Senin, 2 Februari 2026
Medan Aktual
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
No Result
View All Result
Medan Aktual
No Result
View All Result
Home Artikel

Tips Menemukan Permasalahan PKM-RSH dari Fenomena Sosial dan Humaniora

Riyan by Riyan
16 Januari 2026
in Artikel, Informasi, Pendidikan
0
Tips Menemukan Permasalahan PKM-RSH dari Fenomena Sosial dan Humaniora

Tips Menemukan Permasalahan PKM-RSH dari Fenomena Sosial dan Humaniora

189
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) menjadi wadah strategis bagi mahasiswa untuk mengkaji berbagai persoalan sosial, budaya, pendidikan, ekonomi, hukum, hingga kebijakan publik.

Tantangan terbesar dalam menyusun proposal PKM-RSH bukan terletak pada metode penelitian, melainkan pada kemampuan menemukan permasalahan yang relevan, aktual, dan memiliki nilai kebaruan.

Banyak proposal gagal lolos seleksi karena masalah yang diangkat terlalu umum, kurang kontekstual, atau tidak didukung fenomena nyata.

Oleh sebab itu, mahasiswa perlu memiliki strategi khusus dalam menggali permasalahan PKM-RSH agar penelitian yang diajukan tidak hanya menarik secara akademik, tetapi juga berdampak secara sosial.



Memahami Hakikat Permasalahan dalam PKM-RSH

Permasalahan PKM-RSH bukan sekadar topik penelitian, melainkan kesenjangan antara kondisi ideal dan realitas sosial yang terjadi di masyarakat. Permasalahan yang baik harus menunjukkan adanya ketidaksesuaian, konflik, atau tantangan yang belum terselesaikan secara optimal.

Dalam konteks sosial dan humaniora, masalah dapat muncul dari perilaku sosial, kebijakan publik, nilai budaya, relasi sosial, atau dinamika masyarakat. Semakin jelas akar masalah yang diidentifikasi, semakin kuat argumen penelitian yang dibangun dalam proposal.

Mengamati Fenomena Sosial di Lingkungan Sekitar

Langkah paling sederhana untuk menemukan masalah PKM-RSH adalah dengan mengamati lingkungan terdekat. Fenomena sosial sering kali hadir di sekitar kampus, keluarga, komunitas, atau ruang publik. Misalnya, perubahan pola interaksi sosial, rendahnya partisipasi masyarakat dalam program tertentu, atau ketimpangan akses layanan publik.

Mahasiswa perlu melatih kepekaan sosial dengan bertanya mengapa fenomena tersebut terjadi dan apa dampaknya bagi masyarakat. Dari proses observasi sederhana ini, potensi masalah penelitian dapat mulai dirumuskan secara sistematis.



Mengaitkan Fenomena dengan Data dan Fakta

Fenomena sosial yang diamati harus diperkuat dengan data agar tidak bersifat asumtif. Data dapat diperoleh dari laporan resmi pemerintah, hasil survei, publikasi jurnal, atau berita terpercaya. Data ini berfungsi untuk menunjukkan bahwa masalah yang diangkat benar-benar nyata dan signifikan.

Misalnya, jika fenomena yang diamati adalah rendahnya literasi digital di kalangan masyarakat desa, maka perlu ditunjukkan data pendukung terkait tingkat penggunaan teknologi atau hasil survei literasi digital. Dengan demikian, permasalahan menjadi lebih objektif dan terukur.

Menggali Masalah dari Isu Sosial yang Sedang Aktual

Isu-isu aktual sering kali menjadi sumber permasalahan yang potensial untuk PKM-RSH. Perubahan kebijakan pendidikan, transformasi digital, isu kesetaraan gender, kemiskinan, pengangguran, hingga konflik sosial merupakan contoh isu yang dapat dikaji dari perspektif sosial humaniora.

Mahasiswa perlu membaca perkembangan isu melalui media, jurnal ilmiah, atau laporan kebijakan. Dari isu tersebut, identifikasi aspek yang belum banyak dikaji atau dampak yang masih menimbulkan perdebatan. Celah inilah yang dapat dijadikan permasalahan penelitian.



Menggunakan Perspektif Teori Sosial dan Humaniora

Permasalahan PKM-RSH akan semakin kuat jika dikaitkan dengan teori yang relevan. Teori sosial, teori budaya, teori komunikasi, atau teori ekonomi dapat digunakan untuk menjelaskan fenomena yang diamati. Teori membantu peneliti melihat masalah secara lebih mendalam dan sistematis.

Dengan menggunakan pendekatan teoritis, mahasiswa dapat menghindari perumusan masalah yang dangkal. Permasalahan tidak hanya dijelaskan secara deskriptif, tetapi juga dianalisis berdasarkan kerangka ilmiah yang jelas.

Menentukan Fokus Masalah yang Spesifik

Salah satu kesalahan umum dalam PKM-RSH adalah merumuskan masalah yang terlalu luas. Masalah yang terlalu umum akan menyulitkan dalam pengumpulan data dan analisis. Oleh karena itu, mahasiswa perlu mempersempit fokus masalah berdasarkan ruang lingkup, subjek, dan konteks penelitian.

Misalnya, daripada meneliti “permasalahan pendidikan”, fokuskan pada “hambatan partisipasi belajar siswa di daerah pesisir”. Fokus yang spesifik akan memudahkan peneliti dalam menyusun tujuan, metode, dan luaran penelitian.



Menguji Kelayakan Masalah Penelitian

Sebelum ditetapkan sebagai masalah PKM-RSH, lakukan evaluasi kelayakan. Pastikan masalah dapat diteliti dalam waktu yang tersedia, data mudah diakses, serta sesuai dengan kemampuan tim. Masalah yang terlalu kompleks berisiko tidak terselesaikan secara optimal.

Selain itu, pastikan permasalahan memiliki nilai manfaat, baik secara akademik maupun sosial. Reviewer PKM cenderung menyukai penelitian yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat atau pengembangan ilmu pengetahuan.

Menyusun Rumusan Masalah yang Jelas dan Terarah

Rumusan masalah merupakan inti dari proposal PKM-RSH. Rumusan masalah harus disusun dalam bentuk pertanyaan penelitian yang jelas, fokus, dan dapat dijawab melalui metode yang dipilih. Hindari rumusan masalah yang ambigu atau terlalu banyak.

Rumusan masalah yang baik akan menjadi pedoman dalam menyusun tujuan penelitian, metode, serta pembahasan hasil. Semakin tajam rumusan masalah, semakin kuat struktur proposal secara keseluruhan.



Kesimpulan

Menemukan permasalahan PKM-RSH dari fenomena sosial dan humaniora membutuhkan kepekaan, ketelitian, serta kemampuan analisis yang baik.

Dengan mengamati fenomena nyata, memperkuatnya dengan data, mengaitkannya dengan teori, serta merumuskan masalah secara spesifik, mahasiswa dapat menghasilkan proposal PKM-RSH yang berkualitas dan berpeluang besar lolos pendanaan.

Proses ini sekaligus melatih mahasiswa menjadi peneliti yang peka terhadap realitas sosial dan mampu memberikan kontribusi ilmiah yang bermakna.

Tags: fenomena sosial humaniorapermasalahan sosialPKM-RSHproposal pkmriset sosial mahasiswa

Related Posts

Cek Harga Emas Antam Terbaru Secara Online, Ini Cara dan Ketentuannya
Artikel

Harga Emas Antam Bangkit Tajam! Naik Rp167 Ribu Setelah Terpuruk

2 Februari 2026
Sering Disebut Hedon? Ini Makna dan Bahayanya
Artikel

Self Reward Tak Harus Mahal, Ini Cara Menghargai Diri Tanpa Bikin Kantong Jebol

2 Februari 2026
Sekolah Rakyat Deli Serdang Jadi Percontohan, Sasar Anak dari Keluarga Paling Rentan
Berita

Mensos Dorong Kemandirian KPM, Bansos Tak Boleh Jadi Ketergantungan

1 Februari 2026
Tinjau SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Dorong Pendidikan Inklusif Tanpa Diskriminasi
Berita

Tinjau SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Dorong Pendidikan Inklusif Tanpa Diskriminasi

1 Februari 2026
Kemensos Salurkan Santunan Korban Banjir, Gus Ipul Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Berita

Kemensos Salurkan Santunan Korban Banjir, Gus Ipul Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

1 Februari 2026
ChatGPT Kini Bisa Prediksi Usia demi Lindungi Anak
Artikel

Google Dorong Transformasi Search dengan Gemini 3, Tantang Dominasi ChatGPT

30 Januari 2026
Next Post
Cara Menyusun Proposal Abdidaya Ormawa Berbasis Dampak agar Didanai 2026

Cara Menyusun Proposal Abdidaya Ormawa Berbasis Dampak agar Didanai 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Cara Daftar Kartu Keluarga Sejahtera (KKS): Panduan Mendapatkan Bansos

Cara Daftar Kartu Keluarga Sejahtera (KKS): Panduan Mendapatkan Bansos

9 Juli 2025
BSU 2025 Kembali Disalurkan Pemerintah, Begini Prosedur dan Syarat Lengkapnya

BSU 2025 Kembali Disalurkan Pemerintah, Begini Prosedur dan Syarat Lengkapnya

21 Juli 2025
Cara Cek Penerima PIP 2025 Lewat HP: Mudah dan Cepat! Simak Panduan Lengkapnya di Sini

Cara Cek Penerima PIP 2025 Lewat HP: Mudah dan Cepat! Simak Panduan Lengkapnya di Sini

10 Juli 2025
Cara Cek Penerima Bantuan PIP, PKH, dan KIS

Cara Cek Penerima Bantuan PIP, PKH, dan KIS

9 Juli 2025
Cara Cepat Cek Bantuan PIP Lewat HP: NISN, Tanggal Lahir, dan Nama Siswa

Cara Cepat Cek Bantuan PIP Lewat HP: NISN, Tanggal Lahir, dan Nama Siswa

30 Juli 2025

EDITOR'S PICK

Panduan Praktis Membuka Deposito Syariah Tanpa Ribet

Panduan Praktis Membuka Deposito Syariah Tanpa Ribet

17 Desember 2025
Besok, Pesawat Citilink Mendarat di Bandara Aek Godang

Besok, Pesawat Citilink Mendarat di Bandara Aek Godang

2 Maret 2019
Cara Membeli dan Mencicil Motor Melalui Pegadaian

Cara Membeli dan Mencicil Motor Melalui Pegadaian

2 November 2023
Dapil IV Medan, Ini Dia Caleg yang Lolos

Dapil IV Medan, Ini Dia Caleg yang Lolos

12 Mei 2019

Redaksi Medanaktual.com
Jl. Gunung Mahameru No 3 Lantai 2
Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur
Medan, Sumatera Utara, Indonesia

Email : medanaktual.com@gmail.com

© 2025 Medanaktual.com

  • Berita
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.