Tanaman Yang Membutuhkan Minim Sinar Matahari
Perlu kamu ketahui bahwa tidak semua tanaman sayur yang membutuhkan sinar matahari untuk tumbuh
Kita selama ini hanya tau bahwa tanaman sebagai makhluk hidup yang memerlukan cahaya agar pertumbuhannya menjadi optimal.
Tetapi, faktanya ada beberapa jenis sayuran dapat tumbuh subur pada area minim cahaya.
Bahwa ini menjadi kabar baik buat kamu yang tinggal di apartemen, rumah yang tidak memiliki halaman yang luas, atau lingkungan padat bangunan karena bisa membudidayakan tanaman sayur tersebut.
Lalu, Apa aja jenis tanaman sayur yang tidak membutuhkan banyak sinar matahari.
5 Jenis Tanaman Sayur Membutuhkan Yang Minim Sinar Matahari
Baca Juga : Tanaman Hias : 5 Tanaman Hias Yang Dapat Kamu Hindari
1. Selada
Tanaman pertama yang tidak membutuhkan sinar matahari adalah selada (Lactuca Sativa)
Selada termasuk tanaman yang tidak membutuhkan sinar matahari tetapi dapat tumbuh dengan subur.
Jika menanam di tempat yang terlalu terkena langsung sinar matahari, daunnya justru mudah layu.
Tetapi, Jika menanam di area yang teduh dan sejuk, selada akan tumbuh lebih baik serta menghasilkan daun yang seger dan berkualitas.
Walaupun begitu, kamu harus tetap perlu memperhatikan media tanamnya.
2. Wortel
Walaupun wortel termasuk tanaman yang membutuhkan cahaya untuk proses fotosintesis.
Tapi, tanaman ini perlu langsung terkena sinar matahari sampai 6 hingga 8 jam seperti pada sayuran lainnya.
Akan Tetapi Wortel tetap bisa tumbuh dengan baik asalkan tidak mendapatkan cahaya tidak langsung, contohnya dari jendela atau teras yang terang.
Tidak beda dengan selada, wortel juga tetap akan tubuh optimal jika menanamnya di tanah yang gembur dan memiliki drainase baik.
3. Brokoli
Brokoli dapat menjadi pilihan tanaman sayur yang menarik untuk menanamnya di rumah.
Tanaman ini tidak selalu membutuhkan sinar matahari langsung karena tetap bisa tumbuh baik di area yang teduh.
Walaupun begitu, yang menanam brokoli pada tempat yang minim cahaya biasanya memiliki waktu panen yang sedikit lebih lama dari biasanya, tetapi malah justru lebih lebat.
Tidak hanya itu, brokoli yang tumbuh pada area yang cenderung menghasilkan bunga yang lebih seger dan lebih besar.
4. Daun Bawang
Daun bawang biasanya orang sering menggunakanya pada masakan agar menambah cita rasa yang lezat.
Tapi, di balik fungsinya tersebut, menanam daun bawang cukup mudah, karena termasuk tanaman sayur yang tidak perlu membutuhkan banyak sinar matahari.
Tanaman ini tetap bisa tumbuh dengan baik meski hanya mendapatkan cahaya tidak langsung atau paparan sinar matahari selama beberapa jam saja per hari.
Karena bagian yang dapat manfaatnya dari daun bawang adalah daunnya, bukan bunga atau buah sehingga lebih mudah beradaptasi pada kondisi minim cahaya.
5. Seledri
Tanaman kelima yang tidak membutuhkan banyak sinar matahari adalah seledri.
Biasanya, tanaman ini akan tumbuh subur pada iklim yang sejuk dan sebaiknya menempatkan pada area yang teduh dan tidak terkena panas matahari secara langsung.
Berbeda dari kebanyakan tanaman yang membutuhkan sinar penuh, jika sering terpapar panas seledri justru mudah layu.
Dengan daunnya yang tipis dan lebar akan membuatnya tetap dapat berfotosintesis dengan baik walau hanya mendapatkan cahaya tidak langsung.
Tidak hanya itu, seledri juga membutuhkan kelembapan tanah yang stabil agar batangnya tetap segar, renyah, dan tumbuh optimal.
Kesimpulan
Tanaman sayur juga ada yang tidak membutuhkan sinar matahari yang banyak untuk tumbuh, 5 tanaman sayur tersebut adalah tanaman yang hanya membutuhkan minim cahaya matahari untuk subur.
















