Rp100 Triliun untuk Bansos! Mensos Sebut Ini yang Pertama dalam Sejarah
Rp100 Triliun untuk Bansos! Mensos Sebut Ini yang Pertama dalam Sejarah. Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkapkan bahwa anggaran untuk bantuan sosial mencapai Rp 100 triliun. Menteri yang akrab disapa Gus Ipul ini menyebutkan bahwa jumlah anggaran ini merupakan yang terbesar dalam sejarah.
Berkat program stimulus yang ada, pada kuartal IV 2025, Kementerian Sosial memperoleh tambahan anggaran sekitar Rp 30 triliun. Dengan tambahan tersebut, total anggaran untuk bantuan sosial menjadi Rp 100 triliun.
“Saya rasa ini adalah yang pertama kalinya dalam sejarah bahwa bantuan sosial mencapai Rp 100 triliun,” ungkap Gus Ipul di Kantor Pos Indonesia Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (17/10/2025).
Gus Ipul juga menambahkan bahwa bantuan sosial diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat, terutama bagi mereka yang termasuk dalam kelompok ekonomi terendah.
Baca Juga: 2 Cara Mudah Cek Bansos PKH Tahap 4 2025 via HP
Ia juga mengingatkan para penerima bantuan untuk menggunakan dana tunai yang diberikan pemerintah dengan bijak, hanya untuk membeli kebutuhan pokok.
Harapannya adalah agar bantuan ini tidak disalahgunakan untuk keperluan lainnya, seperti membeli pulsa, atau bahkan untuk berjudi online.
“Diharapkan ini dapat memperkuat daya beli masyarakat. Oleh karena itu, kami ingin memastikan bahwa bantuan ini digunakan sesuai dengan tujuannya. Jangan sampai digunakan untuk hal-hal menyimpang seperti judi dan kepentingan lain,” tegas Gus Ipul.
“Kami mengingatkan kepada masyarakat yang menerima bantuan ini agar benar-benar memanfaatkannya untuk membeli bahan pokok dan kebutuhan dasar. Jangan sampai digunakan untuk hal yang tidak sesuai, apalagi untuk judi online atau membeli barang-barang lain seperti pulsa. Prioritasnya adalah untuk kebutuhan dasar mereka,” tambah Gus Ipul.
Follow Instagram Medanaktual: https://www.instagram.com/medan.aktual/
Sumber : https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8166042/mensos-pertama-kali-dalam-sejarah-pemberian-bansos-sampai-rp-100-triliun















