Sopir Diduga Mabuk Tabrak Motor dan Mobil di Medan, Dua Orang Terluka
Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Kapten Pattimura, Kecamatan Medan Baru, pada Minggu (8/6/2025) sore. Peristiwa ini diduga dipicu oleh seorang pengemudi mobil mewah Mercedes-Benz yang dalam kondisi tidak sadar akibat pengaruh alkohol.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Medan, AKBP I Made Parwita, menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Mobil Mercedes-Benz berwarna putih dengan nomor polisi B 2400 UBV diketahui melaju dari arah Jalan Jamin Ginting dan tiba-tiba menabrak dua kendaraan di depannya, yaitu mobil Daihatsu Xenia dan sepeda motor Honda Supra.
“Kendaraan Xenia awalnya melaju ke arah Jalan Sudirman, disusul oleh sepeda motor yang membawa dua orang. Tiba-tiba, dari belakang datang mobil Mercedes dan langsung menabrak keduanya,” ujar Made saat dikonfirmasi.
Akibat insiden ini, dua orang pengendara sepeda motor mengalami luka serius dan telah dibawa ke Rumah Sakit Columbia Asia Medan untuk mendapatkan penanganan medis. Kendaraan yang terlibat kini diamankan pihak kepolisian sebagai bagian dari penyelidikan.
Kronologi dari Saksi di Lokasi
Seorang warga bernama Roy, yang berada tidak jauh dari tempat kejadian, mengaku mendengar dua kali benturan keras yang disusul dengan suara orang berteriak. “Awalnya saya dengar suara keras dua kali. Setelah dicek, ternyata ada tabrakan. Salah satu korban wanita sempat tak sadarkan diri,” kata Roy.
Fernando, pengemudi ojek online yang berada di sekitar lokasi, turut menyaksikan kejadian tersebut. Ia melihat kedua korban tergeletak di tengah jalan usai tertabrak dari belakang oleh mobil Mercedes yang melaju kencang.
“Motornya rusak parah. Saya lihat perempuan yang dibonceng tidak sadarkan diri, lalu dibawa ke rumah sakit. Katanya sopir Mercy itu memang mabuk,” ujar Fernando.
Menurutnya, mobil Xenia sempat membanting setir dan berhenti di bahu jalan, sementara sepeda motor mengalami kerusakan berat di bagian bodi.
Kesaksian Pengemudi Xenia
Ade (71), sopir Daihatsu Xenia yang juga menjadi korban dalam peristiwa ini, menyampaikan bahwa ia tidak menyadari adanya bahaya sampai terdengar suara tabrakan dari belakang.
“Saya sedang mengemudi seperti biasa. Saat hendak belok, tiba-tiba ada suara keras dari belakang. Lalu saya banting setir karena terdengar benturan kedua. Mobil saya rusak parah,” tuturnya.
Ade mengatakan bahwa dirinya tidak mengalami luka, namun cukup terguncang secara psikologis. Ia juga menyaksikan langsung bagaimana salah satu korban perempuan tergeletak di jalan sebelum sadar dan mencoba membantu temannya yang terluka lebih parah.
Penanganan dan Pemeriksaan Lanjut
Polisi kini masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk dugaan kuat bahwa sopir Mercedes dalam keadaan mabuk saat mengemudi. Semua kendaraan yang terlibat telah diamankan di Polsek Medan Baru untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
“Faktor kelalaian dan pengaruh alkohol masih menjadi fokus pemeriksaan kami saat ini,” ujar AKBP I Made Parwita.

















