Penyebab Utama Antrian Panjang Di SPBU Sumatera Utara
Kondisi SPBU saat ini membuat banyak masyarakat mengeluh, merasa terbebani secara ekonomi setelah sebelumnya kehilangan aset akibat banjir. Pertamina memastikan bahwa stok BBM sebenarnya masih aman di depot, namun distribusi terganggu karena kondisi jalan pascabanjir.
Meskipun stok BBM dipastikan aman, tingginya jumlah kendaraan yang datang bersamaan dan kendala distribusi pasca banjir membuat proses pengisian berjalan lambat. Sejumlah warga mengaku berpindah dari satu SPBU ke SPBU lain karena antrean terlalu panjang, bahkan ada yang belum kebagian giliran setelah menunggu lama.
Tidak ada penghentian penyaluran BBM. Distribusi tetap berjalan namun harus menyesuaikan kondisi lapangan yang dinamis. Pertamina telah berkoordinasi dengan TNI, BPBD, serta pihak BKM/DAM untuk mempercepat pengiriman dan menyediakan personel maupun armada mobil tangki tambahan.
Baca juga: Cara Melihat Titik Lokasi Banjir Medan Secara Realtime Melalui PetaBencana.id, Cek Sekarang!
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan harian agar pasokan menjangkau lebih banyak warga.
Penyebab Antrean Panjang Di SPBU Sumut
Penyebab utama antrian panjang di SPBU Sumatera Utara baru-baru ini adalah sebagai berikut:
1. Gangguan Distribusi Akibat Cuaca Buruk
Cuaca buruk dan ombak tinggi di Pelabuhan Belawan menyebabkan kapal tanker pengangkut BBM sulit bersandar dan melakukan bongkar muat.
2. Akses Jalan Terputus
Bencana banjir menyebabkan beberapa jalur transportasi darat di Sumatera Utara dan Aceh terputus, menghambat penyaluran BBM ke daerah terdampak.
3. Banyak SPBU Tutup
Akibat kendala pasokan dan kondisi banjir, sejumlah SPBU terpaksa tidak beroperasi atau kehabisan stok, sehingga meningkatkan beban permintaan pada SPBU yang masih buka.
4. Lonjakan Permintaan dan Kepanikan Warga
Adanya kekhawatiran warga terhadap ketersediaan bahan bakar di masa krisis memicu lonjakan permintaan, yang memperparah antrean di SPBU.
5. Keterlambatan Pasokan
Secara umum terjadi keterlambatan kedatangan pasokan BBM ke depot dan SPBU, yang menyebabkan kekosongan stok untuk sementara waktu.
Meskipun Pertamina memastikan stok BBM secara keseluruhan aman, masalah logistik di lapangan inilah yang menjadi biang keladi antrean panjang. Sebagai solusi sementara, Pertamina telah menyalurkan BBM menggunakan cara alternatif seperti drum dan jeriken ke lokasi yang sulit dijangkau.
Kesimpulan
Penyebab antrean panjang ini adalah hasil dari kombinasi bencana alam yang mengganggu logistik dan perilaku panik konsumen yang memperburuk situasi pasokan yang sudah rentan.

















