Senin, 2 Februari 2026
Medan Aktual
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
No Result
View All Result
Medan Aktual
No Result
View All Result
Home Artikel

Strategi Menemukan Isu dan Permasalahan Kuat dalam PKM-RSH

Riyan by Riyan
13 Januari 2026
in Artikel, Informasi, Pendidikan
0
Strategi Menemukan Isu dan Permasalahan Kuat dalam PKM-RSH

Strategi Menemukan Isu dan Permasalahan Kuat dalam PKM-RSH

189
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Strategi Menemukan Isu dan Permasalahan Kuat dalam PKM-RSH

Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) menuntut mahasiswa mampu membaca realitas sosial secara kritis dan sistematis. Keberhasilan proposal PKM-RSH sangat bergantung pada kekuatan isu dan permasalahan yang diangkat.

Ide yang terlihat sederhana dapat memiliki nilai tinggi jika mahasiswa mampu merumuskannya secara tajam, relevan, dan berbasis data.

Banyak proposal PKM-RSH gugur bukan karena metodologi yang lemah, tetapi karena permasalahan yang diangkat terlalu umum atau tidak memiliki urgensi yang jelas. Oleh sebab itu, mahasiswa perlu strategi khusus untuk menemukan isu yang benar-benar kuat dan layak diteliti.



Memahami Karakteristik PKM-RSH secara Menyeluruh

Langkah awal dalam menemukan isu yang tepat adalah memahami karakter PKM-RSH itu sendiri. Skema ini berfokus pada riset di bidang sosial dan humaniora, seperti pendidikan, budaya, ekonomi sosial, hukum, komunikasi, hingga kebijakan publik.

PKM-RSH tidak menuntut solusi instan, tetapi mengutamakan pemahaman mendalam terhadap fenomena sosial.

Permasalahan PKM-RSH harus bersifat faktual dan dapat dikaji secara ilmiah. Artinya, isu yang diangkat bukan sekadar opini pribadi, tetapi fenomena nyata yang dapat diamati, dianalisis, dan dipertanggungjawabkan secara akademik. Dengan memahami batasan ini, mahasiswa dapat menyaring ide sejak tahap awal.



Mengamati Fenomena Sosial di Sekitar dengan Perspektif Kritis

Isu kuat sering kali muncul dari lingkungan terdekat. Mahasiswa dapat mulai dengan mengamati kondisi sosial di kampus, masyarakat sekitar, atau ruang digital. Fenomena seperti perubahan perilaku generasi muda, dinamika media sosial, kesenjangan akses pendidikan, hingga konflik nilai budaya dapat menjadi sumber ide penelitian.

Pengamatan tersebut perlu diiringi dengan sikap kritis. Mahasiswa tidak cukup hanya melihat apa yang terjadi, tetapi juga perlu bertanya mengapa fenomena tersebut muncul dan siapa yang terdampak. Pertanyaan-pertanyaan kritis inilah yang membantu mengerucutkan isu menjadi permasalahan penelitian.

Selain itu, fenomena yang terlihat sepele sering kali menyimpan persoalan besar jika dikaji lebih dalam. Kepekaan terhadap detail menjadi modal penting dalam riset sosial humaniora.



Menelusuri Data Awal dan Referensi Terkait

Isu yang kuat selalu didukung oleh data awal. Mahasiswa perlu membiasakan diri membaca laporan, artikel ilmiah, berita kredibel, atau hasil survei resmi. Data ini membantu memastikan bahwa fenomena yang diamati benar-benar terjadi dan memiliki dampak nyata.

Penelusuran referensi juga membantu mahasiswa menghindari pengulangan topik. Dengan membaca penelitian terdahulu, mahasiswa dapat mengetahui celah riset yang belum banyak dibahas. Celah inilah yang menjadi dasar keterbaharuan penelitian dalam PKM-RSH.

Referensi yang baik tidak hanya memperkuat latar belakang masalah, tetapi juga membantu merumuskan fokus penelitian agar tidak melebar ke mana-mana.



Merumuskan Masalah secara Spesifik dan Terukur

Salah satu kesalahan umum dalam PKM-RSH adalah merumuskan masalah yang terlalu luas. Permasalahan yang baik harus spesifik, terarah, dan dapat diteliti dalam waktu yang tersedia. Mahasiswa perlu membatasi ruang lingkup penelitian agar analisis yang dilakukan lebih mendalam.

Merumuskan masalah dapat dimulai dengan mengubah isu umum menjadi pertanyaan penelitian yang jelas. Misalnya, daripada meneliti “pengaruh media sosial terhadap mahasiswa”, mahasiswa dapat mempersempitnya menjadi “pengaruh intensitas penggunaan media sosial terhadap pola komunikasi akademik mahasiswa”.

Permasalahan yang terukur memudahkan penyusunan metode penelitian dan analisis data. Hal ini juga menunjukkan bahwa mahasiswa memahami arah riset yang akan dilakukan.

Menyesuaikan Isu dengan Kapasitas Tim dan Metodologi

Isu yang menarik belum tentu cocok untuk semua tim. Mahasiswa perlu mempertimbangkan kapasitas tim, ketersediaan data, serta metode penelitian yang dikuasai. Permasalahan yang terlalu kompleks berisiko tidak terselesaikan secara optimal.

PKM-RSH menilai kesesuaian antara masalah, tujuan, dan metode. Oleh karena itu, isu yang dipilih harus memungkinkan untuk diteliti dengan pendekatan kualitatif, kuantitatif, atau metode campuran yang realistis. Kesesuaian ini menunjukkan bahwa proposal disusun secara matang dan tidak bersifat spekulatif.



Mengaitkan Isu dengan Dampak dan Kontribusi Ilmiah

Isu yang kuat tidak hanya menarik secara akademik, tetapi juga memiliki dampak sosial. Mahasiswa perlu menunjukkan mengapa penelitian tersebut penting dan siapa yang akan memperoleh manfaat dari hasil riset.

Kontribusi ilmiah dapat berupa pemetaan fenomena, penguatan teori, atau rekomendasi kebijakan berbasis temuan lapangan. Dengan menonjolkan dampak ini, proposal PKM-RSH akan terlihat lebih bernilai dan relevan.

Reviewer cenderung tertarik pada penelitian yang memiliki kejelasan manfaat, baik bagi pengembangan ilmu maupun bagi masyarakat.

Kesimpulan

Menemukan isu dan permasalahan kuat dalam PKM-RSH membutuhkan kepekaan, ketelitian, dan strategi yang tepat. Dengan memahami karakter PKM-RSH, mengamati fenomena sosial secara kritis, memperkuat ide dengan data, serta merumuskan masalah secara spesifik, mahasiswa dapat menghasilkan proposal riset yang berkualitas.

Isu yang kuat menjadi fondasi utama bagi penelitian yang bermakna dan berpeluang besar mendapatkan pendanaan.



Tags: isu PKM-RSHpermasalahan PKM-RSHPKM-RSHproposal PKM RSHriset sosial humaniorastrategi menentukan masalah PKMtopik PKM mahasiswa

Related Posts

Sering Disebut Hedon? Ini Makna dan Bahayanya
Artikel

Self Reward Tak Harus Mahal, Ini Cara Menghargai Diri Tanpa Bikin Kantong Jebol

2 Februari 2026
Sekolah Rakyat Deli Serdang Jadi Percontohan, Sasar Anak dari Keluarga Paling Rentan
Berita

Mensos Dorong Kemandirian KPM, Bansos Tak Boleh Jadi Ketergantungan

1 Februari 2026
Tinjau SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Dorong Pendidikan Inklusif Tanpa Diskriminasi
Berita

Tinjau SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Dorong Pendidikan Inklusif Tanpa Diskriminasi

1 Februari 2026
Kemensos Salurkan Santunan Korban Banjir, Gus Ipul Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Berita

Kemensos Salurkan Santunan Korban Banjir, Gus Ipul Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

1 Februari 2026
ChatGPT Kini Bisa Prediksi Usia demi Lindungi Anak
Artikel

Google Dorong Transformasi Search dengan Gemini 3, Tantang Dominasi ChatGPT

30 Januari 2026
Jangan Tertipu! Dishub Medan Bongkar Ciri Karcis dan Bet Asli Jukir Resmi
Berita

Dishub Medan Jelaskan Cara Membedakan Karcis Parkir Asli dan Palsu

30 Januari 2026
Next Post
PKM-RE: Panduan Lengkap Riset Eksakta bagi Mahasiswa

PKM-RE: Panduan Lengkap Riset Eksakta bagi Mahasiswa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Cara Daftar Kartu Keluarga Sejahtera (KKS): Panduan Mendapatkan Bansos

Cara Daftar Kartu Keluarga Sejahtera (KKS): Panduan Mendapatkan Bansos

9 Juli 2025
BSU 2025 Kembali Disalurkan Pemerintah, Begini Prosedur dan Syarat Lengkapnya

BSU 2025 Kembali Disalurkan Pemerintah, Begini Prosedur dan Syarat Lengkapnya

21 Juli 2025
Cara Cek Penerima PIP 2025 Lewat HP: Mudah dan Cepat! Simak Panduan Lengkapnya di Sini

Cara Cek Penerima PIP 2025 Lewat HP: Mudah dan Cepat! Simak Panduan Lengkapnya di Sini

10 Juli 2025
Cara Cek Penerima Bantuan PIP, PKH, dan KIS

Cara Cek Penerima Bantuan PIP, PKH, dan KIS

9 Juli 2025
Cara Cepat Cek Bantuan PIP Lewat HP: NISN, Tanggal Lahir, dan Nama Siswa

Cara Cepat Cek Bantuan PIP Lewat HP: NISN, Tanggal Lahir, dan Nama Siswa

30 Juli 2025

EDITOR'S PICK

Ingin Dapat Bansos PKH dan BPNT 2026? Pastikan Data Masuk Desil Ini!

Ingin Dapat Bansos PKH dan BPNT 2026? Pastikan Data Masuk Desil Ini!

1 Januari 2026
Empat Penganiaya Anggota Polisi Diringkus

Empat Penganiaya Anggota Polisi Diringkus

29 Juni 2019
Cara Cek PIP November 2025: Syarat, Penerima Prioritas, dan Nominal Bantuan

Cara Cek PIP November 2025: Syarat, Penerima Prioritas, dan Nominal Bantuan

5 November 2025
Bantuan PKH Dan BPNT Memiliki Perbedaan? Simak Infonya

Inilah Perbedaan Bansos PKH Dan BPNT Yang Perlu Kamu Ketahui

1 Desember 2025

Redaksi Medanaktual.com
Jl. Gunung Mahameru No 3 Lantai 2
Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur
Medan, Sumatera Utara, Indonesia

Email : medanaktual.com@gmail.com

© 2025 Medanaktual.com

  • Berita
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.