Tanjung Balai – Menyikapi banyaknya penyampaian keluhan yang dilakukan oleh beberapa gerakan kepemudaan beberapa waktu lalu diantaranya Komite Masyarakat Peduli Nusantara, DPP. GPK-RI, dan Aktivist Nelayan Jayantara Indonesia, tentang bobroknya sistem manajment dan mutu produksi air PDAM Tirta Kualo Tanjungbalai.
Syafrizal Manurung SH Minggu (4/11), mengatakan pada media ini,” Tidak ada perubahan yang berarti seperti yang dijanjikan oleh direktur utama PDAM Tirto Kualo yang baru saja dilantik saudari Ruri Prihatini Lubis, sudah 100 hari beliau bekerja seperti janji yang diucapkannya saat menerima aksi unjuk rasa kami beberapa bulan lalu,” katanya.
Tambah Syafrizal lagi “Kami tetap memantau kinerja beliau dari permasalahan-permasalahan yang kami sampaikan tidak ada perubahan signifikan yang dilakukan, oknum pegawai PDAM yang terindikasi menggunakan ijazah palsu sampai saat ini tidak ada kejelasan,” bebernya.
“Manajement keuangan yang tidak becus tetap terjadi berdasarkan bukti-bukti yang kami dapatkan, kwalitas dan kwantitas air yang tidak baik masih terjadi dimana-mana. serta menduga saudari Ruri Prihatini Lubis hanya terkesan ingin menggerogoti keuangan PDAM Tirta Kualo yang sudah koleps,” Jelasnya
Harapnya “Atas dasar-dasar tersebut kami mendesak kepada saudari Ruri Prihatini Lubis segera mengundurkan diri sebelum masyarakat semakin tidak percaya atas PDAM Tirta Kualo,” Tegas Aktivis ini mengakhiri.(Surya)















