PKH Tahap Akhir 2025 Mulai Disalurkan? Begini Cara Ceknya!
PKH Tahap Akhir 2025 Mulai Disalurkan? Begini Cara Ceknya. Pencairan akhir Program Keluarga Harapan (PKH) untuk tahun 2025 direncanakan berlangsung antara Oktober hingga Desember bagi 14 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
Warga dapat memeriksa status keanggotaan mereka secara mandiri melalui ponsel dengan mengunjungi situs resmi Kementerian Sosial.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan bahwa distribusi bantuan sosial reguler pada triwulan IV 2025 akan segera dimulai minggu ini.
Bantuan sosial reguler terdiri dari dua jenis program, yaitu PKH dan bantuan pangan non-tunai (BPNT) atau sembako, yang akan menjangkau lebih dari 18,2 juta KPM secara keseluruhan.
“Insyaallah dalam minggu ini, kami juga akan menambah lagi 14 juta,” ungkap Mensos saat ditanya oleh wartawan setelah acara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 di Museum Bank Indonesia, Jakarta, pada Selasa (28/10/2025) yang dilansir dari Antara.
Jadwal Pencairan PKH 2025
Anggaran untuk bantuan sosial PKH ditetapkan dalam jangka waktu satu tahun, tetapi pencairan dilakukan secara bertahap setiap triwulan atau setiap tiga bulan. Oleh karena itu, terdapat empat jadwal pencairan PKH dalam satu tahun.
Berikut adalah jadwal pencairan bantuan sosial PKH untuk tahun 2025:
Tahap 1: Januari-Maret
Tahap 2: April-Juni
Tahap 3: Juli-September
Tahap 4: Oktober-Desember
Saat memasuki triwulan terakhir 2025, distribusi bantuan sosial PKH melangkah ke tahap akhir. Pencairan dana akan berlangsung dari Oktober hingga Desember 2025.
Bantuan PKH ditujukan untuk keluarga yang mengalami kemiskinan dan kerentanan sebagai dukungan dalam meningkatkan kesejahteraan serta akses terhadap layanan pendidikan dan kesehatan.
Para penerimanya termasuk ibu hamil atau menyusui, anak-anak usia dini, pelajar dari SD hingga SMA, penyandang disabilitas berat, lansia, dan korban pelanggaran HAM berat. Besaran bantuan disesuaikan dengan kategori penerima serta kebutuhan masing-masing individu.
Dari situs Kementerian Sosial, berikut adalah rincian bantuan yang akan diterima PKH pada setiap tahap.
Rincian Bantuan Sosial Berdasarkan Komponen
Komponen Kesehatan
Ibu hamil: Rp750.000 per tahap (setiap 3 bulan)
Anak usia 0-6 tahun: Rp750.000 per tahap (setiap 3 bulan)
Komponen Pendidikan
SD/sederajat: Rp225.000 per tahap
SMP/sederajat: Rp375.000 per tahap
SMA/sederajat: Rp500.000 per tahap
Komponen Kesejahteraan Sosial
Penyandang disabilitas berat: Rp600.000 per tahap
Lansia (≥60 tahun): Rp600. 000 per tahap
BPNT/Sembako
Nilai bantuan: Rp200.000 per bulan
Cara Cek Bansos PKH Menggunakan HP
Warga dapat memeriksa status kepesertaan bantuan sosial PKH tahap 4 tahun 2025 secara mandiri menggunakan ponsel dengan langkah-langkah berikut:
- Akses situs cekbansos.kemensos.go.id melalui browser di ponsel
- Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, serta desa/kelurahan tempat tinggal
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Ketikkan kode captcha yang muncul di layar
- Klik “Cari Data” untuk melihat status kepesertaan dan jenis bantuan yang diterima
Jika nama terdaftar sebagai penerima, sistem akan memperlihatkan jenis bantuan yang seharusnya diterima. Akan tetapi, jika belum mendapatkan notifikasi pencairan, penerima diminta untuk bersabar karena proses masih berjalan secara bertahap.
Mensos menjelaskan bahwa proses validasi dan verifikasi rekening penerima dilakukan dengan kolaborasi antara Kementerian Sosial, Kementerian Keuangan, Badan Pusat Statistik (BPS), pemerintah daerah, serta mitra penyalur.
“Oleh karena itu, mohon bersabar jika ada yang belum menerima notifikasi,” ujarnya.
Sumber : https://www.kompas.tv/info-publik/626876/simak-jadwal-pencairan-pkh-tahap-akhir-2025-oktober-desember-cek-di-sini-pakai-hp

















