Kamu Dapat Mengetahui Gejala Gagal Ginjal Hanya Lewat Air Kencing Atau Urine
Air Kencing atau urine tidak hanya sekadar limbah tubuh. Bukan hanya itu saja, warna, jumlah, dan juga tekstur urine bisa menjadi ‘alarm’ awal adanya masalah pada ginjal.
Jika dalam kondisi normal, maka urine akan berwarna kuning pucat hingga tua. Hal ini juga akan bergantung pada mengonsumsi jumlah cairan.
Semakin banyak asupan cairan, maka warna urine akan cenderung lebih jernih. Sebaliknya, samkin sedikit pula asupan cairan, maka warna urine akan menjadi lebih pekat.
Perubahan pada air kencing itu sendiri bisa menjadi salah satu tanda bahwa adanya masalah pada ginjal, termasuk gagal ginjal.
Ginjal yang sehat bertugas untuk menyaring darah dan membuag limbahnya melalui urine. Tetapi, proses tersebut akan terganggu pada penderita gagal ginjal. Dan akibatnya, Cairan dan zat akan menumpuk di dalam tubuh.
Berikut Beberapa Ciri-Ciri Urine adanya gejala gagal ginjal
Baca Juga : 5 Kebiasaan Pagi Hari Yang Dapat Merusak Ginjal
1. Sering Bangun Malam Hari Untuk Buang Air Kecil
Kalau frekuensi buang air kecil menjadi meningkat, apalagi pada saat malam hari, itu bisa jadi salah satu gejala awal gagal ginjal.
2. Urine Berbusa
Jika air kencing berbusa seperti telur kodok itu menandakan bahwa adanya protein yang berlebih, terutama pada albumin, yang bocor ke dalam urine. Biasanya kondisi ini akan dikenal sebagai proteinuria dan menjadi tanda fungsi ginjal yang terganggu.
3. Warna Air Kencing Menjadi Gelap Atau Kemerahan
Urine yang berwarna cokelat gelap atau kemerahan dapat menindikasikan bahwa adanya darah. Dalam banyak kasus, biasanya hal ini terjadi pada pasien peradangan ginjal. Sel darah merah ikut keluar besama urine.
4. Perubahan Tekstur dan Jumlah Air Kencing
Kalau adanya penurunan jumlah air kencing atau air kencing yang terlalu encer dalam jangka panjang itu juga bisa menjadi tanda bahwa adanya masalah pada ginjal.
Beberapa Kondisi di atas hanyalah tanda awal indikasi adanya malasah pada ginjal. Jika ingin tahu diagnosis pastinya kamu hanya bisa lewat pemeriksaan laboraturium.
Kesimpulan
Jika kamu memiliki Ciri-ciri tersebut apalagi tanda tersebut semuanya ada pada kamu, maka kamu harus memeriksanya agar tidak terlambat dalam mengatasinya.

















