami cara kerja aplikasi ini mulai dari memasang, mencari, menganalisis, hingga mengekspor referensi kamu dapat menyusun kajian pustaka dengan lebih cepat, lebih terstruktur, dan lebih profesional.
PoP bukan hanya membantu mengumpulkan artikel, tetapi juga membangun fondasi ilmiah yang kuat untuk penelitianmu. Dengan memadukan keterampilan pencarian yang tepat dan kemampuan analisis yang baik, proses penelitian menjadi lebih ringan dan hasilnya jauh lebih berkualitas.

















