Rekayasa Lalu Lintas Medan yang Diprakarsai Oleh HUT Dekranas
Medan- Pemerintah Kota Medan melakukan rekayasa lalu lintas di jalanan kota Medan. Diantaranya Lapangan Benteng, Kota Medan, dan sekitar. Hal ini dilakukan karena adanya peringatan HUT Dewan Kerajinan Nasional (Dekernas) yang ke-43 dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-51. Rekayasa ini dilaksanakan sejak 16 mei hingga 8 hari kedepan.
Pemkot Medan telah mengkonfirmasi adanya rekayasa ini. Terlihat dari postingan instagram Dinas Perhubungan Kota Medan pada hari Selasa (16/5). Pada unggahan tersebut terlihat jelas penutupan jalan yang dilakukan oleh Pemkot Medan.
Pengendara yang ingin melintasi jalan tersebut sangat disarankan untuk mengambil jalan alternatif lain. Seperti Jalan Kapten Maulana Lubis, Jalan Kejaksaan, dan Jalan Candi Mendut.
Dalam postingan mereka tidak dijelaskan berapa lama penutupan dilakukan, namun yang jelas penutupan jalan dilakukan dengan status tentatif.
Selain itu Pemkot Medan juga meminta para pengendara tertib dalam mengikuti arahan yang ada.
“Kami imbau kepada pengendara agar tetap tertib dalam berlalu lintas, patuhi rambu lalu lintas yang ada, ikuti arahan dari personel yang bertugas,” tertulis dalam unggahan itu.
Selain itu Pemkot Medan juga menyatakan bahwa adanya penutupan jalan di area Masjid Raya pada tanggal 16-19 Mei. Hal ini dikarenakan adanya pagelaran acara Melayu Serumpun.
Tak lupa juga Pemkot Medan juga menutup U-turn yang ada pada traffic-ligh Istana Maimoon.
“Layout rekayasa arus lalu lintas pelaksanaan kegiatan Melayu Serumpun pada tanggal 16-19 Mei 2023 di Kota Medan,” tertulis dalam unggahan.
Kembali lagi Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan membenarkan adanya penutupan Jalan tersebut.
“Iya untuk menyukseskan kegiatan tersebut, sehingga penting dilakukan rekayasa arus lalu lintas,” ujarnya
Tak hanya itu saja beliau juga meminta maaf penutupan atau rekayasa Jalan yang terjadi guna mensukseskan acra-acara tersebut.
“Nanti petugas akan disebar di setiap simpang untuk membantu pengendara,” tutupnya.
















