PKH Tahap 2 Tahun 2025 Berikut Besaran Dana yang Diberikan!
Kementerian Sosial Republik Indonesia secara resmi mengumumkan bahwa penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua tahun 2025 mulai dilakukan secara serentak dan bertahap sejak Rabu, 28 Mei 2025. Meskipun aplikasi SIKS-NG belum menampilkan status Standing Instruction (SI), banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melaporkan sudah mulai menerima saldo bantuan di beberapa bank, khususnya Bank BNI.
Informasi Pencairan dan Saldo PKH Tahap 2
Beberapa KPM melaporkan bukti saldo masuk di Bank BNI dengan nominal yang berbeda, seperti Rp501.000 untuk komponen lansia dan Rp500.000 untuk komponen SMA/SMK.
Ada juga laporan saldo Rp400.000 di Bank Syariah Indonesia, meskipun nominal ini masih dipertanyakan karena tidak sesuai dengan komponen PKH yang resmi.
Proses pencairan masih bertahap dan belum merata di seluruh wilayah Indonesia.
Penyaluran dana dilakukan dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) ke Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), sehingga ada perbedaan status di aplikasi SIKS-NG.
Besaran Dana PKH Tahap 2 Tahun 2025 Berdasarkan Komponen
Bansos PKH diberikan per triwulan (setiap tiga bulan), dengan besaran berbeda sesuai komponen yang diterima oleh KPM, yaitu:
Komponen Kesehatan (Ibu hamil dan anak usia 0-6 tahun): Rp750.000 per triwulan
Komponen Pendidikan:
Anak SD/sederajat: Rp225.000 per triwulan
Anak SMP/sederajat: Rp375.000 per triwulan
Anak SMA/sederajat: Rp500.000 per triwulan
Komponen Kesejahteraan Sosial (penyandang disabilitas berat dan lanjut usia 70 tahun ke atas): Rp600.000 per triwulan
Cara Cek Penerima dan Saldo PKH
Untuk mengetahui apakah Anda termasuk KPM PKH tahap 2 tahun 2025, Anda bisa melakukan pengecekan melalui situs resmi Kemensos di alamat:
https://cekbansos.kemensos.go.id/
Langkah-langkah cek bansos PKH:
Masukkan data wilayah (Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, Desa/Kelurahan).
Masukkan nama penerima sesuai KTP.
Masukkan captcha atau kode huruf yang tertera.
Klik “Cari Data” untuk melihat status penerima.
Selain melalui situs tersebut, KPM yang menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank BNI atau bank penyalur lain bisa mengecek saldo secara berkala melalui aplikasi m-banking agar lebih mudah dan menghindari biaya transportasi.
Informasi Tambahan Mengenai Bansos Lainnya Tahun 2025
Selain PKH dan BPNT, pemerintah juga akan menyalurkan beberapa bantuan sosial tambahan lainnya, seperti:
Diskon Listrik 50% untuk pelanggan meteran listrik prabayar dan pascabayar mulai 1 Juni 2025.
Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi pekerja dengan gaji di bawah Rp3,5 juta, dengan nominal bantuan yang masih menunggu pengumuman resmi.
Bantuan Beras 10 Kg yang akan disalurkan untuk periode Juni dan Juli 2025, total 20 kg beras untuk KPM.
Penutup
Pencairan bansos PKH tahap 2 tahun 2025 sudah mulai berjalan secara bertahap. Meski begitu, masyarakat diharapkan sabar karena proses pencairan dan penyaluran bantuan sosial masih berlangsung di berbagai wilayah Indonesia. Pastikan terus memantau status pencairan melalui aplikasi resmi dan perbankan masing-masing agar tidak ketinggalan informasi.
















