Medan – Kadisporasu melalui Kabid Pembinaan Prestasi Olahraga (PPO) Disporasu, Drs Josua Sinurat MAP mengatakan, pelatihan peningkatan standarisasi tenaga keolahragaan paramedis merupakan titik awal dari lahirnya tenaga ahli yang membidangi permasalah cedera yang kerab melanda atlet-atlet ditanah air termasuk Sumatera Utara. Dalam kaitannya, tenaga paramedis yang menangani cedera menjadi penunjang utama dari pemulihan yang dialami seorang atlet.
Hal itu dikatakan, Josua Sinurat didampingi ketua panitia M Maimun Zein saat menutup kegiatan pelatihan paramedis, bertempat di LJ Hotel, Kamis (10/10) siang.
Dikesempatan tersebut, Disporasu sangat menaruh harapan besar dari para peserta yang telah mengikuti pelatihan ini dapat benar-benar memberikan kontribusi terbaiknya bagi kemajuan olahraga di Sumatera Utara. Terlebih dalam menghadap sejumlah event-event besar seperti PON XX Papua, peran paramedis yang telah memiliki sertifikat nasional diharapkan dapat membantu mengatasi cedera yang dialami atlet-atlet binaan yang dipersiapkan daerah ini.
”Kita sangat berharap, peran aktif para medis dalam memberikan kontribusi terbaiknya dalam hal penanganan dini cedera yang senantiasa bakal dialami seorang atlet.”Artinya dengan ilmu-ilmu yang didapat melalui proses pelatihan bersertifikat nasional, kedepan atlet-atlet yang dibina dapat mendapatkan sentuhan dari tangan-tangan paramedis yang profesional,”ucap Josua.
Ditambahkannya, pembekalan teori dan praktek langsung yang ditangani tenaga ahli yang didatangkan menjadi tolak ukur bagi induk-unduk olahraga didaerah untuk dapat memberdayakan tenaga paramedis ditiap event olahraga yang akan diikuti setiap atlet.”Cabang olahraga maupun Koni harus melibatkan paramedis yang bersertifikat guna memberikan kenyamanan bagi atlet-atlet ditiap kejuaraan maupun event yang diikutinya,”tutur mantan atlet peraih 6 medali emas di 4 PON berbeda ini.
Sementara itu, Ketua panitia kegiatan, Maimun Zein mengatakan, pelatihan standarisasi tenaga keolahragaan paramedis bertujuan menciptakan ahli-ahli yang nantinya dapat diberdayakan untuk menangani permasalahan cedera atlet. “Intinya bagi kita melalaui kegiatan ini, Sumut nanatinya memiki potensi paramedis yang mumpuni dan memiliki daya saing profesional karena memiliki standar kelayakan yang bersertifikat,”pungkas Maimun. (Haarry S

















