Senin, 2 Februari 2026
Medan Aktual
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
No Result
View All Result
Medan Aktual
No Result
View All Result
Home Artikel

Panduan Membuat Roadmap Penelitian untuk Pengajuan Program BIMA

Riyan by Riyan
6 Desember 2025
in Artikel, Informasi, Pendidikan
0
Panduan Membuat Roadmap Penelitian untuk Pengajuan Program BIMA

Panduan Membuat Roadmap Penelitian untuk Pengajuan Program BIMA

190
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Panduan Membuat Roadmap Penelitian untuk Pengajuan Program BIMA

Roadmap penelitian menjadi elemen penting dalam pengajuan Program BIMA karena menunjukkan arah, kesinambungan, dan kontribusi ilmiah yang ingin dicapai peneliti dalam jangka panjang.

Dokumen ini tidak hanya berfungsi sebagai rencana kerja, tetapi juga sebagai gambaran komprehensif mengenai perkembangan riset dalam beberapa tahun ke depan.

Banyak proposal yang gagal bukan karena idenya kurang kuat, tetapi karena roadmap disusun secara buru-buru, tidak sistematis, atau tidak menunjukkan hubungan logis antar tahapan.

Dalam konteks Program BIMA, roadmap membantu reviewer menilai sejauh mana peneliti memahami bidangnya, bagaimana peneliti merencanakan perjalanan riset secara bertahap, dan apakah luaran yang dijanjikan dapat dicapai secara realistis.

Roadmap yang baik harus menggambarkan visi jangka panjang, tahapan pengembangan riset, luaran ilmiah yang konkret, serta timeline yang jelas. Dengan demikian, peneliti perlu menyusun roadmap secara matang agar dapat meningkatkan peluang proposal diterima.



1. Menentukan Arah Penelitian Jangka Panjang

Sebelum menyusun roadmap secara detail, peneliti perlu menetapkan arah penelitian jangka panjang. Arah ini menjadi fondasi utama yang menentukan fokus riset dan memandu seluruh tahapan yang akan dilakukan.

Sebelum masuk ke langkah-langkah teknis, penting dipahami bahwa arah riset tidak boleh terlalu luas atau kabur.

Arah penelitian harus mampu digambarkan secara spesifik, relevan dengan bidang keilmuan peneliti, dan mencerminkan kontribusi riset terhadap perkembangan ilmu, teknologi, atau masyarakat. Beberapa langkah yang bisa dilakukan dalam menentukan arah penelitian:

  • Identifikasi tema besar yang ingin digarap secara konsisten dalam beberapa tahun ke depan.
  • Jelaskan masalah utama dalam tema tersebut dan mengapa masalah itu penting untuk diteliti.
  • Tentukan ruang kosong (research gap) yang dapat diisi melalui penelitian yang berkelanjutan.
  • Pastikan arah riset memiliki relevansi dengan perkembangan ilmu, kebutuhan industri, atau isu strategis nasional.
  • Arah riset yang kuat akan memudahkan peneliti menyusun roadmap yang terarah dan meyakinkan.




2. Memetakan Tahapan Penelitian Secara Bertahap

Tahapan penelitian merupakan struktur utama dalam roadmap karena menunjukkan bagaimana riset berkembang secara sistematis dari tahun ke tahun. Tahapan ini harus menggambarkan alur logis yang berkesinambungan dan dapat dicapai secara realistis sesuai kapasitas peneliti.

Sebelum membuat tahapan, peneliti perlu memastikan bahwa roadmap tidak disusun seperti jadwal teknis, tetapi sebagai kerangka pengembangan ilmiah. Tahapan yang baik harus saling terhubung dan menunjukkan progres signifikan dari tahap awal hingga tahap lanjutan. Beberapa tahapan umum yang dapat disusun:

  • Melakukan riset dasar (fundamental research) untuk memperkuat teori atau menemukan celah baru dalam literatur.
  • Melanjutkan dengan riset terapan untuk menguji konsep, model, atau pendekatan baru di lapangan.
  • Mengembangkan prototipe, algoritma, modul, atau model sesuai hasil temuan tahap sebelumnya.
  • Melakukan validasi, uji coba, atau implementasi dalam skala tertentu guna menilai efektivitas temuan.

Tahapan yang runtut membantu reviewer memahami alur pengembangan riset dan tingkat kesiapan proposal.



3. Menentukan Luaran yang Relevan dan Terukur

Luaran menjadi indikator keberhasilan pelaksanaan roadmap. Dalam Program BIMA, luaran tidak hanya menunjukkan hasil penelitian, tetapi juga menjadi alat untuk mengukur capaian ilmiah peneliti dalam setiap tahap.

Sebelum menetapkan luaran, peneliti perlu memastikan bahwa setiap luaran relevan dengan tahapan penelitian, dapat dicapai sesuai waktu, dan selaras dengan ketentuan Program BIMA. Luaran juga harus mencerminkan perkembangan riset secara bertahap dan realistis. Jenis-jenis luaran yang dapat disertakan pada roadmap:

  • Artikel ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi atau jurnal internasional bereputasi.
  • Prosiding konferensi nasional atau internasional.
  • Prototipe produk, model matematis, perangkat lunak, desain sistem, atau modul pembelajaran.
  • Draft paten, paten sederhana, atau bentuk kekayaan intelektual lainnya.
  • Buku ajar, buku referensi, atau monograf ilmiah.

Menentukan luaran yang tepat menunjukkan bahwa roadmap yang disusun bukan hanya rencana teoretis, tetapi rangkaian langkah ilmiah yang dapat diwujudkan.



4. Menyusun Timeline yang Konsisten dan Realistis

Timeline merupakan aspek penting yang memperlihatkan estimasi waktu pelaksanaan setiap tahap riset. Timeline yang baik menunjukkan urutan yang logis, keterkaitan antar fase, dan realisme dalam mengatur waktu. Sebelum menyusun timeline, peneliti perlu mengevaluasi sumber daya, pengalaman, dan ruang lingkup penelitian.

Timeline yang terlalu padat akan terlihat tidak realistis, sedangkan timeline yang terlalu longgar bisa mengurangi keyakinan reviewer terhadap kesiapan peneliti. Hal-hal yang dapat membantu penyusunan timeline yang efektif:

  • Susun timeline berdasarkan tahun atau periode yang jelas.
  • Tampilkan hubungan antara tahapan riset dan luaran yang ingin dicapai.
  • Pastikan setiap tahap mendapat alokasi waktu yang sesuai dengan kompleksitasnya.
  • Hindari penempatan luaran besar pada tahap awal tanpa fondasi penelitian yang memadai.

Timeline yang baik membantu reviewer melihat bahwa penelitian direncanakan secara matang dan dapat dilaksanakan sesuai durasi program.



Kesimpulan

Roadmap penelitian adalah komponen fundamental dalam proposal Program BIMA karena menunjukkan arah, strategi, dan kontribusi ilmiah yang akan dicapai peneliti dalam jangka panjang.

Dengan menentukan arah penelitian yang jelas, menyusun tahapan riset yang runtut, merancang luaran yang relevan, serta membuat timeline yang realistis, peneliti dapat meningkatkan kualitas proposal secara signifikan.

Roadmap yang matang tidak hanya meningkatkan peluang proposal diterima, tetapi juga membantu peneliti menjalankan riset secara lebih terstruktur dan berkesinambungan.

Tags: langkah membuat roadmap penelitianluaran penelitian BIMApanduan menyusun roadmap risetproposal BIMA dosenroadmap penelitian BIMAstrategi proposal BIMAtahapan riset ilmiahtimeline riset dosen

Related Posts

Sering Disebut Hedon? Ini Makna dan Bahayanya
Artikel

Self Reward Tak Harus Mahal, Ini Cara Menghargai Diri Tanpa Bikin Kantong Jebol

2 Februari 2026
Sekolah Rakyat Deli Serdang Jadi Percontohan, Sasar Anak dari Keluarga Paling Rentan
Berita

Mensos Dorong Kemandirian KPM, Bansos Tak Boleh Jadi Ketergantungan

1 Februari 2026
Tinjau SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Dorong Pendidikan Inklusif Tanpa Diskriminasi
Berita

Tinjau SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Dorong Pendidikan Inklusif Tanpa Diskriminasi

1 Februari 2026
Kemensos Salurkan Santunan Korban Banjir, Gus Ipul Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Berita

Kemensos Salurkan Santunan Korban Banjir, Gus Ipul Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

1 Februari 2026
ChatGPT Kini Bisa Prediksi Usia demi Lindungi Anak
Artikel

Google Dorong Transformasi Search dengan Gemini 3, Tantang Dominasi ChatGPT

30 Januari 2026
Jangan Tertipu! Dishub Medan Bongkar Ciri Karcis dan Bet Asli Jukir Resmi
Berita

Dishub Medan Jelaskan Cara Membedakan Karcis Parkir Asli dan Palsu

30 Januari 2026
Next Post
NIK KTP Tidak Muncul Di Database Bansos? Ini Penyebabnya

NIK Tidak Muncul Di Database Bansos? Ini Penyebab Dan Cara Mengatasinya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Cara Daftar Kartu Keluarga Sejahtera (KKS): Panduan Mendapatkan Bansos

Cara Daftar Kartu Keluarga Sejahtera (KKS): Panduan Mendapatkan Bansos

9 Juli 2025
BSU 2025 Kembali Disalurkan Pemerintah, Begini Prosedur dan Syarat Lengkapnya

BSU 2025 Kembali Disalurkan Pemerintah, Begini Prosedur dan Syarat Lengkapnya

21 Juli 2025
Cara Cek Penerima PIP 2025 Lewat HP: Mudah dan Cepat! Simak Panduan Lengkapnya di Sini

Cara Cek Penerima PIP 2025 Lewat HP: Mudah dan Cepat! Simak Panduan Lengkapnya di Sini

10 Juli 2025
Cara Cek Penerima Bantuan PIP, PKH, dan KIS

Cara Cek Penerima Bantuan PIP, PKH, dan KIS

9 Juli 2025
Cara Cepat Cek Bantuan PIP Lewat HP: NISN, Tanggal Lahir, dan Nama Siswa

Cara Cepat Cek Bantuan PIP Lewat HP: NISN, Tanggal Lahir, dan Nama Siswa

30 Juli 2025

EDITOR'S PICK

Bantuan Sosial BLT Kesra Desember 2025 Masuk Rekening Rp900

BLT Kesra Desember 2025 Masuk Rekening Rp900 Ribu, Begini Cara Pastikan Penerima

22 Desember 2025
Mengenal Pembiayaan Konsumtif: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Mengenal Pembiayaan Konsumtif: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

5 Desember 2025
Petugas BPK RI Alergi Terhadap Wartawan

Petugas BPK RI Alergi Terhadap Wartawan

19 Maret 2019
Oky Rengga Angkat Suara Soal Tindakan PSSI

Oky Rengga Angkat Suara Soal Tindakan PSSI

18 Januari 2023

Redaksi Medanaktual.com
Jl. Gunung Mahameru No 3 Lantai 2
Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur
Medan, Sumatera Utara, Indonesia

Email : medanaktual.com@gmail.com

© 2025 Medanaktual.com

  • Berita
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.