Sejarah Becak Siantar: Dari Kendaraan Perang Jadi Ikon Wisata Indonesia
Banyak orang mengenal Becak Siantar hanya sebagai transportasi unik dari Sumatera Utara. Namun, tidak semua orang memahami Sejarah Becak Siantar yang sarat nilai perjuangan, kreativitas, dan budaya. Dibawah ini penjelasan asal usul becak motor BSA, keunikannya, hingga alasannya menjadi ikon wisata Indonesia. Selain itu, pembahasan dibuat mudah dipahami untuk pembaca pemula.
Asal Usul dan Sejarah Becak Siantar
Sejarah Becak Siantar berawal dari masa Perang Dunia II, sekitar tahun 1948. Saat itu, tentara Sekutu membawa masuk ribuan motor militer BSA (Birmingham Small Arms) ke Pematang Siantar, Sumatera Utara. Motor seperti tipe M20 (500 cc) dan B31 (350 cc) terkenal kuat, cocok untuk medan berbukit di wilayah tersebut.
Setelah perang berakhir, banyak motor BSA ditinggalkan atau dijual murah. Warga Siantar memanfaatkan peluang ini. Mereka memodifikasi motor BSA dengan menambahkan sespan atau bak penumpang di samping motor menggunakan kayu dan plat besi. Kreativitas inilah yang menjadi awal mula Sejarah Becak Siantar sebagai transportasi khas kota itu.
Pada tahun 1970-an, becak BSA menjadi moda transportasi favorit masyarakat. Selain irit dan kuat, suku cadangnya mudah diperbaiki meskipun pabrik BSA tutup pada 1973. Masa ini disebut sebagai puncak kejayaan dalam Sejarah Becak Siantar.
Namun, seiring perkembangan zaman dan hadirnya kendaraan modern serta ojek online, jumlah becak BSA menurun. Meski begitu, nilai historisnya justru meningkat. Kini, becak BSA menjadi ikon wisata legendaris yang diburu turis untuk merasakan sensasi menaiki “becak tempur”.
Puncak penghargaan terhadap Sejarah Becak Siantar terjadi pada November 2025, saat Becak Siantar resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia. Status ini memastikan kisahnya terus hidup sebagai kebanggaan budaya Indonesia.
Keunikan Becak Siantar yang Membuatnya Ikonik
Keunikan desain dan sejarah membuat Becak Siantar berbeda dari becak lain di Indonesia. Beberapa ciri khas tersebut menjadi bagian penting dari Sejarah Becak Siantar.
Berikut ciri khasnya:
Mesin Motor BSA Inggris
Suara mesinnya keras, berat, namun khas. Di sisi lain, suara mesin inilah yang menjadi daya tarik wisatawan karena berbeda dari kendaraan modern.
Letak Penumpang di Samping Pengemudi
Berbeda dari becak kayuh di Pulau Jawa, tempat duduk penumpang berada di sisi kanan motor. Hal ini menambah daya tarik dalam Sejarah Becak Siantar karena mencerminkan inovasi zaman dulu.
Desain Kuat dan Elegan
Sespan dibuat dari kayu dan dilapisi besi. Cat warna-warni dan ukiran menambah nilai seni serta memperkuat Sejarah Becak Siantar sebagai bukti kreativitas masyarakat.
- Selain itu, desain ini juga disesuaikan dengan kontur Kota Siantar yang berbukit.
Saat ini, Becak Siantar bukan hanya transportasi, tetapi juga daya tarik wisata unik. Banyak wisatawan mengunjungi Siantar untuk merasakan pengalaman menaiki becak motor antik ini. Hal tersebut membuktikan bahwa Sejarah Becak Siantar berhasil menarik perhatian nasional.
















