Sasaran Penerima dan Rincian Bansos IPKP Juli Tahun 2025
Pemerintah melalui Kementerian Sosial kembali menyalurkan bantuan sosial Inisiatif Penguatan Ketahanan Pangan (IPKP) pada bulan Juli 2025. Program ini ditujukan untuk membantu kelompok masyarakat yang rentan secara ekonomi dalam memenuhi kebutuhan pangan pokok. IPKP merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama di tengah fluktuasi harga bahan pokok yang masih terjadi di sejumlah wilayah.
Bantuan sosial IPKP Juli 2025 disalurkan kepada kelompok penerima manfaat yang telah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Masyarakat yang termasuk dalam kriteria penerima akan mendapatkan bantuan dalam bentuk paket sembako dan dana tunai dengan nominal tertentu. Artikel ini akan mengulas siapa saja yang berhak menerima bansos IPKP, bagaimana mekanisme penyalurannya, serta besaran manfaat yang diterima.
Sasaran Penerima Bansos IPKP
Program ini menyasar rumah tangga miskin dan rentan yang mengalami penurunan daya beli, dengan tujuan utama memperkuat konsumsi pangan rumah tangga serta menekan potensi kerawanan gizi. Bantuan diberikan dalam bentuk paket bahan pokok, bukan uang tunai, untuk memastikan bahwa penerima benar-benar mendapatkan manfaat langsung berupa kebutuhan sehari-hari.
Rincian Bantuan IPKP Juli 2025
Setiap KPM akan menerima satu paket berisi enam jenis bahan pangan utama, yaitu:
2 botol minyak goreng: kebutuhan dasar untuk memasak.
2 kaleng kornet sapi: sumber protein hewani yang praktis dan tahan lama.
4 kaleng sarden: mengandung nutrisi penting dan mudah disajikan.
2 bungkus garam: pelengkap kebutuhan dapur rumah tangga.
2 bungkus bihun jagung: alternatif karbohidrat dengan kandungan serat.
2 bungkus kacang hijau: sumber protein nabati yang bermanfaat bagi kesehatan keluarga.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan asupan gizi sekaligus menekan pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan pokok.
Jumlah Penerima dan Jalur Distribusi
Sekitar 22 juta keluarga ditargetkan sebagai penerima program bansos IPKP pada tahap penyaluran Juli 2025. Proses distribusi dilakukan melalui dua jalur utama:
Perangkat Desa/Kelurahan
Penyaluran dilakukan secara langsung melalui aparatur desa berdasarkan hasil musyawarah yang mengacu pada data kemiskinan lokal.
PT Pos Indonesia
Digunakan sebagai mitra distribusi di wilayah perkotaan atau daerah dengan jangkauan distribusi luas.


















Kalau melalui pejabat desa.sulit bagikami yang bukan keluarganya.untuk bisa mendapatkannya.padahal banyak yang lebi miskin tapi yang berkecukupan yang mendapatkan bantuan.asalkan Masi keluarga pejabat desa.terutama Rt.Rw.dan kepala desa.