Struktur Teks Eksplanasi: Pengertian dan Contohnya
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menemui berbagai peristiwa yang membutuhkan penjelasan agar lebih mudah dipahami. Mulai dari fenomena alam, proses kerja suatu sistem, hingga kejadian sosial di sekitar kita. Untuk menjelaskan hal-hal tersebut dengan runtut dan mudah diikuti, penulis biasanya menggunakan teks eksplanasi. Jenis teks ini membantu pembaca memahami sebuah fenomena secara terstruktur. Oleh karena itu, penting bagi pelajar maupun penulis konten untuk mengetahui struktur teks eksplanasi dan cara menyusunnya.
Pengertian Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi adalah tulisan yang berfungsi menjelaskan proses terjadinya suatu peristiwa atau fenomena secara logis. Penulis biasanya menyajikan informasi secara runtut agar pembaca bisa mengikuti alurnya tanpa kebingungan. Selain itu, teks ini juga menekankan hubungan sebab-akibat sehingga pembaca mengetahui mengapa suatu peristiwa dapat terjadi. Dengan kata lain, teks eksplanasi berperan menyampaikan informasi secara jelas, sistematis, dan mudah dipahami.
Struktur Teks Eksplanasi
Agar penjelasan berjalan teratur, teks eksplanasi memiliki struktur baku. Struktur ini membantu penulis menyusun informasi langkah demi langkah.
Pendahuluan (Orientasi)
Bagian pendahuluan berfungsi memperkenalkan topik yang akan dibahas. Di bagian ini, penulis biasanya menyampaikan gambaran umum mengenai fenomena yang akan dijelaskan. Dengan memberikan konteks sejak awal, pembaca dapat langsung memahami arah pembahasan.
Deret Penjelas (Isi Eksplanasi)
Setelah memperkenalkan topik, penulis masuk ke bagian inti. Pada bagian ini, penulis menjelaskan proses, urutan, atau hubungan sebab-akibat secara rinci. Informasi yang disajikan harus logis, berurutan, dan saling berkaitan. Selain itu, penggunaan kata transisi seperti setelah itu, selanjutnya, atau kemudian membuat alur penjelasan semakin mudah diikuti.
Contoh atau Ilustrasi
Untuk memperjelas penjelasan, penulis dapat menambahkan ilustrasi atau contoh nyata. Bagian ini membantu pembaca membayangkan proses yang dijelaskan. Kehadiran contoh juga membuat teks terasa lebih hidup dan tidak membosankan.
Kesimpulan
Bagian ini merangkum inti penjelasan. Penulis biasanya menegaskan kembali poin penting atau memberikan penekanan mengenai hal yang seharusnya dipahami pembaca. Meskipun singkat, bagian ini tetap penting untuk mengikat keseluruhan isi teks.
Contoh Teks Eksplanasi
Judul: “Proses Terjadinya Hujan”
Pendahuluan:
Hujan merupakan salah satu fenomena alam yang berperan penting dalam kehidupan manusia. Proses terjadinya hujan sebenarnya berlangsung melalui beberapa tahap yang saling berkaitan. Untuk memahami proses ini, kita dapat melihat bagaimana air mengalami perubahan bentuk di atmosfer.
Isi Eksplanasi:
Proses terjadinya hujan dimulai ketika panas matahari menguapkan air dari laut, sungai, dan danau. Uap air kemudian naik ke atmosfer dan membentuk awan. Selanjutnya, udara yang lebih dingin membuat uap air mengalami kondensasi sehingga berubah menjadi butiran air kecil. Jika butiran ini semakin berat, awan tidak mampu menahannya. Akhirnya, butiran air tersebut jatuh sebagai hujan. Seluruh proses ini terjadi terus-menerus dan membentuk siklus air.
Contoh atau Ilustrasi:
Sebagai gambaran, ketika Anda melihat genangan air di jalan menghilang setelah terkena panas matahari, proses tersebut menunjukkan penguapan. Lalu, ketika awan tampak semakin gelap dan tebal, itu menandakan bahwa butiran air di dalamnya semakin berat dan siap turun sebagai hujan.
Kesimpulan:
Melalui penjelasan tersebut, kita dapat melihat bahwa hujan terjadi melalui rangkaian proses yang saling berkaitan. Fenomena ini berperan menjaga keseimbangan alam serta menyediakan air bagi makhluk hidup.
Kesimpulan
Struktur teks eksplanasi membantu penulis menyampaikan informasi secara jelas dan teratur. Dengan mengenali bagian pendahuluan, deret penjelas, ilustrasi, dan kesimpulan, kita dapat menulis teks eksplanasi yang mudah dipahami. Selain itu, penggunaan contoh konkret akan memperkuat pemahaman pembaca terhadap fenomena yang sedang dijelaskan. Jenis teks ini sangat bermanfaat untuk pembelajaran maupun penyajian informasi yang memerlukan penjelasan runtut.

















