Rincian Bantuan Pascabencana untuk Sumut dari Kemensos 2025
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyiapkan skema dukungan bagi warga terdampak bencana alam. Khusus bagi Anda yang berada di wilayah Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat, kabar ini tentu sangat krusial.
Program Bantuan Pascabencana untuk Sumut dari Kemensos bertujuan untuk memulihkan kondisi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara bertahap.
Jenis dan Nominal Bantuan Pascabencana untuk Sumut dari Kemensos
Pemerintah menyalurkan bantuan ini dalam beberapa kategori agar tepat sasaran. Selain itu, nominal yang diberikan sudah melalui tahap penyesuaian kebutuhan hidup saat ini. Berikut adalah rinciannya:
Isian Perabot Rumah
Bagi keluarga yang harus pindah ke hunian tetap (huntap) atau hunian sementara (huntara), pemerintah memberikan dana bantuan sebesar Rp3 juta per keluarga. Dana ini dapat Anda gunakan untuk membeli keperluan dasar rumah tangga yang hilang atau rusak.
Dukungan Pemberdayaan Ekonomi
Kemensos memahami bahwa bencana seringkali menghentikan mata pencaharian warga. Oleh karena itu, terdapat bantuan modal usaha sebesar Rp5 juta per keluarga. Dengan dana ini, masyarakat diharapkan bisa kembali produktif dan mandiri secara ekonomi.
Jaminan Hidup Sementara (Jadup)
Program Bantuan Pascabencana untuk Sumut dari Kemensos juga mencakup Jaminan Hidup (Jadup). Pemerintah memberikan bantuan ini selama masa pemulihan di hunian sementara.
Sebagai informasi, ada penyesuaian harga dibandingkan standar tahun 2020 yang hanya Rp10.000 per orang per hari. Saat ini, pemerintah menaikkan nilai Jadup untuk memenuhi standar hidup layak di tahun 2025.
Besaran Santunan untuk Korban Bencana di Sumut
Selain bantuan fisik dan modal, Kemensos memberikan santunan tunai kepada individu yang terdampak secara langsung. Proses pemberian Bantuan Pascabencana untuk Sumut dari Kemensos ini melibatkan verifikasi ketat dari pemerintah daerah.
- Korban Meninggal Dunia menerima santunan sebesar Rp15 juta per orang.
- Korban Luka Berat yang mengalami cedera serius akan mendapatkan bantuan sebesar Rp5 juta per orang.
Namun, Anda perlu mencatat bahwa seluruh penyaluran dana dilakukan secara bertahap. Hal ini merujuk pada hasil asesmen lapangan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) dan BNPB. Oleh karena itu, pastikan data keluarga Anda sudah terdata dengan benar di kelurahan atau kecamatan setempat.
Penyaluran Dilakukan Secara Bertahap
Pemerintah harus memastikan bahwa Bantuan Pascabencana untuk Sumut dari Kemensos sampai ke tangan yang benar. Di sisi lain, proses administrasi dan validasi data memerlukan waktu agar tidak terjadi tumpang tindih.
Menteri Sosial dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM) menekankan pentingnya akurasi data. Misalnya, bantuan perabot hanya diberikan kepada mereka yang benar-benar menempati hunian baru. Selain itu, kolaborasi antara Kemensos dan BNPB menjadi kunci agar pemulihan pascabencana berjalan lebih cepat.
Jika terdampak, segera hubungi dinas sosial setempat untuk menanyakan status bantuan Anda. Pastikan memiliki dokumen pendukung seperti KTP atau Kartu Keluarga untuk memperlancar proses pengecekan Bantuan Pascabencana untuk Sumut dari Kemensos.
















