Medan – Misi besar diemban kontingen Sumatera Utara di Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) IX/ 2019, Jakarta, 7 sampai 13 November mendatang.
Berkekuatan 20 atlet, para atlet diharapkan mampu memperbaiki prestasi Sumut diajang sebelumnya. Ajang yang sama, Peparpenas VIII/2017 di Jawa Tengah, Sumut finish di posisi ke-9 dengan total 7 emas, 4 perak, 7 perunggu. Kala itu, Jawa Tengah merebut juara umum yang dua tahun silam menjadi milik Jatim.
Ketua kontingen Peparpenas Sumut, M Rusli mengatakan, sesuai dengan misi yang diemban sejak awal bahwa Sumut harus lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.
“Tahun 2017 Sumut peringkat sembilan. Tahun ini minimal lebih baik. Kita tentu berharap semua cabor bisa meraih medali emas. Terutama atletik yang menjadi cabor lumbung medali kita karena 14 dari 20 atlet yang perkuat Sumut adalah atlet atletik,” ungkap Rusli, Jumat (8/11).
Jelang perlombaan dimulai, katanya, seluruh atlet dan pelatih tetap diintruksikan untuk menjaga kondisi badan terutama fisik dan stamina agar tetap terjaga saat hari H.
Baca Juga: Peserta TdS Etape Kerinci Hanya Diikuti 75 Pembalap
“Sampai hari ini kita terus memantau kondisi atlet begitu juga yang menjadikan kendala tim kami konsultasi ke pelatih dan pendamping. Mudah-mudahan sampai perlombaan nanti mereka (atlet) bisa tampil maksimal,” pungkasnya
Ajang ini enam cabor yang diperlombakan, yakni Atletik di Stadion Sumantri Brojonegoro, renang di kolam renang Otista, tenis meja di GOR Otista. Kemudian bulutangkis di GOR Pulo Gadung, Bocia di GOR Matraman Untan Kayu, dan catur di Hotel Cempaka.
Sumut sendiri tampil di klasifikasi tuna netra ada 4 atlet yakni Muhammad Triresha Anjasta, Fransiskus Zebua (atletik), Khairunnisa dan Yayukari Mendrofa (catur). Klasifikasi tuna daksa 8 orang, M Auliya Anshori (renang), M Rizky, Prayuda, Desy Manik, Robby Syahrul Ramadhan, Geryn Pratama Simatupang, Reza Aulia (atletik), Zat Fachri (boccia).
Kemudian tuna grahita 4 orang, M Khairurrasyid (bulutangkis), Yuwanda, Timotius Cen Agung, Agnes Monica (atletik). Serta tuna rungu wicara 4 orang, Riyadh Firmansyah, Madinsama Arinta Pinem, Lidya Meisyarah (atletik), dan Janesa Liliana (renang).
















