Begini Cara Daftar BSU Secara Mandiri
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi mengumumkan penyaluran Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 untuk membantu pekerja yang terdampak kondisi ekonomi.
Menjelang akhir tahun 2025, banyak pekerja mulai mencari informasi terbaru mengenai kelanjutan Bantuan Subsidi Upah (BSU) Rp600.000. Wajar saja, bantuan ini sebelumnya sangat membantu meringankan beban para pekerja berpenghasilan rendah di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.
Pada 2025, BSU kembali digulirkan dengan nilai bantuan yang lebih besar, yaitu total Rp600.000 untuk dua bulan. Oleh karena itu, penting bagi pekerja untuk memahami mekanisme cara daftar BSU agar hak penerimaan bantuan tidak terlewat.
Baca Juga : Ternyata Ini Syarat Dan Kriteria Penerima BSU, Cek Apakah Kamu Termasuk?
Apa Itu Program BSU Kemnaker 2025?
BSU (Bantuan Subsidi Upah) adalah program bantuan tunai dari pemerintah yang diberikan kepada pekerja formal dan informal yang terdampak kondisi ekonomi, khususnya mereka dengan upah di bawah batas tertentu.
Apakah BSU Rp600.000 Akan Cair Lagi? Ini Situasinya
Hingga November 2025, pemerintah masih belum mengeluarkan keputusan akhir terkait pencairan BSU lanjutan. Beberapa pejabat hanya menyampaikan bahwa program bantuan pekerja masih dievaluasi.
Ini berarti kamu perlu bersiap dengan dua kemungkinan: bantuan dilanjutkan jika kondisi fiskal memungkinkan, atau justru dihentikan sementara seperti beberapa program lain.
Meskipun belum pasti, kamu bisa tetap memantau perkembangan melalui situs resmi Kemnaker maupun BPJS Ketenagakerjaan.
Jika nantinya BSU diaktifkan kembali, biasanya proses penyalurannya dilakukan secara bertahap melalui bank-bank pemerintah dan PT Pos Indonesia. Karena itu, kamu tidak perlu percaya pada pesan broadcast atau link tak resmi yang menjanjikan pencairan cepat.
Manfaat BSU Kemnaker 2025
Program BSU Kemnaker 2025 memberikan berbagai manfaat bagi pekerja, antara lain:
- Meringankan Beban Hidup
Dana BSU dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti makanan, transportasi, dan kebutuhan keluarga. - Menjaga Daya Beli Pekerja
BSU membantu pekerja memenuhi kebutuhan dasar tanpa mengurangi kualitas hidup. - Transparansi dan Akurasi Data
Dengan sistem berbasis NIK KTP dan BPJS Ketenagakerjaan, BSU Kemnaker 2025 memastikan bantuan tepat sasaran. - Peningkatan Kesejahteraan Pekerja
Program ini secara langsung meningkatkan kesejahteraan sosial pekerja dan keluarganya.
Cara Cek Status Program BSU 2025 Secara Mandiri
1. Lewat Website Resmi Kemnaker
Kamu bisa langsung masuk ke bsu.kemnaker.go.id.
Ikuti langkah berikut:
- Masukkan NIK, nama lengkap, dan data lain yang diminta.
- Pastikan email dan nomor HP aktif karena data tersebut digunakan untuk verifikasi.
- Setelah itu klik Cek Status.
Jika kamu terdaftar sebagai penerima program BSU 2025, sistem akan memberikan notifikasi lengkap beserta informasi bank penyalur.
2. Lewat Aplikasi JMO
Aplikasi JMO menjadi cara paling praktis bagi kamu yang ingin mengecek bantuan.
Langkahnya:
- Unduh aplikasi JMO dari Play Store atau App Store.
- Login menggunakan NIK dan data BPJS Ketenagakerjaan.
- Pilih menu BSU dan kamu akan melihat apakah nama kamu masuk sebagai penerima bantuan.
Cara Daftar Bansos Kemensos 2025 Lewat Aplikasi
Digitalisasi layanan bansos terus ditingkatkan. Selain aplikasi Cek Bansos, Kemensos juga mengembangkan platform baru yang sedang diuji coba di beberapa wilayah untuk mendaftar program BSU 2025.
Langkah daftar bansos melalui aplikasi:
- Unduh aplikasi resmi Kemensos (Cek Bansos).
- Buat akun menggunakan data KTP dan lakukan verifikasi email.
- Unggah dokumen pendukung: foto KTP, KK, dan swafoto verifikasi.
- Masuk ke menu Usulan Baru.
- Masukkan data seluruh anggota keluarga.
- Pilih jenis bantuan yang ingin diajukan (PKH, BPNT, dll.).
- Kirim pengajuan dan pantau status melalui fitur pelacakan.
Aplikasi akan memberikan notifikasi otomatis terkait status verifikasi, kelengkapan data, hingga hasil persetujuan.
Cara Daftar Bansos Kemensos 2025 Secara Offline
Bagi warga yang tinggal di daerah dengan akses internet terbatas, pendaftaran tetap bisa dilakukan secara manual.
Langkah pendaftaran offline:
- Datang ke kantor desa atau kelurahan sesuai domisili.
- Serahkan fotokopi KTP, KK, dan dokumen pendukung lainnya.
- Ikuti proses musyawarah kelurahan (muskel) untuk menentukan kelayakan.
- Menunggu verifikasi lapangan dari petugas Kemensos.
Meskipun lebih memakan waktu, jalur offline tetap resmi dan mudah diikuti di berbagai daerah.

















