Tanjung Balai – Petugas BPK RI Alergi Terhadap Wartawan. Kejadiannya bermula pada saat itu petugas BPK RI bersama Dinas PUPR Tanjungbalai melakukan pemeriksaan di lapangan terhadap bangunan hotmix dibeberapa lokasi proyek infranstruktur Kota Tanjungbalai.
Pada saat itu awak media yang sedang menjalankan tugas jurnalistiknya menghampiri petugas yang sedang melakukan pemeriksaan dan ingin memotret kegiatan tersebut.
Tetapi salah seorang petugas BPK RI menolak kehadiran awak media tersebut,bahkan telepon genggam salah satu dari wartawan yang menghampiri lokasi sempat dirampas oleh salah seorang petugas BPK RI . Hal itu dikatakan H. Adi Sastra (65) didampingi rekannya Rezen Silaban wartawan media cetak terbitan Medan Senin (18/3)
Kejadian yang di alami kedua orang awak media itu Jumat, (15/3) lalu.
Saat itu petugas BPK RI sedang memeriksa proyek hotmix di Jalan Lingkar Utara Tanjungbalai. Ketika kami ingin mengabadikan foto pemeriksaan mereka, namun salah satu petugas merampas handphone saya.
“Kami datang bukan menghambat kerja mereka. Hanya menunaikan tugas wartawan. Tiba-tiba ketika memotret, Hp saya dirampas petugas. Kemudian setelah kami berdebat, baru Hp saya dikembalikan mereka, ” ujar Adi Sastra diamini rekannya Rezen Silaban.(Su)















