200 Ribu Warga Jakarta Terima Bansos Oktober 2025
Cek Bansos KPDJ merupakan suatu hal yang penting dan banyak dilakukan oleh warga DKI terutama yang memiliki keluarga atau rekan disabilitias dan mengalami kendala ekonomi.
Kabar baik datang karena di bulan Oktober 2025, Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta kembali menyalurkan bantuan sosial Pemenuhan Kebutuhan Dasar (PKD) bagi kelompok masyarakat rentan.
Tercatat, total 200.684 penerima manfaat mendapat bantuan bulan ini. Angka ini mencakup lansia, anak, dan penyandang disabilitas yang tersebar di seluruh wilayah administrasi DKI Jakarta.
Rinciannya meliputi:
- Kartu Lansia Jakarta (KLJ): 157.755 penerima
- Kartu Anak Jakarta (KAJ): 23.707 penerima
- Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ): 19.222 penerima
Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Iqbal Akbarudin, menjelaskan bahwa program ini adalah bentuk komitmen Pemprov DKI untuk terus mendukung masyarakat dengan keterbatasan ekonomi dan fisik agar tetap bisa memenuhi kebutuhan dasarnya.
Jumlah Penerima Naik Setelah Skema Baru Diterapkan
Menariknya, jumlah penerima bansos PKD naik cukup signifikan dibanding beberapa bulan sebelumnya.
Kenaikan ini terjadi setelah Pemprov DKI mengubah skema pencairan dari triwulan menjadi bulanan, sehingga bantuan bisa diterima lebih cepat dan merata.
Baca Juga : KJP Plus Tahap 2: Link dan Cara Cek Status Pencairan KJP Plus Tahap 2 2025
Sebagai gambaran, berikut adalah jumlah penerima bantuan:
- Mei 2025: total 140.919 penerima
- Agustus 2025: naik jadi 165.375 penerima, termasuk 17.226 penerima baru
- Oktober 2025: melonjak hingga 200.684 penerima
Perubahan sistem ini terbukti membuat proses distribusi lebih efisien dan membantu warga yang memiliki kebutuhan rutin seperti pengobatan atau perawatan harian.
Besaran Bantuan dan Mekanisme Pencairan
Setiap penerima bansos PKD di Jakarta menerima Rp300.000 per bulan. Dana ini langsung dikirim ke rekening Bank DKI masing-masing penerima yang sudah terdaftar dan terverifikasi.
Bantuan ini bisa kamu gunakan untuk kebutuhan pokok, transportasi, atau biaya kesehatan sehari-hari, terutama bagi warga lansia, penyandang disabilitas, dan anak-anak dari keluarga rentan.
Cara Cek Penerima Bansos KPDJ, KLJ, dan KAJ Lewat HP
Sekarang kamu bisa cek status penerimaan bansos Jakarta langsung dari HP, tanpa harus datang ke kelurahan. Cukup lewat situs resmi Pemprov DKI:
- Buka situs SILADU Dinas Sosial DKI Jakarta di browser HP atau komputer.
- Masukkan NIK KTP kamu di kolom pencarian.
- Klik tombol “Cek”, dan sistem akan menampilkan apakah kamu terdaftar sebagai penerima atau tidak.
- Kalau ada kendala, hubungi WhatsApp Pusdatin Kesos DKI di 0897-383-8586.
- Kamu juga bisa menghubungi Bank DKI di call center 1500-351 atau datang langsung ke kelurahan terdekat.
Jika namamu terdaftar, sistem akan menampilkan jenis bantuan (KLJ, KAJ, atau KPDJ), periode pencairan, dan status verifikasi datanya.
Kalau belum terdaftar, akan muncul keterangan “tidak aktif” beserta alasan kenapa belum memenuhi kriteria penerima.
Verifikasi Data Terus Diperbarui
Pemprov DKI menegaskan bahwa data penerima bansos terus diperbarui secara berkala. Proses validasi dilakukan dengan mencocokkan berbagai sumber, seperti:
- Data kependudukan dan NIK aktif
- Data DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional)
- Kepemilikan kendaraan dan NPWP
- Indikator ekonomi rumah tangga
Langkah ini dilakukan agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
Skema Bulanan Lebih Efisien
Sejak April 2025, sistem pencairan bansos diubah dari triwulan (3 bulanan) menjadi bulanan. Tujuannya supaya bantuan bisa diterima lebih cepat dan membantu penerima yang butuh biaya rutin seperti obat atau perawatan kesehatan.
Bantuan bulan September 2025 sendiri mulai ditransfer secara bertahap sejak 26 September, langsung ke rekening Bank DKI masing-masing penerima yang datanya sudah valid.
Kalau kamu merasa belum menerima dana padahal namamu terdaftar, segera lakukan pengecekan ulang di situs SILADU atau hubungi Dinas Sosial untuk klarifikasi data.
Hati-Hati Penipuan dan Data Palsu
Pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membagikan data pribadi seperti NIK, nomor rekening, atau OTP ke pihak yang tidak resmi.
Seluruh proses pendaftaran dan pencairan bebas dari biaya apa pun.
Program bansos PKD DKI Jakarta 2025 kini menjangkau lebih banyak warga, dengan total penerima lebih dari 200 ribu orang.
Kamu bisa cek sendiri apakah termasuk penerima KPDJ, KLJ, atau KAJ lewat situs SILADU Jakarta hanya dengan NIK KTP.
Dengan skema pencairan bulanan, bantuan kini bisa diterima lebih cepat dan tepat waktu, membantu masyarakat rentan memenuhi kebutuhan harian mereka.

















