PIP Siswa Miskin Tidak Cair
Program PIP Siswa Miskin (Program Indonesia Pintar jenjang pendidikan dasar dan menengah) dibuat untuk membantu biaya pendidikan bagi anak dari keluarga miskin dan rentan miskin. Namun, kenyataannya tidak semua siswa yang seharusnya berhak justru tidak dapat PIP.
Pertanyaannya: kenapa bisa begitu?
- Jawabannya biasanya terkait data siswa yang belum valid atau tidak sinkron di sistem.
- Banyak Siswa Layak PIP Justru Tidak Tersalurkan
Menurut data Puslapdik Kemendikdasmen, dari total 26,2 juta siswa yang ditandai layak PIP, masih ada sekitar 3,68 juta siswa yang gagal menerima bantuan karena data ditolak sistem SiPintar.
Alasan utama penolakan adalah:
- Data tidak lengkap
- Data tidak valid
- Data tidak logis / tidak sesuai kaidah pendataan PIP
- Data tersebut diambil dari penyaluran PIP tahun 2025 fase 1 berdasarkan cut off Dapodik 10 Februari 2025.
Masalah Data yang Paling Sering Bikin PIP Tidak Cair
Berikut beberapa penyebab yang membuat PIP Siswa Miskin gagal tersalurkan:
1. NIK Tidak Valid di Dapodik
Kesalahan yang sering terjadi pada Nomor Induk Kependudukan (NIK):
- NIK tidak 16 digit
- Ada huruf/spasi di dalam angka
- NIK tidak terdaftar di Dukcapil
- Ada pembaruan data di Dukcapil, namun belum disinkronkan ke Dapodik
Jika NIK tidak cocok dengan database Dukcapil, sistem otomatis menolak penerima PIP.
2. NISN Bermasalah
Siswa bisa gagal menerima PIP jika Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) tidak terdaftar di Pusdatin. Penyebabnya:
- NISN palsu atau belum diterbitkan resmi
- Salah tulis (jumlah digit kurang/lebih)
- Ada huruf atau spasi dalam penulisan
- Siswa baru belum diajukan NISN oleh sekolah
3. Data Orang Tua atau Siswa Tidak Sesuai
Contoh kesalahan yang sering muncul:
- Nama siswa atau nama ibu kandung beda dengan KTP/KK
- Tanggal lahir salah input
- Usia tidak sesuai ketentuan penerima (kurang dari 6 tahun atau di atas 21 tahun)
4. Penghasilan Orang Tua Tidak Sesuai
PIP ditujukan khusus untuk keluarga miskin/rentan miskin. Jika penghasilan orang tua lebih dari Rp5 juta/bulan, otomatis siswa bukan prioritas penerima PIP.
Cara Memperbaiki Data Supaya Bisa Dapat PIP
Kamu bisa melakukan perbaikan data lewat dua cara:
1. Perbaikan Melalui Sekolah
- Datangi pihak sekolah (wali kelas/operator Dapodik).
- Minta sekolah memperbaiki data di sistem Dapodik.
- Sekolah akan melakukan pembaruan melalui laman resmi:
- https://vervalpd.data.kemdikbud.go.id
Perbaikan ini mencakup data NIK, NISN, nama siswa, nama ibu kandung, tanggal lahir, dan status keluarga.
2. Perbaikan Mandiri oleh Orang Tua atau Siswa
Orang tua bisa mengecek dan mengajukan koreksi NISN secara online.
- Lakukan pengecekan melalui laman:
- https://nisn.data.kemdikbud.go.id
- Pastikan data anak sesuai dengan dokumen resmi (KK, akta lahir, KTP orang tua).
Jika ada ketidaksesuaian, lakukan permohonan perbaikan sesuai panduan situs.
Jika PIP Siswa Miskin belum cair padahal kamu merasa berhak, kemungkinan besar masalahnya ada pada data yang belum valid.

















