Resmi Dibuka Besok, 1.300 Peluang Magang untuk Lulusan Baru Tersedia
Resmi Dibuka Besok, 1.300 Peluang Magang untuk Lulusan Baru Tersedia. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mengungkapkan bahwa sudah terdapat 451 perusahaan yang terdaftar untuk menjalankan program magang bagi lulusan baru, dengan total 1.300 posisi magang yang tersedia. Data ini diperoleh hingga hari Minggu (5/9/2025).
“Sejumlah besar perusahaan swasta dan BUMN sangat antusias terhadap program pemagangan nasional yang akan dimulai pada 15 Oktober 2025,” ujar Sekretaris Jenderal Kemenaker, Cris Kuntadi, dalam pernyataan resminya yang dikutip pada Senin (6/10/2025).
“Dua minggu sebelum peluncurannya, sudah ada 451 perusahaan yang mengajukan diri sebagai penyelenggara pemagangan untuk 1.300 posisi yang tersedia dan lebih dari 6.000 calon pemagang,” jelasnya.
Sebagai informasi, pendaftaran untuk magang bagi lulusan baru akan dibuka mulai Selasa (7/10/2025) atau besok, dan akan ditutup pada 12 Oktober 2025.
Menurut Cris, 451 perusahaan yang mendaftar tersebut akan menjalin kerja sama antara perguruan tinggi dan sektor usaha. Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Kemenaker, ada beberapa perusahaan BUMN dan swasta yang menawarkan kesempatan magang, antara lain:
Bank BNI (Persero), BTPN Syariah, BTN, Pertamina Power Indonesia, Pertamina Patra Niaga, Semen Gresik, KAI, Jasa Marga, Toyota Indonesia, Wika, Persero Batam, Sanken, INKA, Mustika Ratu, Agrinas Pangan Nusantara, DetikNetwork, Garudafood, Groserindo, dan masih banyak lainnya.
Kemenaker mendorong calon peserta magang untuk secara rutin memeriksa informasi melalui situs resmi maganghub.kemnaker.go.id.
Kuota tahap pertama untuk 20 ribu lulusan baru, Cris Kuntadi melanjutkan, pada tahap pertama (batch I) kegiatan magang akan dibuka dengan kuota 20.000 lulusan baru dari perguruan tinggi.
Peserta akan menjalani program magang nasional selama enam bulan yang dimulai dari 15 Oktober 2025 hingga 15 April 2026.
Cris menyatakan bahwa kuota magang akan bertambah jika minat mahasiswa lulusan baru semakin tinggi.
Fasilitas yang diperoleh peserta magang
Cris menyampaikan, peserta yang berhasil dalam program magang nasional untuk lulusan baru akan mendapatkan fasilitas berupa uang saku (setara dengan upah minimum) yang dibayarkan oleh pemerintah dan disalurkan langsung ke peserta melalui Bank Himbara.
Selain itu, peserta juga akan mendapatkan jaminan sosial berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JM) yang ditanggung oleh pemerintah. Fasilitas lain yang diberikan adalah adanya mentor dari perusahaan.
“Tanggung jawab perusahaan adalah memberikan laporan kemajuan pemagangan setiap bulan kepada Kemenaker,” tambah Cris Kuntadi.
Pendaftaran magang dibuka 7 Oktober. Sementara itu, Kepala Barenbang Kemnaker, Anwar Sanusi, menjelaskan bahwa pendaftaran perusahaan penyelenggara pemagangan serta jumlah posisi lowongan akan berlangsung pada 1-7 Oktober 2025. Pendaftaran bagi peserta akan dibuka pada 7-12 Oktober 2025.
Setelah itu, pada 13-14 Oktober 2025, akan diadakan seleksi oleh perusahaan dan pengumuman peserta akan dilakukan oleh Kemenaker.
“Bagian terakhir adalah pelaksanaan pemagangan yang dimulai dari 15 Oktober 2025 dan berakhir pada 15 April 2026,” kata Anwar.
Anwar Sanusi juga menjelaskan bahwa proses pendaftaran dan pengelolaan program magang dapat dilakukan melalui akun SIAPKerja di maganghub.kemnaker.go.id.
Data calon peserta magang yang memenuhi syarat akan dicocokkan dengan data dari Kementerian Diktisaintek. Bantuan dapat diakses melalui situs maganghub.kemnaker.go.id.
“Pemerintah akan terus melakukan sosialisasi secara aktif kepada dunia usaha/industri untuk mendorong mereka dalam mengisi data tentang kebutuhan tenaga kerja di platform SIAPKerja yang dikelola oleh Kemenaker. Kampanye ini sudah dilakukan bersama Kadin, Apindo, Kawasan Ekonomi Khusus, dan BUMN,” ujarnya.
Sumber : https://money.kompas.com/read/2025/10/06/060549326/pendaftaran-dimulai-besok-ada-1300-posisi-yang-bisa-dipilih-untuk-magang-fresh

















